Video Keamanan Diputar di Sidang Kasus Pembunuhan Kim Jong Nam – Timor Express

Timor Express

INTERNASIONAL

Video Keamanan Diputar di Sidang Kasus Pembunuhan Kim Jong Nam

Siti Aisyah

KUALA LUMPUR, TIMEX-Sidang kasus pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yakni Kim Jong Nam kembali digelar

di Malaysia hari ini (Rabu, 11/10).
Dalam video tampak Kim Jong Nam tiba di aula keberangkatan dan pindah ke area check-in.

Seorang tersangka asal Vietnam, Doan

Thi Huong mendekati Kim di loket check-in dan menjepit kedua tangannya dari belakang sebelum melarikan diri.
Kemudian tersangka kedua, Siti Aisyah Indonesia, tidak dapat terlihat menyerang Kim, namun petugas polisi Wan Azirul Nizam

Che Wan Aziz memberi kesaksian bahwa dia mengidentifikasi Siti Aisyah sebagai orang yang terlihat dalam video yang melarikan

diri ke arah yang berbeda.
Wan Azirul mengatakan kepada pengadilan bahwa sikap Huong agresif dan tidak meminta maaf kepada Kim. Ia juga menjelaskan

bahwa dua hari sebelumnya, Huong juga melakukan hal yang sama pada orang lain, namun kemudian meminta maaf. Hal itu diduga

merupakan sesi latihan untuk mengolesi wajah Kim dengan agen saraf VX.
Usai melakukan aksinya terhadap Kim, kedua wanita tersebut tampak tergesa-gesa menuju toilet yang berbeda dan menjaga

kontak dengan tangan mereka. Wan Azirul bersaksi bahwa tangan mereka berada dalam posisi normal setelah mereka meninggalkan toilet.

Ia menjelaskan bahwa di lokasi kejadian, yakni lantai empat, terdapat toilet wanita. Namun kedua wanita tersebut justru

pergi ke toilet di lantai satu.
Usai keluar toilet, kedua wanita tersebut kemudian menuju ke tempat taksi bandara.
Rekaman video menunjukkan Huong menunggu di tempat taksi. Sedangkan Aisyah lalu tiba dan naik taksi yang sepertinya

menunggunya sementara Huong masih berada di jalur taksi.
Video itu adalah kombinasi rekaman yang diambil dari kamera di sekitar bandara. Kedua wanita itu tampak sendirian dan tidak

ada indikasi bahwa mereka saling mengenal.
Jaksa berpendapat kedua wanita tersebut tahu bahwa mereka berurusan dengan racun dan seorang ahli senjata kimia yang memberi

kesaksian sebelumnya mengatakan bahwa VX dapat dilepas dengan aman dengan mencuci tangan dengan hati-hati. Ahli, yang adalah

seorang ahli kimia pemerintah, juga bersaksi bahwa dia mendeteksi jejak VX pada kliping kuku Huong dan pakaian wanita tersebut, dan bahwa jumlah VX yang terdeteksi pada wajah Kim melebihi dosis fatal.

Sementara itu, seperti dikabarkan Associated Press, pengacara kedua wanita tersebut mengatakan bahwa Huong dan Aisyah ditipu oleh agen Korea Utara yang diduga percaya bahwa mereka memainkan lelucon yang tidak berbahaya untuk sebuah acara TV. (jpg/lok)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!