Bawaslu Gandeng Semua Elemen – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

POLITIK

Bawaslu Gandeng Semua Elemen

Amankan Pilkada dan Pemilu Nasional

KUPANG, TIMEX – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT siap menggandeng semua elemen untuk menjamin pelaksanaan Pemilu, baik Pilkada maupun Pemilu Nasional agar berjalan sesuai aturan.

Hal ini dikatakan Koordinator Divisi Hubungan Kelembagaan dan Hubungan Lembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna kepada koran ini, Kamis (12/10). “Bawaslu NTT akan menggandeng semua elemen terkait seperti organisasi kemasyarakatan, lembaga agama, aparat keamanan, dan termasuk partai politik agar memainkan perannya secara proporsional dalam pelaksanaan Pemilu,” kata Jemris usai pertemuan dengan awak media massa dan media elektronik di Ruang Rapat Bawaslu NTT.

Anggota Bawaslu NTT dua periode ini menjelaskan, secara kelembagaan, Bawaslu NTT sudah sangat siap untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu. 22 kabupaten/kota di NTT sudah terbentuk Panwaslu. Bahkan Kabupaten Sumba Tengah sudah melakukan penandatanganan NPHD (naskah perjanjian hibah daerah) untuk pelaksanaan Pilkada di daerah itu tahun depan. “Sembilan kabupaten lainnya masih dalam proses,” jelas Jemris. Sedangkan NPHD untuk Pilgub NTT, lanjut Jemris, sesuai informasi yang diperoleh pihaknya akan dilaksanakan Senin (16/10).

Dirinya mengatakan, saat ini pihaknya fokus mempersiapkan pengawasan untuk pelaksanaan Pilkada langsung tahun 2018. NTT akan menyelenggarakan Pilgub dan Pilkada di 10 kabupateb/kota. Dirinya optimis, pelaksanaan Pilkada ini akan berjalan dengan baik karena persiapan yang dilakukan pihaknya cukup.

Setelah itu pelaksanaan Pemilu Nasional yakni Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang akan dilaksanakan tahun 2019. Dia mengatakan, ada banyak cela yang bisa membatalkan seorang calon, sekalipun sudah dinyatakan sebagai pemenang. Karena itu dia meminta peserta Pemilu dan partai politik untuk memperhatikan dengan baik aturan terkait pelaksanaan Pemilu.

Satu hal yang menjadi perhatian Bawaslu NTT, jelas mantan wartawan ini, yakni pelanggaran yang memanfaatkan teknologi informasi. Karena itu, Bawaslu NTT akan menggandeng Kepolisian khususnya Cyber Crime Unit untuk mengatasi masalah ini. “Pelanggaran jenis itu juga sangat rawan, jadi kita harus antisipasi,” ujarnya. (ito/rum)

 

Click to comment

Most Popular

To Top