STIKOM Uyelindo Lepas 230 Wisudawan – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

STIKOM Uyelindo Lepas 230 Wisudawan

GELADI BERSIH. Wisudawan STIKOM Uyelindo Kupang angkatan ke-XII tengah melakukan geladi di Restaurant Timor Raya Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kota Lama, Rabu (15/11).

IMRAN LIARIAN/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Hari ini, Kamis (16/11) salah satu Perguruan Tinggi Berbasis Teknologi Informasi Pertama di NTT, STIKOM Uyelindo Kupang mewisuda 230 mahasiswa bertempat di Restaurant Timor Raya Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kota Lama.

Rabu kemarin dilaksanakan geladi yang diikuti seluruh wisudawan. Tampak geladi berlangsung dengan lancar dan tertib. Termasuk paduan suara yang akan memeriahkan rangkaian wisuda.

Wisuda kali ini merupakan angkatan yang ke-XII. Sejak wisuda perdana pada tahun 2005, hingga saat ini jumlah alumni sudah mencapai 2.376 orang. Ini menjadi kebanggaan Perguruan Tinggi Berbasis Teknologi Informasi Pertama di NTT tersebut. Hal ini dikatakan Ketua Panitia Franki Yusuf Bisilisin, M.Kom ketika diwawancarai koran ini di sela-sela pelaksanaan geladi.

Franki mengatakan, dengan lulusan yang mencapai ribuan alumni tersebut telah memberikan kontribusi kepada bangsa terutama wilayah NTT khususnya Kota Kupang. Terkait dengan pelaksanaan prosesi wisuda, STIKOM Uyelindo Kupang mengundang Kopertis Wilayah VIII, Gubernur NTT, Wali Kota Kupang dan para tamu undangan lainnya.

“Dalam acara prosesi wisuda, para tamu undangan akan dihibur oleh Paduan Suara Mahasiswa STIKOM Uyelindo Kupang atau dikenal dengan nama PSM. Mereka akan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan serta lagu daerah NTT dengan tujuan ingin mengangkat dan melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Kopertis Wilayah VIII, Ketua Yayasan STIKOM Uyelindo Kupang, Gubernur NTT, Wali Kota Kupang akan memberikan sambutan. Selanjutnya, para wisudawan serta tamu undangan akan mendengarkan penyampaian dari Ketua Alumni STIKOM Uyelindo Kupang Bugel Mauta.

Bugel akan memberi motivasi kepada para wisudawan untuk tetap eksis dan mampu berdaya saing dalam era global saat ini. Selain itu, sebagai penguatan-penguatan ketika terjun dalam dunia kerja. “Orang tua dan wisudawan juga diberi kesempatan untuk menyampaikan isi hati mereka terkait dengan acara wisuda tersebut,” jelas Franki. (mg22/ito)

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!