FK Undana Lantik 13 Dokter – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

FK Undana Lantik 13 Dokter

BERI UCAPAN SELAMAT. Rektor Undana, Prof Fredrik L Benu bersama jajarannya memberikan ucapan selamat kepada dokter baru usai acara pelantikan dan pengambilan sumpah dokter di aula rektor lama Undana, Senin (16/10).

KUPANG, TIMEX – Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (FK Undana) melakukan pengambilan sumpah dan pelantikan 13 orang dokter periode ke-15 atau Oktober 2017 di aula rektor lama Undana, Senin (16/10).
Mewakili dokter baru yang baru dilantik, David Wongkar mengatakan, hasil yang dicapai bukan serta merta karena kehebatan mereka, tetapi karena bantuan semua pihak yang turut berkontribusi dalam setiap langkah dan perjalanan studi.

Baik itu, pihak universitas, orang tua, rumah sakit, para dokter dan semua rekan.
Ia berharap, Fakultas Kedokteran Undana terus menghasilkan dokter-dokter dan lulusan yang bermutu, untuk dapat melayani masyarakat NTT dengan sepenuh hati.

Mewakili orang tua dokter baru, Simon Saban Ola dalam sambutannya mengatakan, menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran memang membutuhkan biaya yang sangat besar. Tetapi dengan kerja sama dari berbagai pihak yang berkaitan dengan kemitraan bersama rumah sakit, dinas kesehatan dan lainnya yang selalu membantu dalam menempuh studi sampai selesai.

Ia menjelaskan, dalam perjalanan, memang ada anak-anak yang terkendala dalam hal biaya. Dalam kasus ini, pihak universitas selalu mengambil langkah dengan memberi bantuan uang kuliah kepada anak-anak yang mengalami kesulitan dalam hal biaya.

“Hari ini dibuktikan bahwa anak-anak itu ada disini dan dilantik menjadi dokter,” katanya.
Ia mengungkapkan, profesi dokter tidak semata-mata untuk uang, tetapi untuk kemanusiaan. Jika tidak demikian, maka profesi dokter akan sia-sia.

“Hari ini Anda semua dilantik, artinya Anda harus bekerja dengan bertanggung jawab, dengan mendahulukan kepentingan manusia dibandingkan semua administrasi biaya dan lainnya,” katanya.

Dekan Fakultas Kedokteran Undana, SMJ Koamesah mengatakan, pendidikan kedokteran selain mahal, juga membutuhkan waktu yang lama. Dalam pendidikan kedokteran ada dua tahapan yaitu pendidikan akademik dan pendidikan profesi. Kali ini, FK Undana melantik 13 orang dokter dan sudah meluluskan 152 dokter baru sejak adanya Fakultas Kedokteran.

Ia menjelaskan, menjadi dokter adalah profesi yang sulit. Sangat ketat dengan standar dan etika, karena berhubungan dengan manusia.

“Camkan sumpah yang Anda telah ambil dan terapkan dalam kehidupan dan pekerjaan. Jadilah lilin dan terang. Profesi kedokteran adalah profesi kemanusiaan, yang membanggakan diri sendiri, orang tua, almamater dan negara kita. Lakukan yang terbaik, jadilah pahlawan dalam dunia kedokteran,” pesannya.

Sementara, Rektor Undana, Prof Fredrik L Benu dalam sambutannya mengatakan, tanpa kepercayaan masyarakat, Undana tidak punya cukup kepercayaan diri untuk menyelenggarakan pendidikan kedokteran. “Itulah dasar kami untuk menyelenggarakan pendidikan, karena kepercayaan orang tua dan masyarakat. Salah satu bentuk keseriusan kami yaitu dengan rumah sakit pendidikan Undana yang akan diperjuangkan menjadi rumah sakit tipe B,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, nilai-nilai luhur dalam Pancasila harus diterapkan dalam pelayanan. “Dalam Pancasila ada nilai ketuhanan, nilai persatuan, nilai kebangsaan dan nilai pelayanan kepada masyarakat. Inilah yang harus diterapkan para dokter baru sebagai bentuk tanggung jawab dan profesi sebagai seorang dokter,” pesannya. (mg25/ays)

 

 

Click to comment

Most Popular

To Top