Jokowi Sebut NTT Istimewa – Timor Express

Timor Express

RAGAM

Jokowi Sebut NTT Istimewa

DEKAT DENGAN WARGA. Presiden Joko Widodo menunjuk ke arah warga saat meresmikan Bendungan Raknamo, Selasa (9/1)

KRISTO EMBU/TIMEX

Paling Banyak Mendapat Bendungan
Jaringan Irigasi Tanggung Jawab Gubernur dan Bupati

KUPANG, TIMEX-Presiden Joko Widodo akhirnya memenuhi janjinya untuk meresmikan Bendungan Raknamo Selasa (9/1). Tak hanya itu, Jokowi juga menyebut NTT istimewa dalam hal pembangunan bendungan. NTT mendapat jatah tujuh bendungan dari total 49 bendungan yang dibangun hingga 2019.

“Pak gubernur minta terus hingga jadi tujuh bendungan. Awalnya kasi tiga tapi minta tambah dikasih tambah dua, minta lagi dikasih dua lagi jadinya tujuh bendungan. NTT istimewa karena provinsi lain hanya satu dan dua saja,” kata Jokowi disambut tepuk tangan riuh para undangan saat peresmian pengisian air di Bendungan Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, sore kemarin.

Presiden Joko Widodo yang didampingi ibu negara Iriana Joko Widodo dan rombongan tiba di Bendungan Raknamo pukul 16.40 Wita. Ribuan warga dari tujuh desa di Kecamatan Amabi Oefeto sudah menanti sejak pagi. Warga yang mengantongi undangan mewakili masyarakat jumlahnya terbatas sekitar 300 orang. Warga yang datang hanya untuk melihat Presiden Joko Widodo jumlahnya jauh lebih banyak. Bisa mencapai lebih dari seribu orang. Mereka tidak diperkenakan masuk. Hanya melihat dari kejauhan di atas puncak Bendungan Raknamo. Namun, mereka tak mundur selangkah pun walaupun jadwal kedatangan Presiden molor hampir tiga jam. Jadwal awal Presiden tiba pukul 14.00 Wita, namun Presiden Jokowi dan rombongan baru tiba pukul 16.40 Wita.

Begitu Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana turun dari mobil Indonesia 1, sontak ribuan warga menyambut dengan tepuk tangan dan teriakan. Warga begitu antusias menyambut kedatangan Jokowi. Lambaian tangan dari Jokowi dan Ibu Negara Iriana membuat warga semakin semangat memberikan aplaus.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengatakan, Provinsi NTT mendapat kesempatan pertama pembangunan bendungan dari total 49 bendungan yang dibangun secara nasional. “Dan yang pertama dibangun adalah Bendungan Raknamo ini. Desember 2014 (tepatnya 20 Desember) saya datang ke tempat ini untuk meletakan batu pertama pembangunan Bendungan Raknamo,” kata Jokowi.
“Waktu itu perkiraan Menteri PUPR lima tahun konstruksi tapi saya tawar empat tahun. Ternyata dalam proses karena kerja siang dan malam selesai dalam waktu hanya tiga tahun,” ujar Jokowi.

Karena itu dirinya mengatakan saat ini NTT pantas bersukacita karena sudah memiliki satu bendungan baru. “Karena memang problem utama NTT itu adalah air. Kesejahteraan akan baik jika ketersediaan air di NTT cukup,” ujar Jokowi.

Karena itu, dia mengaku terus memberikan dukungan untuk pembangunan bendungan dan embung di NTT. “Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu akan diresmikan bulan Maret ini. Bendungan Napung Gete di Kabupaten Sikka sedang dalam konstruksi. Menyusul Bendungan Temef yang akan mulai dikonstruksi tahun ini juga. Lalu Bendungan Lambo di Kabupaten Nagekeo, Manikin di Kabupaten Kupang dan Kolhua di Kota Kupang,” jelas Jokowi.

Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Ibu Lusia Adinda Lebu Raya lalu melakukan pemantauan dengan berjalan kaki. Jokowi tampak kagum melihat kondisi bendungan dengan kapasitas 14 juta kubik itu siap dilakukan pengisian.

Kepada wartawan, Jokowi mengatakan Bendungan Raknamo akan digunakan untuk air baku dengan debit 100 liter per detik. Selain itu dapat mengairi sawah seluas 1.250 hektare. Juga mengasulkan listrik sebesar 0,22 MW. “Bendungan ini juga akan menjadi kawasan wisata,” kata Jokowi.

