Dapat PKPI, Harmoni Kejar PKS – Timor Express

Timor Express

POLITIK

Dapat PKPI, Harmoni Kejar PKS

RESMI. Ketua Umum DPN PKPI AM. Hendropriyono (kedua kiri) menyerahkan rekomendasi kepada Paslon Benny Kabur Harman-Benny Alexander Litelnoni di kediamannya Senayan Residence Jakarta, Kamis (7/12). Turut mendampingi Sekjen DPN PKPI Imam Anshori Saleh (kiri) dan Ketua PKPI Provinsi NTT Yan Mboeik (kanan)

IST

JAKARTA, TIMEX – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) resmi memfinalisasi keputusan mengusung pasangan Benny Kabur Harman-Benny Alexander Litelnoni (Harmoni) sebagai Cagub-Cawagub di Pilgub NTT 2018.

Sekjen DPN PKPI Imam Anshori Saleh yang dikonfirmasi Timor Express di Jakarta, Selasa (12/12), mengatakan, penyerahan rekomendasi telah dilakukan Ketua Umum DPN PKPI AM. Hendropriyono di Jakarta pada Kamis (7/12).

“Rekomendasi sudah diserahkan oleh Ketum ke pasangan Duo Benny. Saya yang dampingi di kediaman Ketum, Senayan Residence. Turut bersama Ketua PKPI Provinsi NTT Yan Mboeik,” kata Imam.

Ia menambahkan, dengan SK tersebut maka seluruh kader dan anggota PKPI di wilayah NTT diinstruksikan untuk memenangkan Paslon yang diusung sebagai Cagub-Cawagub NTT periode 2018-2023.

Dengan penyerahan rekomendasi tersebut, maka PKPI juga resmi berkoalisi dengan Partai Demokrat sebagai parpol pengusung utama Paket Harmoni.

Hal ini karena Benny Kabur Harman (BKH) merupakan kader senior partai besutan SBY itu yang juga sebagai anggota DPR RI tiga periode.

“Kami tidak berpikir koalisi dengan partai lain. Yang jelas PKPI merekomendasikan Duo Benny. Kalau direkomendasikan juga oleh partai lain tentu sangat menggembirakan,” imbuh Imam.

Informasi lain yang dihimpun Koran ini menyebutkan, Partai Demokrat bersama Paslon Duo Benny juga intensif membangun komunikasi politik dengan sejumlah parpol untuk dijadikan teman koalisi di kontestasi Pilgub NTT 2018.

Mengingat syarat minimal mengusung calon adalah harus mengantongi 13 kursi legislatif, sementara dari koalisi Demokrat dan PKPI baru terkumpul 11 kursi masing-masing 8 kursi Demokrat dan 3 kursi PKPI.

Sementara PKS dengan perolehan 2 kursi di DPRD NTT disebut-sebut paling berpotensi memperkuat koalisi Demokrat dan PKPI. Karena itu, Harmoni berusaha mengejar agar bisa menggaet PKS. Jika hal ini terwujud maka syarat 13 kursi terpenuhi dan Duo Benny lolos mengantongi tiket ke Pilgub.

Terpisah, Ketua DPP PKB Antonius Doni Dihen, mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan Ketua Umum Muhaimin Iskandar.

“Saya belum tahu keputusan Ketum terakhir. Alternatif kita masih sama yaitu Marianus-Emi Nomleni atau Duo Benny,” kata Antonius.
Sosok yang juga Korwil Pemenangan Pemilu wilayah NTT dan NTB itu melanjutkan, belakangan ini komunikasi politik intensif dilakukan pimpinan DPP Partai Demokrat dengan Ketum PKB yang akrab disapa Cak Imin itu.

“Terakhir ada komunikasi intensif dari pimpinan Partai Demokrat dengan Ketua Umum Pak Muhaimin Iskandar. Apakah ini akan mengubah pilihan dari yang sebelumnya cukup kuat ke Marianus-Emi atau tidak, saya belum tahu,” jelas dia.

Politisi yang juga bekas Ketua PMKRI Pusat itu menambahkan, keterbukaan Ketum PKB terakhir dalam membuka ruang komunikasi dengan Partai Demokrat juga pasti berhubungan dengan dinamika internal calon partai koalisi.

“Kita masih menunggu pertimbangan dan keputusan terbaik dari Ketum,” tutup dia. (joo/fmc/rum)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!