Evaluasi PANRB Sangat Fair – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Evaluasi PANRB Sangat Fair

ILUSTRASI DOK. TIMEX

Terkait Rendahnya Pelayanan Dukcapil Kota Kupang 

JAKARTA, TIMEX – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) meminta Dinas Dukcapil Kota Kupang agar tidak berkecil hati terhadap hasil monitoring dan evaluasi pelayanan publik tahun 2017.

Pasalnya, dari 72 kabupaten/kota yang dievaluasi, Dinas Dukcapil Kota Kupang berada di urutan paling akhir dan masuk kategori cukup dengan catatan atau C minus.

Terkait hasil evaluasi tersebut, kementerian yang dipimpin Asman Abnur itu justru dinilai tidak obyektif oleh Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang David Mira Mangi.

Menanggapi penilaian miring tersebut, Humas KemenPANRB Herman Suryatman yang dikonfirmasi Timor Express di kantornya, Rabu (31/1), mengatakan, monitoring dan evaluasi tersebut dilakukan semata-mata dalam rangka pembinaan dan peningkatan mutu pelayanan Dukcapil.

Dengan demikian, hasil evaluasi tersebut harusnya dipakai sebagai acuan untuk melakukan pembenahan dan peningkatan mutu pelayanan ke depan.

Menurut dia, terdapat enam aspek yang dinilai, yakni kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik (SIPP), konsultasi dan pengaduan serta inovasi.

Selanjutnya yang kemudian disilangkan untuk menghasilkan indikator dengan enam prinsip evaluasi yakni keadilan, partisipasi, akuntabilitas, transparansi, berdayaguna dan aksesibilitas. “Jadi evaluasi kami lakukan secara akuntabel menggunakan parameter yang jelas dan hasilnya pun sangat dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Herman.

Ia katakan, dengan hasil evaluasi tersebut, semua kabupaten/kota yang masuk kategori C minus bakal menjadi fokus pembinaan agar nantinya menjadi lebih maksimal.

Ditambahkan, KemenPANRB terus bertugas melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik.

Herman juga mengingatkan agar penyelenggara layanan publik tidak hanya terpaku pada penampilan luar maupun dari kondisi ruangan pelayanan, namun yang tidak kalah penting adalah prosedur yang ringkas, kemudian standar pelayanan yang jelas dan apa yang dapat diberikan kepada masyarakat. “Jika prosedur dan standar sudah jelas, maka aturan yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat yang berbelit dan susah, dapat dipangkas menjadi lebih cepat dan mudah. Jangan lagi persulit masyarakat dengan aturan-aturan yang gak jelas dan berbelit,” katanya.

Lebih lanjut dirinya mengimbau para pimpinan di tiap unit penyelenggara layanan publik dapat terus melakukan inovasi dan tidak cepat berpuas diri.

Selain itu diharapkan kepada kabupaten/kota pada kategori sangat baik (A) untuk dapat menjadi role model bagi unit penyelenggara layanan lainnya, dan menjadi pemicu perbaikan kualitas pelayanan publik ke depan.

Terkait hasil evaluasi ini, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Kupang, Merry Salouw mengatakan hasil evaluasi sebaiknya menjadi landasan bagi Dispendukcapil Kota Kupang untuk memperbaiki diri. Pasalnya, memang selama ini banyak warga mengeluhkan rendahnya mutu pelayanan. Oleh karena itu, menurut Merry, sebaiknya Dispendukcapil berterima kasih kepada KemenPAN RB yang sudah memberikan penilaian dengan indikator-indikator yang jelas. “Poin-poin yang masih minus itu silakan diperbaiki supaya tahun depan nilainya tidak minus lagi,” kata Merry. (joo/fmc/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!