Manutapen Rawan Longsor – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Manutapen Rawan Longsor

BERSAMA. Lurah Manutapen Frits Edison Wewo (kanan) didampingi Admin Pengelola Dana PEM Kelurahan Manutapen Lucky M. R. dan juga staf kelurahan berpose bersama yang berlatar papan informasi. Diabadikan Selasa (14/11).

IMRAN LIARIAN/TIMEX

Waspada saat Hujan Lebat

MANUTAPEN, TIMEX-Terdapat Lima titik rawan longsor di wilayah Kelurahan Manutapen Kecamatan Alak. Pihak kelurahan mengimbau warga untuk waspada ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Lurah Manutapen, Frits Edison Wewo, Selasa (14/11), menjelaskan daerah yang rawan longsor adalah di wilayah RT 15, 17, 18, 21 dan 29. Kawasan ini tidak rata sehingga rawan terjadinya tanah longsor. “Kami mengimbau warga jika hujan turun dengan lebat baik pada siang hari maupun malam harus sudah waspada sehingga menghindari hal-hal yang tak diinginkan seperti korban jiwa,” ujarnya.

Sementara itu, persoalan lain yang menjadi perhatian di Kelurahan Manutapen adalah antisipasi adanya wabah penyakit. Penyakit yang sering terjadi pada musim hujan, yakni diare dan demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegepty. Oleh sebab itu warga diminta menjaga pola hidup bersih baik di dalam rumah maupun lingkungan sekitar, serta menerapkan pola 3M (menguras, menutup dan mengubur barang-barang bekas yang dapat berpotensi menampug air hujan).

Di samping itu untuk abatenisasi pemerintah kelurahan telah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk membagikan langsung kepada masyarakat melalui posyandu. Warga pun bisa langsung mengambilnya di Puskesmas.

Selanjutnya, terkait pengelolaan dana pemberdayaan ekonomi masyarakat (PEM), saat ini berjalan dengan baik. Saat ini pengguliran dana PEM telah memasuki tahap VI. Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat yang memanfaatkan dana PEM tersebut agar tidak lupa untuk mengembalikan dana tersebut sehingga dapat dilakukan pengguliran kepada yang belum menerima dana PEM.

Dana PEM merupakan dana hibah dari Pemerintah Kota Kupang untuk dikelola masyarakat melalui LPM. Dana ini sangat membantu masyarakat untuk tidak berhubungan dengan rentenir.

Bagian Administrasi Dana PEM Kelurahan Manutapen, Lucky M. R. menjelaskan bahwa dalam minggu keempat November akan dilaksanakan penyaluran tahap III dengan besaran dana Rp 250.000.000 kepada 26 orang penerima. Oleh sebab itu, jumlah keseluruhan masyarakat penerima dana PEM sebanyak 234 orang. Jumlah dana yang telah beredar di masyarakat sebesar Rp 1.233.000.000. “Kami mengelola dana PEM dengan transparan yang mana semua jumlah dana, tunggakan dan lain sebagainya ditempel pada papan informasi yang ada di Kantor Lurah dengan tujuan agar masyarakat bisa mengetahui tentang pengelolaan dana PEM tersebut,” jelasnya. (mg22/sam)

Click to comment

Most Popular

To Top