Pasangan Kekasih Bobol Kantor Klasis Kota Kupang – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Pasangan Kekasih Bobol Kantor Klasis Kota Kupang

DITANGKAP POLISI. (dari kiri) Selvi Serly Bolla dan Asmul Lauwoe, tersangka pencurian uang jemaat Klasis GMIT Kota Kupang sementara diinterogasi Kanit Pidum, Ipda Yance Kadiaman dan Kasat Reskrim, AKP Pinten Satryaning Budi di Mapolres Kupang Kota, Senin (8/1)

GATRA BANUNAEK/TIMEX

Gasak Uang Jemaat Rp 7,5 Juta
Dipakai Beli HP, Pakaian dan ‘Mami’

KUPANG, TIMEX– Lagi, aparat kepolisian Polres Kupang Kota kembali menciduk pasangan kekasih yakni Selvi Serly Bolla, 23, dan Asmul Lauwoe, 24, karena diduga tersandung kasus pencurian uang senilai Rp 7,5 juta. Usut punya usut, uang yang dicuri pasangan kekasih yang belum resmi menikah itu adalah uang jemaat Klasis GMIT Kota Kupang dikumpulkan selama ini namun oleh pemegang uang Erwin Bolla belum menyetorkannya. Uang tersebut oleh korban Erwin Bolla justru disimpan di lemari besi di kantor Klasis GMIT Kota Kupang yang terletak di Jalan Ade Irma atau persisnya di belakang Gereja Kota Baru, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Pasangan kekasih yang selama ini menetap di sebuah kos-kosan di wilayah Kelurahan Oebufu itu diciduk aparat Polres Kupang Kota, Minggu (7/1) sekira pukul 16.00 Wita. Dari tangan kedua pelaku, aparat Polres Kupang Kota juga berhasil mengamankan satu unit telepon genggam merek Oppo warna hitam serta satu potong sweater warna abu-abu yang dibeli pakai uang hasil curian tersebut, dua buah obeng, satu buah dompet serta satu unit telepon genggam milik para pelaku. Sisa uang setelah membeli sejumlah kebutuhan oleh kedua pelaku dipakai senang-senang termasuk untuk makan minum (Mami, Red) selain jalan-jalan ke Rote.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Kupang Kota, Ipda Yance Kadiaman kepada Timor Express, Senin kemarin di Mapolres Kupang Kota mengkronologiskan, pasangan kekasih itu nekad melakukan tindak pidana yakni mencuri uang jemaat itu hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari mereka. “Mereka buka paksa kantor Klasis GMIT Kota Kupang pada Minggu (24/12) malam lalu sekira pukul 22.00 Wita. Saat melakukan tindak pidana itu, korban Erwin Bolla yang merupakan kakak kandung pelaku Selvi Serly Bolla sementara berlibur ke kampung halamannya di Rote. Karena kantor dimana korban Erwin Bolla tinggal kosong serta pelaku Selvi Serly Bolla sering berkunjung ke kantor tersebut, maka munculah niat untuk mencuri uang,” ujar Yance.

Pelaku Asmul Lauwoe yang bertugas membuka paksa jendela pakai obeng. Setelah berhasil membuka jendela, Asmul Lauwoe masuk ke dalam kantor dan membuka pintu belakang. Selanjutnya, pasangan kekasih itu masuk ke dalam kantor dan mengambil uang tunai senilai Rp 2,5 juta. Saat meninggalkan kantor Klasis GMIT Kota Kupang, kedua pelaku sempat menutup kembali jendela serta pintu kantor. “Setelah ambil uang Rp 2,5 juta, mereka pergi beli satu buah telepon genggam merek Oppo di bilangan Kuanino seharga Rp 2,3 juta,” kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Kupang Kota. Tak berhenti disitu, perbuatan kedua pelaku kembali diulang dimana mereka kembali lagi ke kantor Klasis GMIT Kota Kupang dan mengambil lagi uang tunai senilai Rp 5 juta. Uang senilai Rp 5 juta dipakai untuk membeli satu potong sweater. Kedua tersangka juga sempat pergi berlibur ke Rote menggunakan uang senilai Rp 5 juta.

Sekembalinya dari Rote, tegas Yance, korban Erwin Bolla kaget karena lemari besi sudah rusak serta uang tunai senilai Rp 7,5 juta juga raib. Atas kejadian itu maka korban langsung melapor ke Mapolres Kupang Kota, Jumat (5/1). “Kedua pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 363 ke-3 dan ke-4 KUHP jo Pasal 362 KUHP jo Pasal 55 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaham hukuman maksimal lima tahun kurungan. Saat ini mereka sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Kupang Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambah Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Pinten Satryaning Budi.

Kedua tersangka kepada Timor Express mengaku nekad mengambil uang di dalam lemari besi tersebut hanya untuk bersenang-senang seperti beli telepon genggam, beli pakaian serta untuk makan dan minum. “Uang yang kami ambil itu sudah habis. Kami pakai untuk beli HP, pakaian serta untuk makan dan minum serta pergi ke Rote,” ujar Asmul Lauwoe diiyakan kekasihnya, Selvi Serly Bolla. (gat)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!