Kadis PU TTU Surati DPRD Minta Dana Taktis – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Kadis PU TTU Surati DPRD Minta Dana Taktis

TERANCAM PUTUS. Ruas jalan Amol-Pantura tepatnya di Desa Bakitolas terlihat saat dilintasi sebuah bus harus hati-hati lantaran ruas jalan itu terlihat sangat licin.

PETRUS USBOKO/TIMEX

Tanggulangi Jalan Bakitolas

KEFAMENANU, TIMEX – Ruas jalan negara tepatnya di Desa Bakitolas Kecamatan Naibenu mengalami longsor parah yang mengakibatkan arus transportasi yang menghubungkan Kefamenanu-Pantai Utara (Pantura) Wini menjadi macet.

Longsornya jalan hotmix itu terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut dua pekan terakhir. Semua badan jalan ambruk dengan kedalaman sekira 2 meter persis di ujung jembatan yang dekat dengan perkampungan.

Kendaraan yang melintasi jalur tersebut harus ekstra berhati-hati. Pasalnya melewati bahu jalan dan saluran yang ditimbun batu. Penumpang kendaraan terpaksa turun dan berjalan kaki. Sebab, takut kendaraan bisa terbalik ke jurang. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, di lokasi jalan longsor terpasang police line dan ranting kayu sebagai tanda agar pelintas waspada.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten TTU, Yani Salem kepada Timor Express, Jumat (9/2) mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan DPRD TTU, namun hingga kini belum ada tanggapan.

“Kami sudah bersurat ke DPRD untuk permintaan dana taktis, namun hingga kini DPRD belum merespon itu,” ungkapnya.

Dikatakan, bukan hanya ruas jalan Amol-Pantura yang rusak akibat longsor, namun ada juga ruas Maubesi- Pantura tepatnya di Desa Fatumtasa, Kecamatan Insana Fafinesu mengalami longsor yang menutupi badan jalan sehingga jalur tersebut lumpuh total.

Dia berharap DPRD bisa menyetujui permintaan dana taktis untuk menanggulangi beberapa ruas jalan yang rusak akibat bencana longsor.

“Kalau DPRD setujui dana taktis itu tinggal kita tunjuk salah satu kontraktor yang dipercayai untuk mengerjakannya,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPRD TTU, Hendrikus Frengkianus Saunoah ketika dikonfirmasi Timor Express terkesan bingung dengan permintaan kepala Dinas Pekerjaan Umum. Menurutnya, dana tersebut tidak ada pos anggaranya di Badan Keuangan.

“Kok minta dana taktis? Minta mereka tanya di Badan Keuangan apa ada dana seperti yang mereka maksud,” ujatnya.

Ruas jalan Amol-Pantura tepatnya di Desa Bakitolas merupakan salah satu akses transportasi dari pusat Kota Kefamenanu menuju pintu masuk RDTL melalui PLBN Wini. Akibat putusnya ruas jalan tersebut, pengguna jalan yang ingin melintasi jalur tersebut harus ektra berhati-hati. Badan jalan alternatif yang disediakan warga sangat licin, karena ditutupi lumpur.

Sudah sekitar dua pekan jalur tersebut terancam putus, namun pemerintah setempat belum ada kepastian untuk kapan memperbaikinya. Apabila pemerintah lambat memperbaiki kerusakan jalan tersebut akan berdampak parah yang mengakibatkan jalur tersebut lumpuh total.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes awalnya telah memerintahkan dinas terkait untuk segera tanggulangi secara darurat ruas jalan Bakitolas yang putus akibat longsor. Bupati menilai kerusakan titik jalan sangat parah, sehingga butuh tindakan secepatnya. (mg26/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!