Setnov-Lebu Raya Bahas Adinda-Paul Mella – Timor Express

Timor Express

POLITIK

Setnov-Lebu Raya Bahas Adinda-Paul Mella

RILEX. Bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTT yang akan melakukan fit and proper test di DPP PKB, Selasa (14/11) tampak santai menunggu kesempatan fit and proper test. Dari kiri, Melkianus Adoe, Benny Litelnoni, Marianus Sae dan Emelia Nomleni.

OBED GERIMU/TIMEX

PKB Uji Tiga Paslon

KUPANG, TIMEX-Manuver di masa injuri time dalam ‘kandang banteng’ semakin intensif. Setelah pasangan Marianus Sae-Emelia Nomleni yang disampaikan langsung fungsionaris PDIP Herman Heri disusul manuver Raymundus Fernandez-Jan Pieter Ate beberapa hari lalu, kini manuver politik dilakukan Ketua DPD PDIP NTT, Frans Lebu Raya.

Senin (13/11), Lebu Raya melakukan pertemuan empat mata dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto di Ruang VIP Bandara El Tari Kupang. Hari itu, Novanto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto yang diwawancarai Timor Express via ponsel kemarin (14/11), membenarkan pertemuan dirinya dengan Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kupang, Senin (13/11). Novanto juga membenarkan keduanya membicarakan soal kemungkinan koalisi Golkar dan PDIP berkoalisi dan mengusung pasangan Lusia Adinda Lebu Raya-Paul Mella di Pilgub NTT.

Namun, menurut Novanto yang juga Ketua DPR RI itu, dari pembicaraan tersebut masih ada beberapa hal yang membutuhkan pertimbangan lebih matang untuk sampai pada sebuah keputusan.

Salah satu hal yang menurut Novanto butuh pertimbangan serius adalah mengenai biaya politik. “Iya (komunikasi soal Paslon Lusia-Paul), tapi cost politiknya belum aman. Sponsor dalam Pilkada itu penting dan butuh pertimbangan,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Korbid Indonesia II DPP Partai Golkar Ahmad Hidayat Mus kepada koran ini mengatakan, hingga saat pihaknya belum membahas calon lain selain Melki Laka Lena.

“Golkar sama sekali tidak dan belum pernah bahas kader lain. Saya tegaskan Melki Laka Lena Cagub NTT dari Golkar,” tegas Ahmad.
Sementara itu, Lebu Raya yang dikonfirmasi terkait pertemuannya dengan Novanto berikut pembicaraan mengusung Lusia Lebu Raya-Paul Mella, enggan memberikan jawaban.

Ditanya lebih jauh soal Paslon yang akan diusung Lebu Raya menjawab diplomatis. “Semua nama yang mendaftar ke DPD kami proses dan serahkan ke DPP. Sekarang masih berproses,” kata Lebu Raya.

Ia mengatakan, DPD PDIP hanya menunggu keputusan DPP PDIP. Dan sampai saat ini belum ada keputusan apa pun. “Belum ada penetapan calon dan kami masih menunggu,” kata Lebu Raya.

Disinggung soal nama-nama paket calon yang beredar seperti Raymundus Fernandes-Yan Pieter Ate, Marianus Sae-Emelia Nomleni dan Lusia Adinda Dua Nurak-Paul Mella, Lebu Raya enggan berkomentar. “Masih berproses. Kita tunggu saja,” ucap Lebu Raya. Soal partai koalisi pun menurutnya masih berproses di DPP.
Sementara itu dari DPP PDIP hingga Selasa kemarin belum ada perkembangan terbaru pasca dipanggilnya pengurus DPD dan DPC PDIP NTT oleh DPP PDIP, Sabtu (11/11). Sesuai rencana awal, hari itu adalah pengumuman pasangan calon gubernur-wakil gubernur dari PDIP untuk Pilgub NTT. Namun, hanya Bali yang diumumkan langsung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Riau dan NTT masih dipending hingga batas waktu yang belum ditentukan. Namun, informasi yang dihimpun, pengumuman pasangan calon gubernur-wagub NTT dari PDIP itu dalam waktu dekat ini.

