BEM Undana Bersama Dinas LHK Keroyok Sampah – Timor Express

Timor Express

RAGAM

BEM Undana Bersama Dinas LHK Keroyok Sampah

SANTAI. Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore bersama Kepala Dinas LHK Kota Kupang, Obed Kadji foto bersama para mahasiswa di jembatan Mangrove, Oesapa Barat, Jumat (3/11).

IMRAN LIARIAN/TIMEX

OESAPA BARAT, TIMEX – Sejumlah mahasiswa Universitas Nusa Cendana, Jumat (3/11) petang bersama para petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) mengeroyok sampah di kawasan wisata Jembatan Mangrove, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima.

Ratusan mahasiswa Undana turun ke lapangan membersihkan sampah-sampah yang berserakan di pantai. Sampah-sampah ini dibuang begitu saja oleh para pengunjung yang dating ke tempat wisata ini.

Kegiatan tersebut dikoordinir oleh Viktoriano K. Dalman dan atas arahan langsung Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undana, Umbu Jhoys. “Kami Badan Eksekutif Mahasiswa Undana melihat persoalan sampah di Kota Kupang menjadi persoalan yang sangat krusial, sehingga perlu disikapi bersama. Makanya kami bersinergi dengan pemerintah Kota Kupang melakukan pembersihan sampah di Pantai Oesapa Barat,” ujar Umbu Jhoys.
Umbu Jhoys yang juga anggota Sahabat Alam Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) Nusa Tenggara Timur mengatakan kegiatan yang dilakukan merupakan awal untuk mendorong kaum muda serta masyarakat terutama mahasiswa di Kota Kupang untuk terlibat dalam kegiatan peduli lingkungan. “Saya pikir, bukan di Pantai Oesapa Barat saja menjadi titik kita melakukan kegiatan pilih sampah, namun di sepanjang pantai di Kota Kupang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Ia mengatakan bila seluruh masyarakat sudah peduli lingkungan dan mencintai kebersihan, maka ini menjadi warisan yang baik bagi generasi selanjutnya terutama anak cucu nantinya. “Jika kita mencintai kebersihan akan tetapi banyak sampah di sekitaran hutan mangrove ini, kan tidak baik karena akan merusak hutan mangrove ini. Sekarang kita boleh melihat keindahan dari pantai Oesapa barat, belum tentu generasi yang akan datang dapat melihat keindahan yang sekarang, karena sampah-sampah banyak di sini. Lingkungan merupakan rumah kedua bagi kita. Selamatkan bumi dari sampah maka nenyelamatkan generasi yang akan datang. Saya juga berharap pemerintah akan terus bergerak memperhatikan kegiatan ini dan kalau boleh kegiatan ini dilakukan secara berkala,” kata Umbu.
Sementara itu, Kepala Dinas LHK, Obed Kadji memberikan apresiasi kepada mahasiswa asal Undana yang terlibat dalam kegiatan aksi peduli lingkungan. “Saya sangat berterima kasih pada mahasiswa Undana yang telah berpartisipasi. Ini adalah contoh yang baik agar kita semua mulai sadar akan kebersihan lingkungan. Saya juga mengucapkan limpah terima kasih pada komunitas Kawan Awang yang selalu membantu untuk lakukan aksi peduli lingkungan,” ujar Obed.
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore sempat menyambangi lokasi kegiatan petang kemarin. Ia memberi apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada para mahasiswa yang turun langsung membersihkan sampah di lokasi wisata tersebut.
Jeriko-sapaan karib wali kota mengatakan ini menjadi contoh nyata yang baik bagi anak-anak muda lainnya agar mulai peduli dengan kebersihan. “Terima kasih adik-adik mahasiswa yang sudah bersama petugas kebersihan terjun langsung untuk mengangkut sampah di sini. Saya juga mengimbau agar masyarakat khususnya pengunjung di lokasi ini agar tidak membuang sampah di sembarangan tempat. Mari jaga lingkungan kita tetap bersih,” kata Jeriko. (mg22/sam)



Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!