Direksi dan Komisaris Bank NTT Diperingatkan – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Direksi dan Komisaris Bank NTT Diperingatkan

Soal Masa Jabatan, 29 Desember Harus Hengkang

KUPANG, TIMEX-Di tengah proses pencalonan dewan direksi dan dewan komisaris Bank NTT, lima pejabat di Bank NTT akan mengakhiri masa jabatannya akhir bulan ini karena sudah menjabat dua periode.
Mereka adalah Direktur Kepatuhan Tommy Ndolu, Plt. Direktur Utama/Direktur Pemasaran Dana Eduard Bria Seran, Direktur Umum Adrianus Ceme dari dewan direksi. Sementara dari dewan komisaris, yakni Komisaris Utama Frans Salem dan komisaris independen Piet Jemadu.
Demikian diungkapkan Ketua Serikat Pekerja Bank NTT, Tondy Tampubolong kepada Timor Express, Kamis (21/12). Tondy yang diwawancara terkait masa jabatan pada pejabat tersebut menegaskan, secara aturan, para pejabat tersebut akan mengakhiri jabatan pada 31 Desember 2017.

“Tapi karena tanggal 30 dan 31 Desember itu libur, maka tanggal 29 itu sudah harus selesai. Mereka sudah tidak boleh bekerja lagi di Bank NTT,” tandas Tondy.

Ditanya terkait proses seleksi calon direksi dan komisaris yang sedang berlangsung, dia tegaskan, proses tersebut tidak ada kaitannya dengan akhir masa jabatan. Termasuk Direktur Kepatuhan Tommy Ndolu yang bertanggung jawab melakukan verifikasi terhadap dokumen para calon, lanjut dia, hanya bisa menjalankan tugasnya sampai 29 Desember. Selain itu, Komisaris Independen Piet jemadu yang saat ini menjabat Ketua Komite Renumerasi dan Nominasi (KRN) akan berakhir jabatannya pada 29 Desember 2017.

“OJK silakan proses. Tapi selama belum ada keputusan dari OJK bahwa mereka lulus, maka yang selesai jabatan harus hengkang. Ini aturan, tidak ada tendensi apa-apa karena saya sebagai serikat pekerja,” tandas dia lagi.

Jika penetapan oleh OJK belum ada hingga tanggal 31 Desember, Tondy menyebutkan, direksi Bank NTT hanya tersisa satu orang yakni Direktur Pemasaran Dana Absalom Sine. Namun menurut dia, mereka yang berakhir masa jabatan tersebut masih bisa ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa dan harus mendapat persetujuan OJK.

“Kalau sampai akhir jabatan mereka namun belum ada RUPS dan juga persetujuan dari OJK untuk perpanjangan jabatan atau Plt, maka dengan sendirinya Absalom Sine yang melanjutkan tugas di direksi, sambil menunggu pemilihan direksi,” tutup dia.

Komisaris Independen, Piet Jemadu yang juga Ketua KRN yang dikonfirmasi koran ini belum merespon. Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Piet merespon namun tanpa suara dari balik telepon. Sayang, saat dihubungi kedua kali dan seterusnya, nomor ponsel yang dituju sudah berada di luar jangkauan.

Sementara Tomy Ndolu yang dikonfirmasi terpisah menjawab singkat. Menurut dia, meski waktu pensiunnya tanggal 31 Desember, namun dia sudah mempersiapkannya sejak 11 Agustus 2017. Bahkan saat ini sudah mempersiapkan diri mengakhiri masa tugasnya yang dia mulai sejak 1984 itu.

“Ini untuk kader yang lain, demi kemajuan Bank NTT tercinta. Saya legowo,” jawab Tomy melalui pesan singkat. (cel/ito)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!