UK di Sumteng, Marselis di Matim – Timor Express

Timor Express

POLITIK

UK di Sumteng, Marselis di Matim

Rekomendasi DPP PDIP

JAKARTA, TIMEX-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP kembali mengeluarkan rekomendasi mengusung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Periode 2018-2023 yang bakal maju bertarung di Pilkada Kabupaten Sumba Tengah (Sumteng) dan Manggarai Timur (Matim). Untuk Pilkada Sumteng, DPP PDIP memutuskan mengusung Umbu S. Samapaty alias Umbu Kupang (UK) berpasangan dengan Marthinus Umbu Djoka. Paket ini juga diusung Partai Bulan Bintang (PBB). Sementara di Pilkada Matim, rekomendasi diberikan kepada Marselis Sarimin Karong-Paskalis Sirajuddin (Merpati). Pasangan ini juga diusung Partai NasDem.
Penyerahan rekomendasi dilakukan DPP kepada Desk Pilkada DPD PDIP Provinsi NTT yang diwakili oleh Cen Abubakar di Kantor DPP PDIP, Jl. Pangeran Diponegoro, No. 58, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin petang (6/12).
Cen yang diwawancarai Timor Express di lobi kantor pusat partai banteng itu, kemarin, membenarkan pihaknya sudah menerima rekomendasi DPP itu.

Ia mengaku segera menyerahkan kedua rekomendasi tersebut kepada pimpinan DPD PDIP NTT untuk selanjutnya berkoordinasi dengan kedua Paslon tersebut untuk proses penyerahan.

“Nanti DPD akan undang DPC PDIP Manggarai Timur dan Sumba Tengah bersama masing-masing Paslon untuk penyerahan rekomendasi di Kupang,” kata dia.

Terkait calon pada tiha kabupaten lainnya, yakni Kabupaten TTS, Sikka dan Alor, Cen sampaikan hingga saat ini masih berproses di DPP dan dalam waktu dekat bakal dilakukan penyerahan rekomendasi ke DPD.
“Untuk tiga kabupaten lainnya dalam waktu dekat sudah ada rekomendasi dari DPP,” ujar dia.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira yang diwawancarai Harian ini, juga membenarkan bahwa DPP sudah menyerahkan rekomendasi Paslon untuk Kabupaten Sumba Tengah dan Manggarai Timur.

Sosok yang juga anggota Komisi I DPR RI itu menambahkan, sesuai rekomendasi tersebut, DPP menginstruksikan kedua DPC untuk mendaftarkan Paslon yang direkomendasi ke KPU masing-masing kabupaten.

“DPP juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran partai di masing-masing DPC untuk bersama-sama dengan seluruh kader, aktivis dan anggota partai agar mengamankan, menjalankan dan memperjuangkan terpilihnya Paslon yang direkomendasi,” kata Andreas.

“Kepada mereka yang tidak mengindahkan instruksi dan melakukan aktivitas di luar dari kebijakan tersebut akan diberikan sanksi organisasi,” lanjut dia.

Sebelumnya, selain Manggarai Timur dan Sumba Tengah, DPP PDIP juga telah menyerahkan rekomendasi kepada Paslon petahana Marselinus Y.W Petu-Haji Djafar Haji Ahmad (Marsel-Djafar) untuk Pilkada Kabupaten Ende berdasarkan rekomendasi DPP PDIP Nomor: 3565/IN/DPP/XI/2017 tertanggal 20 November 2017.

Sementara untuk Kabupaten SBD, diusung Paslon dr. Kornelis Kodi Mete – Marthen Christian Taka (Kontak) dan di Pilkada Kabupaten Kupang diusung Paslon Nelson Obed Matara – Bernard Paulus Thomas Wellem Bait (Tirosa).
DPP PDIP juga mengusung Paslon Paulinus Yohanes Nuwa Veto – Marselinus Fabianus Adjo Bupu (Paket PAS) di Pilkada Kabupaten Nagekeo, termasuk Paslon Paulina Haning – Bulu dan Stef Saek (Lentera Jilid III) di Pilkada Kabupaten Rote Ndao.

Informasi sementara, untuk Pilkada Kabupaten Alor, DPP PDIP telah memutuskan mengusung Paslon petahana Amon Djobo – Imran Duru (Paket Amin).

Terpisah, Umbu Samapaty (UK) yang diwawancarai, mengaku belum mengetahui secara pasti tentang rekomendasi DPP PDIP kepada dirinya dan Marthinus Umbu Djoka. “Kalau benar maka saya berterima kasih kepada PDIP yang telah memercayai saya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumba Tengah yang hebat,” kata UK.

“Saya belum lihat SK-nya, tapi benar saya dihubungi oleh Kepala Sekretariat DPP PDIP agar besok (hari ini, Red) harus ke DPP,” lanjut dia.

Masih menurut UK, dirinya juga mendapat informasi bahwa seluruh calon bupati dan wakil bupati se- Indonesia yang diusung oleh PDIP bakal mengikuti Sekolah Partai selama empat hari, yaitu 10 – 14 Desember 2017.

“Dugaan saya pasti muatannya antara lain mengenai pengelolaan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Karena kalau tidak bersih dan korupsi maka imbasnya ke partai-partai pengusung. Buat saya ini sesuai visi dan misi saya untuk menciptakan birokrat yang bersih dan berwibawa serta bebas korupsi,” kata Samapaty.

Menurut dia, siapapun yang maju di Pilkada Sumteng adalah saudaranya sendiri. Bukan lawan politik tapi mitra tanding dalam rangka Pilkada.

Ia menilai Sumteng sangat kondusif menghadapi Pilkada 2018 karena Bupati dan Wakil Bupati berhasil mengelola pemerintahan dengan baik sehingga ASN-nya bisa membedakan mana ranah politik dan mana ranah keluarga. “Semoga saja ke depan siapapun yang dipilih dan terpilih bisa menjaga kondisi daerahnya, demi kemajuan ekonomi yang lebih baik lagi,” ujar dia.

Masih menurut UK, ada sekira 10 -11 paket balon yang ingin ikut Pilkada Sumteng, namun karena jumlah kursi di DPRD hanya 20 kursi, maka kemungkinan hanya sebagian yang bisa ikut.

“Buat yang belum bisa ikut, saya akan ajak mereka untuk bersama-sama meraih suara rakyat guna membangun Sumteng. Mereka semua punya potensi yang sangat mumpuni, sayang kalau mereka tidak bisa berkarya di daerah yang mereka cintai ini,” jelas dia.

UK memang sosok yang santun dan sangat menjaga rasa para balonbup dan balonwabup di Sumteng. Dia mengakui bahwa semua yang ingin ikut Pilkada Sumteng adalah keluarga dekatnya.

Ia juga ingin menjaga agar Pilkada nanti adalah sebuah pesta demokrasi yang benar-benar dinikmati rakyat Sumteng dengan hati yang gembira tanpa menyakiti hati saudara sendiri. “Saya ingin pulang untuk mengabdi, bukan untuk perpecahan tapi justru untuk kebahagian rakyat yang mereka rindukan,” tutup dia. (joo/fmc/rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!