Stikes Nusantara Kupang Jaga Kepercayaan – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Stikes Nusantara Kupang Jaga Kepercayaan

WISUDA KE-VI. Lulusan Stikes Nusantara Kupang mengikuti prosesi wisuda, Sabtu (28/10) di Aula Nibaki Nusantara Kupang.

IST

Tren Mahasiswa Baru dan Lulusan Meningkat

KUPANG, TIMEX-Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Nusantara Kupang terus mendapat kepercayaan masyarakat Provinsi NTT. Sebagai lembaga pendidikan yang bergerak di bidang kesehatan, Stikes Nusantara terus menghasilkan tenaga medis yang profesional.

Dukungan dan kepercayaan ini disampaikan pemerintah dan DPRD NTT pada acara wisuda keenam Program Studi D3 Kebidanan, S1 Keperawatan dan Profesi Ners Stikes Nusantara Kupang, Sabtu (28/10) bertempat di Aula Nibaki Nusantara, Liliba, Kupang.

Ketua Harian Stikes Nusantara Kupang, Rudizon Budiman Doko Patty, SE, M.Mkes dalam pidatonya menegaskan, Stikes Nusantara Kupang yang baru beridiri delapan tahun lalu dan melaksanakan wisuda keenam tahun 2017 ini, terus mendapatkan kepercayaan masyarakart NTT. Mahasiswa program doktor Universitas Negeri Surabaya itu mengatakan, sudah delapan tahun beroperasi, lembaga yang dipimpinnya konsisten dalam menjalankan visi dan misinya.

Hal yang sama juga disampaikan Gubernur NTT melalui Direktur RSU W.Z Yohanes Kupang dr. Dominggus Mere dan anggota DPRD NTT, Jhon Elpi Parena melalui sambutan di acara wisuda tersebut.

Membacakan sambutan tertulis Gubernur NTT, Direktur RSU Prof. W.Z Johannes Kupang, dr. Dominggus Mere menyatakan, mayarakat NTT menjadi saksi atas peristiwa bersejarah wisuda 624 lulusan Stikes Nusantara angkatan keenam itu.

“Masyarakat NTT berbangga dan bergembira karena telah memetik buah dari sebuah kerja keras yang berproses panjang dalam riak dan dinamika kehidupan,” kata mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Ende itu.

Di tengah kebanggaan dan kegembiraan itu, Dominggus memberikan hipotesis sederhana, bahwa wisuda itu juga menjadi jembatan untuk dilakukan wisuda-wisuda yang akan datang.

“Terjawabnya hipotesis ini, juga sekaligus menjadi hipotesis baru, bahwasannya langkah demi langkah, tahap demi tahap almamater ini akan terus bergulir, eksis dan harus eksis mengisi ruang dan jejak waktu. Karena itu masyarakat luas terutama adik-adik yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dapat memilih almamater ini sebagai tempat kuliah,” kata Dominggus.

Wisuda keenam Program Studi D3 Kebidanan, S1 Keperawatan, profesi Ners ini berjumlah 624 orang. Terdiri dari Prodi D3 Kebidanan 304 orang, S1 Keperawatan 230 orang dan Profesi Ners 90 orang.

Anggota DPRD NTT, Jhon Elpi Parera dalam sambutannya mengatakan, acara wisuda itu merupakan momentum bagi dunia pendidikan di Indonesia terutama di NTT. “Di tengah persoalan yang dihadapi dunia pendidikan di NTT, lembaga pendidikan Stikes Nusantara tetap eksis menghasilan sumber daya yang berkualitas di bidang kesehatan. Ini hal yang sangat bagus dalam upaya membangun daerah ini terutama dari bidang kesehatan,” kata Jhon.

Sementara Ketua Stikes Nusantara Kupang, Rudizon Budiman Doko Patty, SE, M.Mkes mengatakan, sudah delapan tahun Stikes Nusantara beroperasi, kepercayaan yang diberikan semakin tinggi. Hal itu dilihat dari semakin bertambahnya jumlah mahasiswa dan jumlah wisudawan yang dihasilkan.

“Ini sebagai bukti bahwa kami tetap mendapat kepercayaan masyarakat NTT. Dan bukti komitmen kami maka kami gelar wisuda yang keenam ini,” tegas Rudizon.

Kendati demikian Rudizon juga tidak menampik jika dalam pelaksanaan proses perkuliahan di Stikes Nusantara masih ada kekurangan yang akan terus dibenahi setiap tahun. Soal SDM dosen juga terus ditingkatkan terutama dosen yang berkualifikasi S2. “Dengan komitmen yang kuat dan dukungan dari seluruh komponen masyarakat NTT, bukan tidak mungkin Stikes Nusantara Kupang sejajar dengan perguruan tinggi lain di Indonesia bahkan internasional,” tegas Rudizon. (*/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top