150 Ton Pil PCC Nyaris Lolos ke NTT – Timor Express

Timor Express

HUKUM

150 Ton Pil PCC Nyaris Lolos ke NTT

Olahan Timex

Digagalkan Aparat Timor Leste
NTT Harus Waspada

KUPANG, TIMEX-Sebanyak 150 ton pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol) yang diangkut sembilan kontainter dari Dili digagalkan aparat keamanan setempat belum lama ini. Diduga bahan baku yang bisa diracik menjadi obat berbahaya itu akan diseberangkan ke NTT melalui wilayah perbatasan di Kabupaten Belu.
Informasi ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) NTT Brigjen Pol. Muhammad Nur saat sosialisasi/penyuluhan narkoba bagi para camat, Kapolsek, Danramil, lurah dan pejabat terkait lingkup Pemerintah Kota Kupang di Resto Celebes, Senin (29/1).
Pada kesempatan itu, Nur mengatakan, sebanyak 9 kontainer berisi Pil PCC (Paracetamol, Caffein dan Carisoprodol) berhasil diamankan aparat keamanan Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Karena itu NTT umumnya dan Kota Kupang sebagai wilayah yang berbatasan dengan RDTL harus waspada terhadap kemungkinan masuknya pil berbahaya tersebut.
“Beberapa hari yang lalu, diduga ada bahan untuk membuat Pil PCC dari China yang mampir di Singapura dan ketangkap di Timor Leste. Totalnya ada 9 kontainer, kira-kira 150 ton. Pil-pil itu rencananya akan diedarkan ke Indonesia. Pertanyaannya, apa kita di sini mau diam saja?” kata Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol. Muhammad Nur.
Menurutnya, masyarakat Kota Kupang yang merupakan bagian dari masyarakat dunia saat ini sedang dihadapkan pada keadaan yang mengkuatirkan akibat maraknya peredaran gelap Narkoba.
Kekuatiran ini, kata Nur, semakin dipertajam dengan maraknya peredaran narkoba di kalangan muda. “Ini akan sangat berpengaruh pada kehidupan berbangsa dan bernegara karena generasi muda adalah penerus cita-cita bangsa dan negara pada masa yang akan datang,” katanya.
Dikatakan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini telah sampai tingkat yang mengkhawatirkan dan mengancam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nur berharap sosialisasi yang dibuat BNN NTT dapat menghasilkan sinergitas dan langkah konkret serta strategis guna menjaga generasi muda Kota Kupang agar tidak terjerumus dalam dunia narkoba.
“Pengguna narkoba saat ini usianya dari 10 tahun sampai 50-an tahun, ini berdasarkan penelitian,” tambahnya.
Lurah Fatululi, Richardo Therik dalam kesempatan itu meminta BNN NTT membuat pilot project tentang kelurahan kota Kupang yang rawan peredaran gelap narkoba. Dengan adanya pilot project tersebut para lurah semakin waspada menjaga warganya.
“BNN harus punya pilot project supaya bisa petakan daerah-daerah di kota Kupang yang dinilai rawan peredaran gelap narkoba. Kalau cuma sosialisasi saja percuma,” kata Richardo.

Bangun Sinergitas

Sebelumnya, Direktur Reserse Narkoba Polda NTT Kombes Pol. Viktor Sihombing kepada Timor Express, Kamis (25/1) menegaskan, masuknya barang haram narkoba ke wilayah NTT sudah semakin menjadi-jadi. Oleh karena itu, dengan jumlah personel yang terbatas di Ditresnarkoba Polda NTT pihaknya terus memaksimalkan kinerja untuk melayani masyarakat dalam memberantas peredaran gelap narkotika. “Wilayah NTT ini ada beberapa pintu masuk narkotika. Ini jelas karena NTT bukan daerah pemasok narkotika. Oleh karena itu untuk mengantisipasi masuknya narkotika ke wilayah NTT, kita terus bekerja sama dengan sejumlah stakeholder terkait,” harap Viktor.
Dia mengatakan, pintu masuk narkotika ke NTT melalui jalur darat, laut dan udara. Dengan sinergitas stakeholder terkait dan dengan bekerja sama dan sama-sama bekerja diharapkan peredaran gelap narkotika di NTT bisa dicegah.
Menurut dia, capaian kinerja yang ditunjukkan di awal tahun 2018 ini dengan ditangkapnya sejumlah pengguna dan pengedar karena berkat dukungan seluruh personelnya serta dukungan dari masyarakat NTT yang menolak peredaran gelap narkotika di NTT.
Secara bertahap, ungkap Viktor, pihaknya terus berupaya untuk memerangi narkotika. “Narkotika merupakan musuh terbesar negara ini. Jangan jadikan masa depan kita hancur karena barang-barang haram tersebut,” pungkas Viktor. (mg25/gat/ito)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!