Pelajar dan Mahasiswa Dominasi Pelanggaran Lalin – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Pelajar dan Mahasiswa Dominasi Pelanggaran Lalin

ASESORIS ANGKOT. Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi sementara memperhatikan asesoris mobil Angutan Kota (Angkot) pada malam hari ketika digelar operasi Zebra Turangga 2017.

IST

Hasil Operasi Zebra Turangga 2017

KUPANG, TIMEX– Pelaksanaan operasi Zebra Turangga 2017 sudah usai. Sejak dimulai secara resmi pada 1 November hingga berakhir pada 14 November lalu, tercatat jumlah pelanggaran selama pelaksanaan operasi Zebra Turangga 2017 kali ini cukup meningkat dibanding tahun 2016 silam. Berdasarkan data yang diperoleh Timor Express dari Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi dijelaskan, jumlah pelanggaran lalu lintas di jalan raya dan terjaring aparat Satlantas Polres Kupang Kota selama pelaksanaan operasi Zebra Turangga 2017 meningkat menjadi 585 kasus pelanggaran. Sementara dari data pelaksanaan operasi Zebra Turangga 2016 silam, jumlah pelanggaran hanya sebanyak 351 kasus.

Dari total pelanggaran lalu lintas tersebut, kata mantan Kasat Lantas Polres Manggarai ini, pelaku pelanggaran terbanyak dilakukan oleh mahasiswa dan pelajar dengan jumlah 221 orang dan untuk karyawan atau swasta sebanyak 201 orang. Ini selama tahun 2017. Sementara untuk tahun 2016 silam, pelanggaran lalu lintas oleh karyawan atau swasta sebanyak 215 orang dan pelajar serta mahasiswa sebanyak 139 orang. “Jenis pelanggaran selama tahun 2016 silam untuk surat-surat kendaraan bermotor sebanyak 199 kasus dan tidak mengenakan helm sebanyak 113 kasus. Sementara 2017 jumlah pelanggaran khususnya yang tidak mengenakan helm sebanyak 175 kasus dan tidak membawa surat-surat kendaraan sebanyak 174 kasus,” kata Rocky.

Terkait usia pelaku pelanggaran lalu lintas , Kasat Lantas Polres Kupang Kota ini tegaskan tahun 2016 usia pelaku pelanggaran lalu lintas di jalan raya usia 26-30 tahun sebanyak 142 orang, usia 21-25 tahun sebanyak 120 orang dan usia 16-20 tahun sebanyak 107 orang. Sementara di tahun 2017 ini, usia 21-25 tahun sebanyak 199 orang, usia 16-20 tahun sebanyak 139 orang dan usai 26-30 tahun sebanyak 92 orang. “Usia para pelaku yang terjaring selama pelaksanaan operasi Zebra Turangga 2017 adalah usia-usia produktif. Ini sangat disayangkan sekali. Padahal, usia-usia tersebut adalah aset bangsa yang harus dijaga,” kata Rocky.

Mengenai kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Kasat Lantas Polres Kupang Kota ini juga mengurai, ada 10 kasus lakalantas yang sudah terjadi dengan rincian satu orang luka berat, 15 orang luka ringan dan kerugian material sebesar Rp 7.575.000. “Pekerjaan para korban lakalantas untuk karyawa atau swasta sebanyak delapan orang, mahasiswa dan pelajar sebanyak lima orang,” tutup Rocky. (gat)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!