Sindikat Narkotika Lintas Jakarta-Kupang Diungkap – Timor Express

Timor Express

KRIMINAL

Sindikat Narkotika Lintas Jakarta-Kupang Diungkap

DIGIRING. Para tersangka penyalahgunaan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu berinisial YN, AG, dan KY juga dihadirkan dalam jumpa pers yang digelar Ditresnarkoba Polda NTT, Rabu (10/1). INZERT. Barang bukti yang diamankan dari tangan para tersangka.

GATRA BANUNAEK/TIMEX

Tiga Tersangka Diciduk, Amankan Sabu-sabu 30,6 Gram

KUPANG, TIMEX– Tekad Diresnarkoba Polda NTT untuk membasmi penyalahgunaan narkotika benar-benar dibuktikan. Terbaru, di akhir tahun 2017 lalu atau tepatnya 27 desember lalu sekira pukul 17.00 Wita, aparat Ditresnarkoba Polda NTT dibawa pimpinan Kasubdit III, Kompol Nelson Filipe Dias Quintas berhasil meringkus seorang warga Jalan Sam Ratulangi V, Nomor 1, RT 19/RW 07, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang berinisial YN, 36. Dari tangan YN, juga berhasil diamankan satu paket sabu-sabu seberat 0,5 gram. YN diciduk di depan Ruko Lontar Permai, Blok C-15, Jalan RW Monginsidi III, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Dari hasil interogasi terhadap oknum YN, terungkap dua nama sebagai pemasok barang haram tersebut yang dikirimkan melalui sebuah jasa pengiriman dari Jakarta ke Kota Kupang. Berdasarkan pengakuan YN, maka pada 4 Januari lalu, aparat Diresnarkoba Polda NTT berangkat ke ibukota Jakarta dan berhasil mengamankan dua orang lain selaku pengedar masing-masing berinisial AG, 37, warga Jalan Batua Raya I/14, RT 13/RW 07, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setia Budi, Kota Madya Jakarta Selatan dan KY, 45, yang juga warga bali Matraman, RT 07/RW 09, Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. KY diciduk aparat Ditresnarkoba Polda NTT saat itu juga (5 Januari, Red). Dari tangan KY, aparat Ditresnarkoba Polda NTT berhasil mengamankan sebanyak dua paket besar sabu-sabu serta satu paket kecil sabu-sabu.

Disela-sela jumpa pers yang digelar Ditresnarkoba Polda NTT, Rabu (10/1) pukul 12.00 Wita bertempat di lobi lantai I Mapolda NTT, Dir Resnarkoba Polda NTT, Kombes Pol.Viktor T. Sihombing didampingi Kabid Humas, Kombes Pol. Jules A. Abast dan Kasubdit III, Ditresnarkoba Polda NTT, Kompol Nelson Filipe Dias Quintas menegaskan, penangkapan jaringan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu dengan tiga orang sebagai pelaku masing-masing berinisial YN, AG dan KY berawal dari informasi yang diperoleh terkait adanya peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang oleh oknum YN. “Proses penyelidikan terhadap peredaran narkotika di wilayah Fontien kita peroleh dari masyarakat. Berdasarkan laporan tersebut, maka kita langsung melakukan penyelidikan pada 21 Desember 2017 lalu. Dan pada 27 Desember 2017 lalu, tim kita berhasil mengamankan oknum YN. Dari tangan YN kita dapatkan satu paket sabu-sabu seberat 0,5 gram. YN mengaku kalau sabu-sabu itu diperoleh dari oknum AG yang ada di Jakarta yang dikirim ke dirinya di Kota Kupang melalui salah satu jasa pengiriman barang. Harga sabu yang dibeli YN dari AG seharga Rp 3 juta,” ujar perwira dengan tiga melati di pundak ini.

Selanjutnya, berdasarkan pengakuan YN, maka pihaknya lalu berangkat ke Jakarta dan melakukan penangkapan terhadap oknum AG. Berdasarkan pengakuan AG bahwa barang haram itu dibeli dari salah satu bandar berinisial KY, maka aparat Diitresnarkoba Polda NTT pun membekuk oknum KY setelah berhasil diumpan. “Barang bukti yang kita amankan dari para pelaku seberat 30,6 gram. Selain itu, ada juga barang bukti lain seperti duah buah kartu ATM, empat buah telepon genggam yang digunakan untuk berkomunikasi, 11 lembar struk pengiriman bank serta uang tunai senilai Rp 2,7 juta,” tegas jelas Viktor.

Status para pelaku, kata dia, sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 114 ayat (1) undang-undang RI Nomor 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara serta denda maksimal Rp 8 miliar. “Sesuai pengakuan tersangka YN, dirinya sudah memesan dua kali sabu-sabu dari tersangka AG. Selanjutnya, tersangka AG mengirim lagi sabu-sabu yang sudah dipesan YN ke NTT melalui jasa pengiriman. Saat ini kita sementara dalami sabu-sabu yang diperoleh YN dari AG diberikan ke pihak mana saja. Pihak jasa pengiriman barang dimana sabu-sabu itu dikirim juga akan kita mintai keterangan terkait kasus penyalahgunaan narkotika ini,” pungkas Dir Resnarkoba Polda NTT. (gat)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!