Calon Direksi Bisa Lolos Langsung – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Calon Direksi Bisa Lolos Langsung

Winter Marbun

OJK: Ada Persyaratan yang Baru Dilengkapi

KUPANG, TIMEX-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan NTT, Winter Marbun mengakui, berkas para calon dewan komisaris dan dewan direksi Bank NTT periode 2018-2023 belum lengkap.

“Sertifikat (managemen risiko) itu sudah disampaikan pada saat pengajuan awal. Tetapi ada persyaratan lain yang baru dilengkapi beberapa hari lalu,” kata Winter kepada Timor Express, Rabu (15/11).

Winter menjelaskan, sesuai ketentuan, OJK harus sudah memroses selambat-lambatnya 30 hari kerja setelah dokumen diterima lengkap. Menurut dia, saat ini pihaknya masih meneliti berkas lima calon direksi dan tiga calon komisaris tersebut. “Sampai saat ini masih teliti administrasi dan track record masing-masing calon,” terang dia.

Sementara Ketua Komite Renumerasi dan Numerasi (KRN), Piet Jemadu kepada koran ini mengakui, pihaknya baru menyampaikan beberapa dokumen lagi kepada OJK pekan lalu. Namun ia tidak menyebut dokumen apa yang diserahkan.

Ditanya terkait proses selanjutnya, Piet menjelaskan, pada prinsipnya KRN menunggu proses di OJK. Namun dia menambahkan, tidak semua calon harus mengikuti fit and proper test setelah dilakukan penelitian berkas oleh OJK.

“Kan ada penelitian berkas lalu para calon diminta untuk membuat surat pernyataan untuk mengukur integritas mereka. Selanjutnya, kalau memang menurut OJK sudah cukup, maka bisa langsung selesai prosesnya. Jadi tidak lagi wawancara,” terang Piet.

Dia berharap, proses uji kelayakan dan kepatutan para calon bisa selesai di akhir November 2017. Sehingga, pihaknya bisa melaporkan kepada gubernur sebagai pemegang saham pengendali untuk mempertimbangkan pelantikan. “Nanti tergantung keputusan pemegang saham, mau dilantik kapan. Tetapi karena masa jabatan pengurus sekarang ini berakhir 30 Desember 2017, maka bisa saja pelantikannya setelah Hari Raya Natal,” imbuhnya.

Proses pemilihan pengurus Bank NTT ini sudah dimulai sejak April 2017 atau tujuh bulan lalu. Sebelumnya, Bank NTT menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa di Labuan Bajo, Mei 2017 untuk memilih pengurus. Namun kemudian ditunda dengan alasan menunggu perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) perusahaan daerah tersebut.

Selanjutkan, RUPS LB kembali dilaksanakan di Maumere Kabupaten Sikka pada 11 Agustus 2017. Dari RUPS tersebut, para pemegang saham kemudian memilih delapan calon untuk diproses ke tahapan selanjutnya menjadi dewan komisaris dan dewan direksi Bank NTT periode 2018-2023. (cel/ito)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!