Paket Wisata NTT Layak Dijual di Dunia – Timor Express

Timor Express

EKONOMI BISNIS

Paket Wisata NTT Layak Dijual di Dunia

BINCANG. (kiri-kanan), Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UKAW, Naniana Benu, Pemred Timex, Marthen Bana, Wakil Dekan III FKIP UKAW, Johni Lumba dan staf dosen FKIP UKAW, Seprianus Nenotek berbincang serius mengenai masa depan mahasiswa FKIP, Selasa (17/10).

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Asita-NTT kembali menggelar Komodo Travel Mart (KTM) untuk kedua kalinya. KTM akan dibuka Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya, Rabu (18/10) pagi di Swissbelin Kristal Hotel dan akan berlangsung hingga Sabtu (21/10) mendatang. KTM pertama tahun lalu dilaksanakan di Labuan Bajo.

Kepala Dinas Pariwisata NTT DR. Marius A. Jelamu didampingi Ketua Asita NTT mengatakan, KTM merupakan ajang berkumpulnya para pelaku travel wisata untuk memasarkan destinasi-destinasi yang ada di NTT.

“KTM merupakan pertemuan antara seller dan buyer parawisata, baik di NTT maupun dari luar NTT serta internasional, untuk melakukan negosiasi dan melakukan kerjasama penjualan paket wisata,”ungkapnya.

Dikatakan lagi, KTM 2017 yang digelar selama tiga hari diharapkan akan  mendatangkan nilai tambah secara ekonomi, terutama  pengenalan NTT di pentas dunia. “Dan Pak Gubernur NTT sangat mendukung penuh kegiatan seperti ini, karena ini merupakan kesempatan kita untuk  menjual pariwisata kita. Kita harapkan ada daya tarik para agen travel luar negeri,”demikian ungkap Mantan Kepala Biro Ekonomi Setda NTT ini.

Sebagai pemerintah
demikiannya lagi, dengan digelarnya temu bisnis pariwisata ini diharapkan paket tour yang telah disusun Asita NTT dibeli oleh para pembeli dari berbagai negara.
“Untuk membeli paket pariwisata,  tentu harus ada daya tarik dan kita memiliki destinasi yang memiliki  daya tarik di seluruh NTT, baik di daratan maupun  under water,”kata Marius lagi.

Sementara itu Ketua Asita NTT Abed Frans pada kesempatan itu mengungkapkan, event Komodo Travel Mart digelar untuk  menjual pariwisata NTT dengan menghadirkan kurang lebih 30 travel agen dari seluruh NTT guna melayani kurang lebih  205 buyer atau pembeli paket pariwisata  dari seluruh Indonesia dan 16 negara.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementrian Pariwisata, Dinas Pariwisata NTT atas dukungan yang diberikan terhadap event. Kegiatan ini sekaligus membuktikan adanya sinergisitas yang nyata,”ujarnya.

Menurutnya, selain menggelar KTM, pada kegiatan itu juga akan dilakukan penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi, Asita NTT dan Angkasa Pura untuk berkolaborasi mendatangkan wisatawan ke NTT.

“Tugas pemeiritah dalam hal ini Dinas Pariwisata memberikan dukungan cash back senilai 15 Dollar bagi wisatawan yang tinggal selama tiga hari di NTT. Sementara Angkasa Pura memberi kemudahan berupa discount parkir pesawat carteran di bandara, khususnya Bandara El Tari dan Bandara Labuan Bajo. Sementara Asita berperan melayani wisatawan dengan harga di luar harga normal yang berlaku.

“Karena kami sudah mendapatkan support dari pemerintah. Diharapkan dengan MoU ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTT,”demikian katanya.
Selain menggelar travel busines pariwisata, dalam ajang KTM juga akan dilakukan pelatihan pembuatan paket wisata dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidang kepariwisataan baik dari tingkat nasional maupun NTT. “Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi insan pariwisata di NTT,”pungkas Abed Frans lagi.(opi/sps)

 

Click to comment

Most Popular

To Top