Sabu, Pilot Lion Air Dicokok – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Sabu, Pilot Lion Air Dicokok

BERI KETERANGAN. Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon C. Nugroho memperlihatkan barang bukti narkoba yang digunakan pilot Maesa Soemargo.

IST

Sabu dan Miras di Hotel
Dua Pramugari Negatif

KUPANG, TIMEX-Kasus sabu-sabu yang melibatkan awak pesawat masih saja terjadi. Pilot senior Lion Air Maesa Soemargo, 49, dicokok polisi Senin (4/12) malam sekira pukul 21.10 di salah satu hotel di Jalan Piet Tallo, Kelurahan Oesapa Selatan. Dua pramugari yang menjadi rekan kerja pelaku juga ikut diamankan aparat. Hanya keduanya tidak terlibat.

Warga Vila Japos Graha Lestari, M5, Nomor 22, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) ini digerebek Tim Satres Narkoba Polres Kupang Kota ketika sedang pesta narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Ketika digerebek, oknum pilot Lion Air ini sementara asyik mengisap barang haram tersebut ditemani sebotol minuman keras (miras) merek Wisky Black Label.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan Maesa Soemargo seperti satu buah bong (alat hisap), dua buah korek api gas, setengah paket narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,75 gram, setengah botol miras merek Wisky Black Label, satu buah jarum suntik dan satu buah telepon genggam.

Atas perbuatan oknum pilot Lion Air tersebut, maka dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan disangka Pasal 112 KUHP sub Pasal 127 KUHP, Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Saat ini juga, tersangka sudah dijeblosken ke sel tahanan Mapolres Kupang Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Dalam jumpa pers yang digelar Mapolres Kupang Kota, Selasa (5/12) petang, Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Jules A. Abast, Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho dan Wakapolres Kupang Kota, Kompol Ampi M. Van Bulow kepada Timor Express mengatakan, penangkapan terhadap Maesa Soemargo dilakukan oleh Tim Satres Narkoba Polres Kupang Kota setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika bertempat di salah satu hotel tersebut.
“Kita dapat informasi dari masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkotika di salah satu kamar hotel. Tim kita langsung melakukan tindakan kepolisian berupa penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika. Sebelum lakukan tindakan kepolisian, kita terlebih dahulu berkoordinasi dengan manajemen dan sekuriti hotel,” ujar Kapolres Kupang Kota.

Selanjutnya, kata mantan Wakapolres Kupang ini, Tim Satres Narkoba Polres Kupang Kota langsung melakukan langkah-langkah kepolisian usai penggerebekan yakni dilakukan tes urine. “Dari hasil tes urine, tersangka ternyata positif menggunakan narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Kemudian, penggeledahan di kamar hotel juga dilakukan sehingga ditemukan sejumlah barang bukti yang sudah diamankan,” tegas Anton.

Terkait keterlibatan dua orang pramugari saat penggeledahan sesuai foto yang diperoleh koran ini, Anthon menegaskan, beberapa orang wanita yang ada dalam foto itu ada di kamar lainnya dan bukan kamar tersangka. “Adanya perempuan sesuai foto yang beredar itu hanyalah rekan kerja sehingga Tim Satres Narkoba juga melakukan pemeriksaan. Namun pada rekan kerja tersangka ternyata tidak menggunakan narkotika. Mereka adalah awak kabin,” jelasnya.

Dari hasil pendalaman sementara bagi tersangka, diakui bahwa dirinya baru pertama menggunakan barang haram itu. “Saat ini masih dilakukan pendalaman sehingga belum diketahui secara menyeluruh. Tersangka mendapatkan barang haram itu dari tempat asalnya dan saat ini masih sementara dilakukan pengembangan,” kata dia.

Periksa Pihak Maskapai

Oknum pilot Lion Air dengan nomor penerbangan JT 924, dengan rute Kupang-Surabaya-Makasar dan Palu itu tak menjawab sepatah kata pun ketika diwawancarai Timor Express di sela-sela kegiatan jumpa pers petang kemarin.

Dengan wajah tertutup, pria berkulit sawo matang ini terus melangkah dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus penyalahgunaan narkotika ini sudah dilakukan diantaranya pihak hotel, anggota Satres Narkoba Polres Kupang Kota serta rekan kerja tersangka.

“Sejumlah pihak sudah kita mintai keterangan. Kita berencana akan periksa juga pihak maskapai untuk memastikan sudah berapa lama tersangka menjadi pilot,” kata Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho.

Terkait sabu-sabu yang lolos dibawa tersangka ke atas pesawat, Anthon mengatakan bahwa sabu-sabu itu diselipkan ke dalam dompet. “Ketika mengemudikan pesawat, tersangka dalam kondisi waras atau tidak mabuk akibat pengaruh sabu-sabu. Sabu-sabu itu baru digunakan setelah lepas tugas. Akan tetapi, saat ini kita masih harus dalami lagi kasus tersebut,” ujarnya.

Sanksi Tegas Menanti

Corporate Communication of Lion Air Group Ramaditya Handoko membenarkan jika ada pilot senior Lion Air yang tertangkap tangan sedang menggunakan narkoba. Penangkapan tersebut terjadi pada Senin malam (4/12) di kamar salah satu hotel di Kupang.

”Diduga sedang menggunakan narkoba saat dilakukan penggeledahan,” tuturnya saat dihubungi Jawa Pos (Grup Timex) kemarin (5/12). Rama menambahkan jika manajemen Lion Air mengucapkan terima kasih kepada BNN dan pihak Kepolisian yang terus melakukan pemberantasan pengedaran  dan penggunaan narkoba. ”Kami sangat mendukung termasuk pemberantasan penggunaan di kalangan awak pesawat,” imbuhnya.

Menurut Rama, menajemen Lion Air melakukan pengecekan kesehatan setiap awak pesawat setiap pagi pada penerbangan perdana mereka sesuai ketentuan. Khusus untuk pilot juga dilakukan test kesehatan setiap enam bulan sekali.

Rama menjelaskan, Pilot senior tersebut telah bekerja di Lion Air sejak tahun 2014. Selama ini pun memiliki catatan kesehatan yang baik. ”Sikap dan prilakunya juga baik,” ungkapnya.

Jika memang yang bersangkutan terbukti sebagai pengguna maka akan menurut Rama pihak menajemen akan mengenakan sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan. ”Termasuk pemberhentian sebagai pegawai,” ujar Rama.

Saat penangkapan tersebut, MS tengah menginap di kamar nomor 205. Barang bukti yang diperoleh adalah sabu-sabu seberat 0,57 gram, alat hisap sabu atau bong, dua korek gas, serta satu botol minuman berakohol.

Seluruh crew, termasuk pramugari juga dibawa ke Polresta Kota Kupang pada pukul 00.20 WITA untuk dilakukan pemeriksaan namun tidak terbukti menggunakan narkoba.

Rencananya MS akan menerbagkan pesawat Lion Air pada kemarin pagi tujuan Surabaya. Akibat penangkapan tersebut, penerbangan harus digantikan. (gat/lyn/jpg/ito)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!