Permukiman Warga Aplasi Diklaim Kawasan Hutan – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Permukiman Warga Aplasi Diklaim Kawasan Hutan

DIALOG. Anggota DPRD NTT, Kasimirus Kolo saat menyerap aspirasi warga dalam reses, Rabu (13/12)

YOHANES SIKI/TIMEX

Keluhan Warga Aplasi saat Reses DPRD NTT

KEFAMENANU, TIMEX – Warga yang berdomisili pada tiga Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Aplasi Kecamatan Kota Kefamenanu mengeluh rumah tinggalnya diklaim masuk kawasan hutan. Kendati, setiap tahun warga rutin bayar pajak bahkan mereka mengaku sudah tempati lokasi itu sejak tahun 1950.

Keluhan warga di wilayah RT 01, 02 dan 14 disampaikan saat reses anggota DPRD NTT, Kasimirus Kolo yang berlangsung di kantor Lurah Aplasi, Rabu (13/12).

Saat menggelar dialog, warga yang menghuni tiga RT mengeluh karena selain lahan garapannya diklaim masuk kawasan hutan, termasuk area perumahan warga juga diklaim masuk kawasan hutan. Untuk itu, warga meminta bantuan pemerintah untuk memastikan kejelasan status dan titik batas wilayah permukiman warga dan kawasan hutan.

Kasimirus Kolo, anggota DPRD NTT mengatakan, aspirasi warga tentunya akan disampaikan kepada pemerintah provinsi untuk bisa diperhatikan. Sebab masyarakat butuh kejelasan status, kepastian hukum dan keadilan dengan tidak mengorbankan hak warga.
“Masyarakat minta kejelasan dari pemerintah mana milik masyarakat dan mana kawasan hutan. Biar statusnya jelas, sehingga masyarakat bisa tahu,” tandasnya.

Kasimirus menuturkan, Dinas Kehutanan sebagai mitra kerja Komisi II DPRD NTT yang sekarang ditempatinya, sehingga tentunya memudahkan untuk koordinasi menyampaikan keluhan masyarakat biar cepat tuntas dan ada solusinya.

Kasimirus juga akan meminta pemerintah untuk menunjuk hak milik negara seperti data otentik sebagai bukti kepemilikan dan membuat pemetaan yang jelas antara area permukiman warga dan kawasan hutan.

Dia berharap kepada pemerintah didalam penyelesaiannya perlu melibatkan masyarakat. Bukannya bertindak sepihak mendatangi rumah warga dan mengklaim permukiman rumah masuk kawasan hutan. Bahkan menurut Kasmirus, warga setempat berjanji untuk bertandang ke Kupang. Kehadiran warga untuk mencari solusi yang cepat dan tepat dengan tidak mengorbankan masyarakat.

Bukan hanya itu, ia mengaku dalam reses dirinya mengunjungi warga di kelurahan pinggiran Kota Kefamenanu. Ternyata menemukan permasalahan yang urgen seperti, air bersih, rumah layak huni, dukungan bantuan modal usaha dan lainnya. Sehingga, sebagai wakil rakyat tentunya akan mendorong pemerintah provinsi untuk mengakomodir anggarannya agar bisa membantu memenuhi keluhan kebutuhan warga. (mg24/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!