Guru Honor Bantu Siswa Korban Bencana – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Guru Honor Bantu Siswa Korban Bencana

PEDULI SESAMA. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Filmon Lulupoy (paling kiri) pose bersama para orang tua, guru dan siswa yang mendapatkan bingkisan di SD Inpress Sikumana 2, Selasa (12/12)

IMRAN LIARIAN/TIMEX

KUPANG, TIMEX-Sebanyak 30 siswa SD Inpres Sikumana 2 mendapat bingkisan dari para guru honorer dan tenaga kependidikan kategori dua (K2) Kota Kupang, kemarin bertempat di SD Inpres Sikumana 2, RT 2/RW 1 Kelurahan Sikumana Kecamatan Maulafa.

Aksi sosial yang dilakukan jajaran guru honorer serta tenaga kependidikan Kota Kupang terdiri dari TK, SD dan SMP ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.

Kamis (2/11) lalu terjadi bencana alam angin puting beliung yang merusakan puluhan rumah warga Sikumana. Tak hanya menyebabkan kerusakan rumah warga, angin puting beliung ini juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan lahan pertanian warga.

Aksi sosial yang dilakukan guru honorer K2 itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Filmon Lulupoy beserta jajaran, Kepala Sekolah SD Inpress Sikumana 2 Jacob D. Lapudooh, S.Pd serta para guru, Kasie Pembangunan Kecamatan Maulafa Theodorus Gambe, perwakilan wali murid dan siswa-siswi.

Pada kesempatan itu, sambutan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore yang disampaikan Kasie Pembangunan Kecamatan Maulafa Theodorus Gambe mengatakan, aksi yang dilakukan Forum Guru Honorer dan Tenaga Pendidikan K2 itu adalah wujud kepedulian.

“Saya berharap melalui kegiatan ini merupakan titik awal untuk bersama-bersama untuk membantu terhadap sesama,” ungkapnya.

Sementara itu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Filmon Lulupoy mengatakan, pemerintah kota sampai saat ini masih bekerja keras untuk meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini merupakan peran penting dari guru honor yang sudah masuk dalam kategori K2.

Saat ini, sebut Filmon, pihaknya masih mendata guru honor yang belum mendapatkan intensif. Hal ini akan diusulkan kepada pemerintah kota untuk mendapatkan intensif. Di samping itu, tahun 2018 akan ada penerimaan PNS. Oleh karena itu yang paling terpenting adalah para guru honorer agar mempersiapkan diri untuk mengikuti tes PNS pada tahun 2018 dengan melakukan seleksi berbasis online.

“Saya atas nama pribadi dan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang memberikan apresiasi atas gagasan yang dilaksanakan oleh para guru honorer yang telah peduli terhadap anak-anak yang terkena dampak musibah angin puting beliung. Orang yang memiliki harta dan membantu terhadap sesama merupakan hal yang wajar tetapi jika orang yang serba kekurangan tapi masih membantu sesama tentunya sangat luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SD Inpres Sikumana 2 Jacob D. Lapudooh, S.Pd memberi apresiasi kepada Forum K2 dan tenaga pendidikan yang tergabung dari jajaran guru tingkat TK sampai SMP.

“Jadilah teladan untuk membangun pendidikan menjadi lebih baik. Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih kepada jajaran guru honorer yang telah membantu anak-anak kami yang terkena musibah,” ujarnya.

Dijelaskan, peran guru bukan hanya mengajar melainkan harus merangkul, mengayomi anak-anak sehingga mereka merasa disayangi dan dijaga seperti layaknya orang tua sendiri. Karena pada hakikatnya guru diibaratkan juga seperti orang tua yang ada di sekolah.

Kaitan dengan hal tersebut, salah satu orang tua yang hadir pada saat itu Moses Ello mengucapkan terima kasih kepada para guru honorer dan tenaga kependidikan kategori K2 Kota Kupang yang telah membantu anak-anak yang terkena musibah bencana angin putting beliung.

“Saya juga selaku korban angin puting beliung mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore yang hadir pada saat itu juga di tengah masyarakat yang terkena musibah,” ungkapnya.

Sementara Ketua Forum Guru Honorer dan Tenaga Pendidikan K2 Kota Kupang Sakeos Saka Nenosaban, S.Pdmengatakan aksi itu berangkat dari inisiatif bersama seluruh guru honorer untuk memberikan sumbangsih positif. Hal yang paling ditekankan, kata Sakeos, adalah gerakan kepedulian yang terbangun dari para jajaran guru honorer dan tenaga kependidikan.

“Kami harapkan aksi sosial ini menjadi motivasi kepada semua elemen terkait lainnya. Kami juga mengharapkan kepada pemerintah kota untuk memperhatikan nasib kami para honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun,” tuturnya. (mg22/ito)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!