Warga Kampung Tarung Dapat Rp 10 Ribu Per Hari – timorexpress.fajar.co.id

timorexpress.fajar.co.id

SUROSA

Warga Kampung Tarung Dapat Rp 10 Ribu Per Hari

TINJAU LOKASI. Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole (ketiga kiri) dan staf Kemensos RI, Mateos Joko Santoso (kedua kiri) saat meninjau lokasi penampungan sementara korban kebakaran Kampung Tarung, Kamis (12/10).

Selama Tiga Bulan

TAMBOLAKA, TIMEX – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menjanjikan jaminan sosial kepada setiap jiwa warga Kampung Tarung yang terkena musibah kebakaran‎.

Staf Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Mateos Joko Santoso didampingi Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapowole saat mengunjungi lokasi penampungan‎ sementara, Kamis (12/10) mengatakan, Kampung Tarung merupakan salah satu kampung adat yang sudah terkenal di Indonesia, bahkan dunia internasional. Karenanya, musibah yang terjadi menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

“Persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Sehingga saya diperintahkan langsung oleh ibu Menteri Sosial untuk turun dan melihat langsung kondisi korban disini,” ungkapnya.

Dikatakan, sesuai data sementara yang diperoleh Kemensos bahwa ada sekitar 48 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran. Dari 48 kepala keluarga itu terdapat 270 jiwa baik dewasa maupun anak-anak, perempuan dan laki-laki.

Dengan adanya data itu lanjutnya, selain Kemensos akan memberikan bantuan tanggap darurat berupa makanan dan lainnya, juga ‎termasuk bantuan jaminan hidup per jiwa kepada para korban.

Bantuan jaminan hidup itu katanya, akan diberikan kepada 270 jiwa baik dewasa maupun anak-anak dengan rincian besaran per jiwa Rp 10 ribu per hari selama 90 hari ke depan. Itu artinya bahwa masing-masing orang akan mendapat Rp 900 ribu.

“Saat ini mekanisme penyalurannya sedang diurus oleh kepala dinas‎ untuk dibuat SK penetapan karena secara administrasi harus ditetapkan dulu. Kemudian dasar itu untuk mempermudah proses penyaluran. Dari situ setiap kepala keluarga akan dibuatkan rekening BNI karena lebih aman daripada diberikan secara langsung kurang aman. Jadi nanti akan ditransfer dari BNI ke rekening calon penerima,” jelasnya sembari menambahkan, disamping itu Dinsos juga bisa mengajukan permohonan permintaan bantuan ke Kemensos.

Terkait rekening jaminan hidup, lanjutnya, jika Menteri Sosial tidak berhalangan, maka akan turun langsung dan menyerahkan/memberikan secara simbolis buku rekening kepada calon penerima.

Dia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban hidup para korban.

Sementara, Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole mengapresiasi kunjungan dan kepedulian dari Kementerian Sosial yang sudah memberikan sejumlah bantuan termasuk jaminan hidup per jiwa bagi para korban.

Dikatakan, kedatangannya dengan staf Kemensos ke lokasi eks pasar Inpres Waikabubak untuk melihat secara langsung kesiapan dari pembangunan rumah-rumah darurat untuk nantinya menampung korban kebakaran.

“Kami ke sini untuk melihat secara langsung kesiapan disini. Baik orang-orang yang bekerja di dapur maupun yang bekerja membangun tenda-tenda darurat penampungan. Ini bentuk motivasi kepada para pekerja untuk bisa secepatnya menyelesaikan los dan rumah-rumah darurat yang ada sehingga setelah warga Kampung Tarung usai melakukan ritual, mereka akan turun dari kampung dan menempati los-los tersebut,” ungkapnya.

Dijelaskan, saat ini warga Kampung Tarung belum bisa turun meninggalkan kampung, karena mereka masih harus menyelesaikan prosesi adat atau ritual di Kampung Tarung. Setelah usai ritual barulah mereka bisa turun dan menempati tenda-tenda darurat di eks pasar Inpres Waikabubak.

Ia berjanji akan melakukan dan memberikan yang terbaik bagi korban kebakaran Kampung Tarung. “Pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk rakyat‎,” pungkasnya. (r1/ays)

Click to comment

Most Popular

To Top