Undana Gaungkan Pesan Pahlawan Nasional – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Undana Gaungkan Pesan Pahlawan Nasional

HARI PAHLAWAN. Rektor Undana Prof. Fredrik L. Benu memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Undana, Jumat (10/11).

TOMY AQUINODA/TIMEX

Pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan

KUPANG, TIMEX–Upacara bendera di lingkungan Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Jumat (10/11) terbilang unik. Pasalnya, pesan-pesan dari tiga pahlawan nasional kembali digaungkan dalam upacara yang dipimpin langsung Rektor Undana, Prof. Fredrik L. Benu.

Ketiga pahlawan nasional yang dimaksud, yakni Nyi Ageng Serang, Jendral Sudirman dan Prof. Moh.Yamin. Pesan ketiga pahlawan ini dibacakan oleh Kristin Salan Manek, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. “Untuk keamanan dan kesentosaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup. Karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya,” sebut Kristin seraya menjelaskan bahwa pesan tersebut diisampaikan Nyi Ageng Serang saat dia mendengar keluhan rakyat akibat perlakuan kaum penjajah.

Kristin kemudian membacakan pesan Jenderal Sudirman pada jam-jam terakhir sebelum terjadinya perang 10 November di Yogyakarta. Pesan tersebut disampaikan Jenderal Sudirman dalam keadaan sakit, ketika menjawab pernyataan Presiden yang menasihatinya untuk tetap tinggal di kota. “Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder, Pemerintah TNI akan berjuang terus,” sebut Kristin.

“Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri,” tutup Kristin dengan membacakan pesan pahlawan nasional, Prof. Moh. Yamin yang disampaikan pada Kongres II di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928.

Selanjutnya, Rektor Undana, Prof. Fred Benu dalam sambutan, mengatakan, dalam dua tahun terakhir, Undana selalu mengadakan upacara bendera untuk memperingati hari-hari besar nasional. Dan di tahun 2017 ini, Undana sudah enam kali menggelar upacara bendera. Kebiasaan semacam ini, menurutnya sangat positif untuk memupuk kembali jiwa nasionalisme dan karakter kebangsaan, seiring dengan semakin merosotnya kesadaran akan nasionalisme.

“Tanpa kita sadari, kegiatan-kegiatan seperti ini sebenarnya memupuk kembali jiwa nasionalisma kita, jiwa kepahlawanan kita, untuk tetap mempertahankan eksistensi bangsa dan negara ini,” katanya di hadapan para dosen, pegawai dan mahasiswa penerima beasiswa yang menjadi peserta dalam upacara tersebut.

Fred Benu berharap, peringatan Hari Pahlawan membawa rasa nasionalisme yang kuat dalam setiap warga Undana. Khususnya bagi seluruh mahasiswa Undana yang adalah generasi muda penerus pembangunan bangsa dan negara ini.

Di akhir sambutannya, Fred Benu membacakan himbauan Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, yang intinya mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, bagi lingkungan, bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini. (r2/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top