Kos-Kosan jadi Sasaran – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Kos-Kosan jadi Sasaran

Bulan Tertib Administrasi

Semua Warga Wajib Berdokumen Jelas

KUPANG, TIMEX – Penduduk Kota Kupang kian padat. Sayangnya, masih banyak juga warga yang tak punya identitas jelas.
Yang paling merepotkan adalah warga atau mahasiswa yang tinggal di kos-kosan dan rumah kontrakan. Pada umumnya mereka tak memiliki dokumen identitas yang jelas. Ini menjadi persoalan pemerintah selama ini.

Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man pun menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang menerapkan program Bulan Tertib Administrasi. Oleh karena itu, pemerintah melalui kelurahan dan RT/RW akan mengecek semua dokumen warga.

Hal ini disampaikan Hermanus Man usai peluncuran aplikasi E-Bisa milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang, Kamis (16/11) di Aula UPTD Balai Dikmas Provinsi NTT.

“Kita akan canangkan Bulan Tertib Kependudukan dan penghunian. Semua warga harus punya e-KTP. Kita cek mahasiswa yang belum ada KTP supaya semua dilengkapi,” kata Herman.

Ia juga menegaskan para lurah dan camat harus serius mendata dan menertibkan penghuni kos–kosan yang tidak memiliki KTP. Bahkan, pemerintah akan menutup kos-kosan yang dihuni warga tidak jelas alias tak punya dokumen kependudukan yang resmi. “Saya minta para lurah, beri tahu pemilik kos–kosan supaya penghuninya harus ada dokumen resmi. Kalau tidak ada kita tutup. Termasuk yang buka pitrad. Harus punya administrasi kependudukan yang jelas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Kupang, David Mangi mengatakan persoalan yang sering terjadi adalah pengurusan dokumen warga pindahan sering terlambat. Pasalnya, Dinas Dukcapil daerah asal dan tujuan sistemnya harus dalam keadaan aktif. “Masalahnya ketika kami terima datanya posisi daerah asal itu dalam keadaan off. Kalau dalam keadaan off, otomatis datanya belum bisa masuk. Ini hal kecil yang menyebabkan keterlambatan dalam menerbitkan dokumen kependudukan dari daerah asal,” katanya.

Ia juga menjelaskan, setiap penduduk pindahan wajib membawa dokumen pindah penduduk. Apabila tidak membawa surat pindah maka tidak akan mendapat akses dokumen kependudukan. Dokumen pindahan tersebut akan terkoneksi secara online dengan Dinas Dukcapil Kota Kupang. “Surat pindah dari daerah asal itu kan sampai di sini tidak secara manual kita masukan datanya. Dia (data) akan masukan secara online juga,” tambahnya. (mg25/sam)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!