Kontraktor Diberi Perpanjangan Waktu 50 Hari – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Kontraktor Diberi Perpanjangan Waktu 50 Hari

PEMASANGAN GEOTEXTIL. Kondisi Stadion Oepoi saat pemasangan geotextil, dipenuhi genangan air hujan saat diabadikan Kamis kemarin.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Selesaikan Rehab Stadion Oepoi

KUPANG,TIMEX – Kontraktor pelaksana rehab stadion Oepoi Kupang tetap di berikan perpanjangan waktu selama 50 hari untuk menuntaskan pekerjaan rehab stadion Oepoi Kupang.
“Kita tetap berikan perpanjangan waktu selama 50 hari untuk menyelesaikan pekerjaan lapangan ini, karena hal itu juga sudah diatur dalam kontrak,” ungkap PPK Dispora NTT, Nico Ratulangi yang ditemui koran ini di Stadion Oepoi Kupang, Kamis kemarin (11/1).

Dengan perpanjangan waktu selama 50 hari tersebut, maka pihak kontraktor dalam hal ini PT Sidoarjo Sukses harus bisa merampungkan pengerjaan lapangan stadion Oepoi Kupang hingga tanggal 16 Februari nanti.

Dijelaskannya, hingga saat ini pekerjaan yang dilakukan pihak kontaktor baru dalam tahap pemasangan geotekstil yang nantinya jadi pemisah tanah asli lapangan sekaligus untuk mendukung sistem dranase dengan media tanam yang akan digunakan.
“Untuk mendatangkan geotextil ini juga membutuhkan waktu, karena dipesan dulu baru pabrik membuatnya,” jelas Nico.
Setelah pemasangan geotextil ini selesai, dilanjutkan dengan penimbunan lapisan kerikil diatas geotekstil. Setelah itu dilakukan penimbunan pasir dengan menggunakan pasir pilihan, kemudian tanah bercampur pasir.
“Setelah itu baru dilakukan penanaman rumput. Jadi masih sekitar tiga lapisan lagi yang akan dikerjakan, baru penanaman rumput dilakukan,” ungkapnya.

“Kita harapkan, dengan penambahan waktu 50 hari ini, pekerjaan lapangan bisa selesai. Kalau tidak rampung maka kita akan PHK,” tegas Nico.

Diungkapkannya juga, pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan biro keuangan untuk mengantisipasi jika pengerjaan lapangan stadion ini tidak selesai walaupun kontraktor sudah di beri perpanjangan waktu.

“Jadi dananya masih bisa di luncurkan lagi tahun 2018, melalui anggaran perubahan. dan pekerjaan ini di tender ulang” kata Nico.

Lambatnya pekerjaan rehab stadion ini, membuat kesal komisi V DPRD NTT yang memperjuangkan anggaran untuk merehab stadion ini.
Tanggal 28 Desember 2017 lalu Ketua Komisi V dan wakil Ketua Komisi yakni Jimmi Sianto dan Muhammad Ansor sempat meninjau langsung kondisi pengerjaan rehab stadion maupun GOR Futsal Tak puas melihat kondisi lapangan, keduanya meminta PPK untuk menghadirkan seluruh kontraktor pelaksana dan juga pengawas pengerjaan Stadion dan GOR Futsal untuk hadir di komisi V untuk memberikan penjelasan.

Dalam pertemuan tersebut terungkap jika kontrak pengerjaan stadion sudah berakhir tanggal 28 Desember sedangkan GOR Futsal sejak 25 Desember 2017. Namun progres pengerjaan baru mencapai 30 persen untuk Stadion dan 45 persen untuk GOR Futsal.

PT Sidoarjo sukses melalui perwakilannya saat itu meminta perpanjangan waktu 50 hari untuk bisa menyelesaikan pekerjaan lapangan, sedangkan pekerjaan pemasangan lampu tidak bisa dilakukan. Sedangkan kontraktor yang mengerjakan GOR futsal telah di beri perpanjangan waktu 50 hari.

Informasi yang di peroleh koran ini dalam satu dua hari kedepan Komisi V akan kembali memanggil pihak kontraktor maupun pengawas untuk memberikan penjelasan secara tuntas, dan akan dihadirkan juga pihak UPL untuk menjelaskan proses tender dua pekerjaan tersebut.

Diduga, dalam proses pelelangan kedua pekerjaan ini, yang menang pihak lain, namun pengerjaannya diserahkan ke kontraktor lain yang mengakibatkan pengerjaan rehab stadion dan juga GOR futsal ini lamban.(rum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!