Warga Keluhkan Pelayanan Telkomsel di Semau – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

Warga Keluhkan Pelayanan Telkomsel di Semau

TERBENGKALAI.Kantor Bank NTT Kecamatan Semau, terletak di kompleks Kecamatan Semau, sudah dipersiapkan beberapa tahun namun dibiarkan hingga saat ini tanpa petugas. (TOWER) Salah satu tower milik Telkomsel yang terletak di Desa Otan Pulau Semau.

CARLENS BISING/TIMEX

Camat: Semacam Penjajahan Teknologi Komunikasi

KUPANG, TIMEX-Meski hanya berjarak kurang dari dua kilometer dari Kota Kupang, masyarakat Pulau Semau Kabupaten Kupang, NTT, belum menikmati pelayanan komunikasi dan internet secara baik. Beberapa warga kepada Timor Express meminta Telkomsel untuk memperbaiki pelayanan di daerah tersebut.

Bahkan Camat Semau, Jhony Ukat menyebut saat ini masyarakt Pulau Semau yang terdiri dari 14 desa itu dijajah dalam hal teknologi komunikasi. “Tower telkomsel sudah berdiri lama, tetapi signalhilang muncul. Apalagi internet, sangat parah,” kata Jhony Ukat kepada Timor Express, Minggu (18/2).

Jhony jelaskan, signal yang hilang muncul di Pulau Semau bisa disebabkan oleh jarak antar tower yang sangat jauh, yakni sekira 10 kilometer. Bahkan alat-alat yang digunakan pun diduga masih sangat sederhana, sehingga signal yang dihasilkan pun sangat buruk.

Dia pun meminta telkomsel untuk menambah alat atau tower dan juga fasilitas 4G karena saat ini masih menggunakan 3G. “Saya sudah minta ke PT.Telkom juga supaya Pulau Semau pakai fiber optik supaya koneksi internetnya bagus. Tidak bisa harap Telkomsel saja. Ini untuk kepentingan pelayanan kantor pemerintahan, sekolah dan fasilitas umum lain di sana,” kata Jhony lagi.

Masih menurut dia, masyarakat Pulau Semau saat ini sangat terbelakang dalam hal informasi karena selain pelayanan listrik dari PLN yang tidak normal, internet pun sulit diakses. Dari 14 desa, hanya Desa Hansisi yang memiliki akses internet normal karena berada di pesisir depan Tenau Kota Kupang. “Kami sudah tidak gaptek, tetapi karena fasilitasnya tidak tersedia. Tinggal penyedia jasa apakah mau membantu atau tidak,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Semau, Herman Niki Nawa. Kepada koran ini, Herman yang sudah lebih dari 20 tahun bertugas di sekolah tersebut meminta penyedia jasa seperti Telkom dan Telkomsel untuk tidak menganaktirikan masyarakat Pulau Semau. Pasalnya, sampai saat ini, sangat sulit mengakses internet dan juga telepon genggam.

“Sekarang kami kesulitan upload data-data Dapodik, karena operator harus tidur di Kupang supaya bisa kirim data. Tahun ini juga sudah uji coba UNBK di tingkat SMA Negeri Semau. Sementara kami di SMP belum,” beber dia.

Sementara Corporate Communications Telkomsel Bali Nusra Teni Ginaya yang dikonfirmasi terpisah mengaku siap berkoordinasi dengan pihak Telkomsel Cabang Kupang untuk menjawab keluhan warga tersebut. “Tim network Telkomsel Kupang sepertinya sudah berusaha semaksimal mungkin,” kata Teni. Namun dia belum memastikan kendala yang dihadapi Telkomsel Cabang Kupang.(cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!