Bhabinkamtibmas Bello Prakarsai Penanaman 1.600 Pohon – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Bhabinkamtibmas Bello Prakarsai Penanaman 1.600 Pohon

TANAM POHON. Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon C. Nugroho saat menanam anakan pohon di Oelneno, RT 7/RW 3, Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Jumat (17/11)

IMRAN LIARIAN/TIMEX

BELLO, TIMEX – Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Bripka Maks Tameno membuat gebrakan yang berdampak positif untuk lingkungan. Ia menggerakan masyarakat untuk menanam 1.600 anakan pohon di RT 7/ RW 3, tepatnya di sumber mata air Oelneno, Jumat (17/11).

Gebrakan yang dilakukan Bripka Maks Tameno yang mengabdi di Kelurahan Bello sejak tahun 2013 ini disambut baik oleh pemerintah setempat.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho memberikan profisiat serta mendukung penuh anggota Bhabinkamtibmas di Kelurahan Bello.

Hal ini dikatakan Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon C. Nugroho dalam sambutannya pada kegiatan penanaman pohon di Kelurahan Bello. “Oleh karena itu saya mengajak kita semua menghutankan kembali lingkungan kita. Saya sangat mendukung karena sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia,” ujarnya.
Diketahui bersama bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud cinta lingkungan. Mengingat semakin padatnya penduduk dan lalulintas maka mengakibatkan kekeringan dan pencemaran udara.

Dengan pohon yang banyak maka lingkungan menjadi sehat. Bahkan terdapat banyak kandungan air dalam tanah. Pepohonan juga akan memfilter udara sehingga udara yang keluar adalah udara segar. “Marilah kita hijaukan kota ini, karena banyaknya pohon maka akan berpengaruh pada meningkatnya debit air bawah tanah,” sebut Kapolres Kupang Kota.

Plt. Camat Maulafa, Lodowyk Djungu Lape mengatakan kegiatan ini sangat penting dilakukan karena untuk keberlangsungan hidup generasi yang akan datang. Ditambahkan, penanaman pohon ini juga sebagai bukti keinginan masyarakat menghijaukan lingkungan. Dikatakan, program Pemerintah Kota Kupang ke depan adalah penghijauan. Pemerintah terus menginstruksikan masyarakat untuk menanam pohon. Dua wilayah di Kecamatan Maulafa yakni Kelurahan Bello dan Fatukoa adalah daerah tangkapan air. Oleh karena itu penanaman pohon harus didukung. “Kami imbau warga Bello untuk menjaga mata air yang ada karena merupakan sumber kehidupan bagi kita,” tuturnya.

Lurah Bello, Benyamin Klau sangat mendukung kegiatan yang digagas Bhabinkamtibmas Kelurahan Bello tersebut. Untuk itu, pemerintah kelurahan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memperlancar kegiatan penanaman pohon di wilayah tersebut. “Marilah seluruh masyarakat khususnya di Kelurahan Bello, kita bergandengan tangan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan ini demi anak cucu ke depannya,” katanya.

Ketua LPM Kelurahan Bello, Yusak Amung mengatakan dengan melakukan penanaman pohon sebagai bentuk karya nyata serta kepedulian terhadap lingkungan dan juga untuk generasi yang akan datang. “Karena ini juga sebagai investasi untuk anak cucu nantinya,” kata Yusak.

Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bello Bripka Maks Tameno mengaku sangat terdorong untuk menghijaukan kembali lingkungan. Alasannya adalah untuk peningkatan debit air. Mengingat saat ini debit air sangat kecil sehingga tidak dapat melayani kebutuhan masyarakat, khususnya untuk pertanian. Di samping itu, dengan banyak pohon lingkungan menjadi semakin sejuk. “Kami usulkan untuk 3.000 anakan pohon, tetapi yang didapat 1.600 anakan karena keterbatasan anakan. Kami menanam anakan pohon trembesi, mahoni, kemiri dan lainnya,” jelas Maks. (mg22/sam)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!