PKB Uji Tiga Paslon

Sementara itu, tiga pasangan calon (Paslon) kepala daerah Provinsi NTT telah mengikuti fit and proper test di DPP PKB, kemarin (14/11).
Tahapan seleksi itu dimulai pukul 14.00 WIB di Aula Abdul Rahman Wahid, Lantai 1, Gedung Kantor DPP PKB, Jl. Raden Saleh No. 9, Jakarta.

Paslon pertama yang diuji adalah Benediktus Bosu-Melkianus Adoe (BBM), disusul Paslon Marianus Sae-Emilia Julia Nomleni dan ditutup oleh Paslon Benny Kabur Harman-Benny Alexander Litelnoni. Desk Pilkada DPP PKB sebenarnya juga mengundangkan Ibrahim Agustinus Medah, namun dirinya tak datang.
Marianus Sae yang diwawancarai Timor Express, mengatakan, dalam tahapan ujian tersebut dirinya telah diminta menyampaikan visi dan misi serta program kerja membangun NTT. “Kami juga ditanya sejauh mana konsolidasi dan berbagai persiapan lainnya,” kata Marianus.

Bupati Ngada dua periode itu menambahkan penguji mendalami seperti apa komitmen kepemimpinannya nanti. “Saya diminta sampaikan solusi-solusi untuk mengatasi berbagai persoalan daerah. Termasuk seperti apa komitmen kami dalam penggunaan anggaran secara efektif dan efisien,” imbuhnya.
Menurut dia, pihaknya juga telah menggambarkan peta kekuatan dan persiapan-persiapan untuk bersaing di kontestasi Pilgub NTT.

Sementara itu Benny Kabur Harman yang dicegat koran ini enggan menjelaskan lebih proses seleksi yang dijalaninya. Namun demikian, pasangannya Benny Litelnoni ini mengatakan, di hadapan para penguji mereka telah memaparkan visi-misi dan program kerja.

“Penguji mendalami penguasaan kita akan wilayah dan berbagai tantangan yang ada serta bagaimana upaya penyelesaiannya,” sebut bekas Wabup TTS itu.
Benny Litelnoni menambahkan, dalam tahap seleksi itu juga pihaknya ditanyakan tentang kesediaan mendukung program-program PKB.

“Ditanya juga tentang latar belakang dan sebagai Wagub, saya ditanya soal peran dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan,” jelas dia.
Terpisah, Ketua Desk Pilkada DPP PKB Daniel Johan, mengatakan, Pilgub NTT merupakan momentum untuk menyamakan visi dan misi balongub dan balonwagub dengan PKB dalam membangun NTT selama lima tahun.

“Tahapan seleksi ini untuk memperdalam visi dan misi masing-masing bakal calon,” kata dia.

Ia mengatakan, pihaknya mengagendakan fit and proper test berlangsung selama tiga hari, 14-16 November 2017.

Sesuai jadwal Desk Pilkada DPP PKB, lanjut dia, pada Rabu (15/11) bakal diuji lima balongub, masing-masing Ayub Titu Eki, Honing Sanny, Antonius Doni Dihen, Hyronimus Agustinus Fernandez dan Johanes Johns Sunny.

Sementara pada Kamis (16/11) bakal diseleksi balongub Robert Soter Marut dan Daniel Herison Wadu, termasuk balonwagub Ignatius Iryanto Djou dan Novianto Umbu Pati A. Lende.

Ketua DPP PKB Antonius Doni Dihen yang diwawancarai terpisah, mengatakan, pasca fit and proper test, pihaknya melalui Desk Pilkada bakal melaporkan hasilnya tahapan tersebut ke Ketua Umum Muhaimin Iskandar untuk diputuskan Paslon yang bakal diusung ke Pilgub NTT. (sam/joo/fmc/ito)

Click to comment

Most Popular

To Top