Kerja Sama NTT-Darwin Menjanjikan – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Kerja Sama NTT-Darwin Menjanjikan

Australia Lakukan Penjajakan
Undang Senator NTT Berdiskusi

JAKARTA, TIMEX-Chief Minister Northern Territory (NT) Government, Hon Michael Gunner mengawali kepemimpinannya dengan menjajaki kerja sama dengan NTT sebagai wilayah Indonesia yang terdekat.

Saat menghadiri International Expo di Jakarta, Michael selaku pimpinan wilayah federal Australia yang berada di utara bagian tengah Negeri Kanguru yang beribukota Darwin itu, berkesempatan mengundang senator asal NTT Abraham Paul Liyanto guna berdikusi dan meminta pendapat terkait berbagai potensi kerja sama yang bisa dilakukan.

Pertemuan berlangsung di Ritz Carlton Hotel, Lantai 26, Mega Kuningan Jakarta, Kamis (12/10). Paul, demikian senator sekaligus Ketua Kadin NTT itu disapa, saat diwawancarai Timor Express usai pertemuan, mengatakan, diskusi bersama Michael serta Oposisi dan Kadin Northern Territory itu membahas banyak hal.

“Darwin melihat Kota Kupang sebagai wilayah strategis dan penting dari Indonesia, khususnya NTT, untuk menjalin hubungan kerja sama berbagai bidang,” kata Paul yang juga anggota Komite III DPD RI itu.

Ia mengaku dimintai pendapat dan sedikitnya empat hal penting telah dikemukakan terkait rencana kerja sama Darwin-Kota Kupang, yakni membangun peluang kerja sama jangka panjang serta memperkuat hubungan yang ada.

Bidang pendidikan, kata Paul, menjadi hal pertama yang diutarakan di forum tersebut. Ia berpendapat, membangun kerja sama bidang pendidikan, tidak semata-mata difokuskan pada pendidikan formal, tetapi juga termasuk pengembangan budaya dan olahraga.

“Generasi mendatang harus bisa saling mengenal budaya masing-masing,” ungkap senator dua periode itu.

Potensi kerja sama bidang pariwisata, lanjut Paul juga sangat penting dilakukan, sehingga NTT dengan letak strategisnya yang berbatasan langsung dengan Australia benar-benar menjadi gerbang pariwisata Indonesia.

“Jadi tidak hanya Darwin-Bali, tapi juga Darwin-Kupang. Khususnya pariwisata menengah ke bawah. Konektivitas melalui jalur udara dan laut harus bisa diwujudkan,” terang Paul.

Walau wacana membuka kembali konektivitas jalur udara Kupang-Darwin telah serius dibicarakan pemerintah NTT, namun butuh dukungan dan kerja bersama semua pihak terkait agar cepat terwujud.

“Dari Kadin kami juga siap mensuport data-data ekonomi guna mempercepat realisasi rencana dimaksud,” imbuhnya.

Khusus bidang perdagangan, Paul juga mengusulkan agar selain menghubungkan jalur udara, juga perlu dipikirkan konektivitas jalur laut guna mendukung aktivitas ekspor-impor Indonesia dan Australia di wilayah bagian selatan.

“Impor baja konstruksi berkualitas dari Australia selama ini lewat Jakarta dan Surabaya, baru masuk ke NTT. Padahal jarak Darwin dengan kita sangat dekat. Kalau jalur laut terhubung, tentu kita bisa ekspor aneka produk dan komoditas ke Australia. Pasti lebih cepat dan murah. Darwin juga butuh semen dan ikan. Tadi mereka sampaikan telah jajaki Semen Padang. Ini peluang, karena kita juga punya Semen Kupang,” jelas dia.

Hal lain yang tak kalah penting dibicarakan dalam diskusi tersebut adalah menyangkut penanganan bersama kasus people smuggling (penyelundupan orang), people boat (manusia perahu) dan illegal fishing (pencurian hasil laut).

Sementara itu, Hon Michael Gunner pada kesempatan itu meminta agar apa yang telah didiskusikan bersama tersebut dapat disampaikan ke Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang untuk ditindaklanjuti ke tahapan yang lebih serius dan teknis.

“Saya berharap pak Paul selaku senator asal NTT dapat menyampaikan hasil diskusi ini ke kepala daerah di NTT,” harap Michael didampingi Leader of the Opposition Gary Higgins.

Gubernur 40 tahun itu juga berencana mengundang Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang ke Darwin untuk membicarakan kembali berbagai potensi kerjasama dimaksud.

Turut dalam pertemuan tersebut, General Manager Pengembangan dan Perdagangan Northern Australia Departemen Perdagangan, Usaha dan Inovasi Luke Bowen, Kepala Kadin Northern Australia Sharon Multholland, Kepala Staf Kantor Menteri Ketua Alf Leonardi, Direktur Eksekutif Scott Wauchope dan Sean Mahoney selaku Chairman NT International Business Council. (joo/fmc/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top