Curi Motor dan Sound Sistem, Tukang Ojek ‘Kena Hiki’ – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Curi Motor dan Sound Sistem, Tukang Ojek ‘Kena Hiki’

TERSANGKA. Sultan Iskandar Siba sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian dua unit sepeda motor dan satu unit sound sistem usai ditangkap dan dibawa ke Mako Polres Kupang, Senin (27/11) lalu.

IST

KUPANG, TIMEX– Aparat kepolisian Satreskrim Polres Kupang dibawa pimpinan Iptu Simson L. Amalo berhasil menangkap pelaku pencurian dua unit sepeda motor dan satu pasang sound sistem, Sultan Iskandar Siba, 27. Pemuda yang seharian berprofesi sebagai tukang ojek ini ditangkap (Kena Hiki, Red), Senin (27/11) lalu sekira pukul 09.30 Wita bertempat di Jalan Timor Raya tepatnya di pertigaan jalan Oelmasi.

Usai menangkap warga RT 12/RW 06, Desa Kuimasi, Kabupaten Kupang ini, pihaknya lalu melakukan pengembangan. Dari keterangan yang diperoleh, pelaku mengaku sudah mencuri dua unit sepeda motor masing-masing satu unit sepeda motor merek Yamaha Fino warna merah hitam dengan nomor polisi (Nopol) DH 5571 BP bertempat di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang pada Selasa (29/11) pukul 10.00 Wita, satu unit sepeda motor merk Honda Win dengan nomor polisi (Nopol) DH 7696 BH bertempat di areal Puskesmas Camplong dan satu unit sound sistem.

Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Simson L. Amalo kepada Timor Express mengaku, sebelum beraksi pelaku Sultan terlebih dahulu memantau suasana di sekitar TKP. Saat suasana aman, pelaku langsung melakukan aksinya. “Sultan melakukan aksinya saat suasana aman. Sound sistem merek Polytron yang diambil Sultan adalah milik Puskesmas Camplong. Saat suasana di Puskesmas Camplong Sepi, pelaku kemudian mencungkil jendela rumah bagian belakang lalu masuk dan mengambil satu unit sound sistem dan dibawah ke rumahnya,” jelas Simson.

Tak hanya sound sistem saja yang digasak, Sultan juga kembali lagi ke TKP dan menggasak satu unit sepeda motor merek Honda Win milik Puskesmas Camplong. “Sepeda motor merek Honda Win yang diambil pelaku saat itu karena kuncinya tertinggal pada sepeda motor tersebut,” urai Simson.
Sementara untuk sepeda motor merek Yamaha Fino dengan nomor polisi (Nopol) DH 5571 BP yang digasak pelaku bertempat di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang pada (29/8) lalu sekira pukul 10.00 Wita. “Sebelum sepeda motor kedua diambil, Sultan terlebih dahulu melakukan pemantauan di sekitar TKP. Saat itu, pada sepeda motor yang diambil itu justru tertinggal kinci kontak. Oleh karena itu maka pelaku langsung membawa sepeda motor tersebut ke rumahnya,” urai Kasat Reskrim.

Oleh karena perbuatannya itu, lanjut Kasat Reskrim, maka Sultan Iskandar Siba sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. “Saat ini kita sementara lakukan pengembangan atas perbuatan tersangka sambil melakukan pemberkasan. Kita juga imbau masyarakat yang punya kendaraan bermotor supaya selalu membawa kunci sepeda motor saat diparkir demi kemanana sepeda motor tersebut. Bila perlu, kemudi sepeda motor dikunci dan dipastikan aman sebelum ditinggalkan,” pungkas Simson L. Amalo. (gat)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!