Bunuh Diri Perbuatan Dosa – Timor Express

Timor Express

METRO

Bunuh Diri Perbuatan Dosa

EVAKUASI. Jenasah I Nyoman Bayu Dirga saat dievakuasi dari kali Liliba ole Tim SAR dan anggota Polisi, Selasa (30/1) dini hari

JHON B FOR TIMEX

KETUA Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTT Dr. Ir. I Nyoman W. Mahayasa, M.Si menjelasakan dalam ajaran Hindu perbuatan bunuh diri tidak dibenarkan. “Bunuh diri adalah perbuatan dosa,” ucapnya. Sedangkan dalam umat Hindu, kata Nyoman, manusia dilahirkan untuk dapat menebus dosa yang telah diperbuat, bukan menambah dosa.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT H. Abdul Kadir Makarim angkat bicara tentang kejadian bunuh diri dilihat dari sudut pandang Agama Islam. Kepada Timor Express di kediamannya, Selasa (30/1), Makarim mengatakan, dalam ajaran Islam tindakan bunuh diri merupakan dosa yang sangat besar dan dibenci oleh Allah SWT.

“Allah SWT melarang umat manusia membunuh apalagi bunuh diri karena dosa besar dan akan kekal menjadi penghuni neraka,” tegas Aba Makarim -sapaan Ketua MUI NTT. Dijelaskan, dalam menjalani setiap roda kehidupan di dunia, tentunya ada cobaan dan rintangan yang dilalui. Tetapi, kata Aba Makarim, segala sesuatu cobaan yang dihadapi ada jalan keluarnya. Dan di balik itu semua ada hikmah yang Allah SWT berikan kepada setiap hambanya yang sabar dan senantiasa beribadah ketika ditimpa musibah.

Prinsipnya, jangan cepat putus asah karena rasa putus asa adalah sifat syaitan. Dan syaitan adalah musuh yang nyata bagi manusia. “Marilah kita sama-sama senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ungkapnya. (mg22/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!