Secara khusus dirinya meminta gubernur dan bupati Kupang untuk menyediahkan jaringan irigasi. “Gubernur dan bupati harus menyediakan irigasi yang baik untuk mengairi sawah. Ini tanggung jawab gubernur dan bupati. Jangan sampai tidak ada irigasi sehingga percuma kita bangun bendungan,” pesan Jokowi.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena Bendungan Raknamo telah diresmikan penggunaannya. “Masih ada enam bendungan yang lain yang diberikan Bapak Presiden untuk NTT,” kata Lebu Raya.
Dia mengatakan, pemerintah dan masyarakat NTT sangat mendukung program Presiden Jokowi yang mengutamakan pembangunan infrastruktur di NTT.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR NTT Andre Koreh mengatakan, masyarakat NTT patut berbangga hati karena Presiden Jokowi telah meresmikan Kantor Gubernur dan Bendungan Raknamo. “Bagaimana pun Kantor Gubernur adalah simbol wibawa pemerintah. Sehingga sebagai dinas yang melakukan sayembara desain gedung kantor tersebut merasa berbangga hati karena gedung kebanggaan masyarakat NTT bisa diresmikan oleh Presiden,” kata Andre yang kemarin hadir saat peresmian Bendungan Raknamo.

Andre mengatakan, Raknamo juga menjadi kebanggaan tersendiri buat jajaran Dinas PUPR NTT karena ini adalah bendungan pertama dari 49 bendungan yang akan dibangun di Indonesia. “Dan menjadi bendungan pertama yang selesai di antara bendungan yang lain,” katanya.

Juga hal yang membanggakan bahwa waktu pelaksaaan yang direncanakan lima tahun dan diminta Presiden dikerjakan empat tahun, tapi ternyata dengan pengendalian yang baik maka bisa dikerjakan hanya dalam waktu tiga tahun. “Artinya ada manajemen proyek yang bisa dijadikan contoh bagi pembangunan bendungan ataupun bangunan lainnya justru datang dari NTT. Itu yang membuat kami semua jajaran PUPR merasa bahagia dan berbangga hati,” tegas Andre.

Resmikan Kantor Gubernur

Kantor Gubernur NTT yang baru akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hari kedua kunjungannya ke NTT, Selasa (9/1), tepatnya setelah orang nomor satu itu kembali dari kunjungan di Kabupaten Rote Ndao. Sedianya, kantor dengan konstruksi berbentuk alat musik Sasando itu diresmikan saat Jokowi berkunjung ke NTT pada tanggal 28 Desember 2016 lalu. Namun karena padatnya agenda kegiatan, Jokowi batal meresmikan kantor yang dibangun dengan dana senilai Rp 165 miliar itu.

Pantauan Timor Express, penandatangan prasasti peresmian Kantor Gubernur NTT oleh Jokowi disaksikan Ibu Negara Iriana Jokowi, Gubernur NTT Frans Lebu Raya bersama istri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Staf Khusus Presiden Gories Mere, Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno dan Sekda NTT Ben Polomaing. Penandatangan prasasti itu juga disaksikan oleh puluhan pejabat eselon II lingkup Pemprov NTT dan ratusan pegawai di Kantor Gubernur NTT.

“Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa, saya resmikan kantor gubernur NTT,” kata Jokowi yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh pegawai yang hadir pada kesempatan itu. Melihat Presiden Jokowi membubuhkan tandatangan di atas prasasti, Gubernur NTT Frans Lebu Raya tak mampu menyembunyikan rasa haru. Sesekali dia mengusap matanya yang tampak berkaca-kaca.
Dalam laporan singkatnya, Gubernur NTT Frans Lebu Raya atas nama pemerintah dan masyarakat NTT menyampaikan selamat datang kepada Presiden Jokowi dan rombongan. Lebu Raya juga berterima kasih karena Jokowi telah mengunjungi NTT sebanyak delapan kali. “Kali ini adalah kali kedelapan Presiden mengunjungi NTT. Terima kasih karena Presiden memberikan perhatian yang besar bagi NTT,” ujar Lebu Raya seraya memohon Jokowi untuk menandatangani prasasti peresmian Kantor Gubernur NTT.

Semua pegawai dan masyarakat NTT, lanjut Lebu Raya, pasti akan senang dengan diresmikannya Kantor Gubernur NTT oleh Presiden. Di akhir laporan singkatnya, Lebu Raya mengajak seluruh pegawai untuk mendoakan Presiden Jokowi agar tetap sehat dalam menjalankan tugas. “Kami pasti bangga karena kantor dan tempat kerja yang kami diami ini diresmikan oleh pak Presiden. Kami juga mendoakan pak Presiden supaya selalu sehat,” ungkap Lebu Raya.

Usai penandatanganan prasasti, Jokowi langsung menyalami para pegawai dengan pengawasan ketat dari Paspampres. Dalam sekejap, Jokowi sudah dikerumuni oleh pegawai yang ingin mengabadikan momen spesial itu dengan smartphone-nya masing-masing. Jokowi juga melayani permintaan beberapa pegawai untuk foto selfie dengannya. Jokowi dan rombongan kemudian meninggalkan Kantor Gubernur NTT untuk melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kupang untuk meresmikan Bendungan Raknamo. (r2/ito)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!