Undana Gelar Sosialisasi SNMPTN-SBMPTN – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Undana Gelar Sosialisasi SNMPTN-SBMPTN

SOSIALISASI. Kepala sekolah dan siswa saat mengikuti sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN di Undana, Selasa (23/1).

HUMAS UNDANA FOR TIMEX

Diikuti Kepala SMA/SMK/MA Kota Kupang dan Kabupaten Kupang

KUPANG, TIMEX-Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar sosialiasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kepada Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah se-Kota Kupang, dan Kabupaten Kupang.

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D dalam penjelasannya mengatakan penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa. Juga tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan, setelah pendidikan menengah, menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi tepat waktu. Siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di SMA/SMK/MA layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN,” ujar Prof. Fred saat memberi sosialisasi SNMPTN-SBMPTN di Ruang Aula Lantai Tiga Undana Penfui, Selasa (23/1).

Ia menjelaskan, tujuan pelaksanaan SNMPTN adalah memberikan kesempatan kepada siswa SMA, SMK, MA, atau yang sederajat di dalam dan luar negeri yang memiliki prestasi unggul untuk menempuh pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan memberikan peluang kepada PTN untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi.

Rektor, Prof. Fred Benu menjelaskan, ketentuan Umum SNMPTN, yaitu: Pertama, SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester pertama sampai dengan semester lima bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta portofolio akademik.

Kedua, sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di Pangkalan data Sekolah dan Siswa (PDSS). Ketiga, siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), memiliki prestasi unggul, dan rekam jejak prestasi akademik di PDSS. Keempat, siswa yang akan mendaftar di SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN yang dipilih tentang ketentuan yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru di PTN tersebut.

Fred menuturkan, sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah SMA/SMK/MA atau sederajat yang mempunyai NPSN dan telah mengisi PDSS dengan lengkap dan benar. Sementara, siswa SMA/SMK/MA atau sederajat (termasuk SRI di luar negeri) kelas terakhir pada tahun 2018 yang memenuhi persyaratan, yaitu: Pertama, memiliki prestasi unggul yaitu calon peserta masuk peringkat terbaik di sekolah, dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah.

“Jadi saya tegaskan bahwa kepala sekolah bertanggung jawab untuk mendaftarkan siswa sebanyak-banyaknya pada sekolah yang bersangkutan, karena panitia pusat SMPTN yang berhak menilai untuk memberikan kuota. Undana harus bermitra dengan sekolah-sekolah SMA/SMK/MA se-NTT, sehingga program nasional ini dapat berjalan dengan baik. Jadi saya menghimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk mengisi portofolio data siswa dengan baik dan benar secara jujur,” katanya.

Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Simon Sabon Ola, M.Hum menjawab beberapa pertanyaan dari peserta sosialisasi soal beasiswa mengatakan, tahun ini total beasiswa Bidikmisi seluruh Indonesia sebesar 10 ribu kuota. “Undana sendiri diperkirakan akan mendapat jatah dua ribu, tapi itu belum pasti, karena kita akan melakukan verifikasi lapangan terhadap kebenaran data yang diisi siswa,” ujarnya.

Beasiswa tersebut, kata Ola, diperuntukkan bagi mahasiswa yang berprestasi akademik, namun berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi.

Berdasar pengalaman, jika mahasiswa mendapat beasiswa Bidikmisi, maka selanjutnya akan terus mendapat, kecuali Indeks Predikat Komulatif (IPK) mahasiswa menurun. Namun, Undana masih mentolerir mahasiswa dengan IPK dua koma, jika dalam perjalanan ternyata tetap dan malah menurun, maka beasiswa tersebut akan dialihkan ke mahasiswa lain yang dinilai pantas menerima.

Namun, kata dia, sejauh ini, hal itu belum terjadi. Total beasiswa yang masuk ke Nomor Rekening mahasiswa per bulannya Rp 1 juta, selebihnya ke Rekening Undana untuk uang pembinaan sebesar Rp 900.000.

Sementara, Pembantu Rektor Bidang Akademik, Dr. David B.W Pandie,MS dalam penjelasannya mengatakan, Undana memiliki visi sebagai Universitas Berorientasi Global. Untuk mencapai itu, jelas dia, Undana memiliki keunggulan dalam bidang lahan kering kepulauan.

“Untuk itu, kini Undana sedang giat mengembangkan laboratorium lapangan lahan kering terpadu guna pengembangan dalam bidang pertanian, peternakan maupun bidang lainnya,” jelas dia. Dikatakan, Undana memiliki 48 program studi yang tersebar di 11 fakultas. Terdapat tiga profesi, yakni profesi kedokteran, kedokteran hewan dan pendidikan guru.

Untuk pendidikan guru, jelasnya, Undana telah menjalankan program dari Pemerintah Pusat, yakni bagi para alumni Sarjana Mengajar di daerah Terpencil, Terdepan dan Teluar (SM3T). Menariknya, ia mengaku, mulai tahun ini Undana berencana membuka PPG secara mandiri. Dengan demikian, semua keunggulan tersebut membuat minat masyarakat agar tetap mempercayakan Undana untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi yang berperan dalam pengabdian terhadap masyarakat. (*/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!