Timor Express

METRO

Setahun Lebih Buron, Diciduk di Bekasi

DALANG BENTROK. Gomes Senlau (tertunduk), dalang bentrok antara dua kubu pemuda di Lasiana, pada 7 Oktober 2016 silam usai diciduk di Bekasi dan digelandang ke Polda Metro Jaya. Tampak ia diapit Kanit Pidum, Ipda Yance Kadiaman (lima dari kiri) bersama anggota Buser dan penyidik Pidum Satreskrim Polres Kupang Kota.

IST

Gomes Senlau Tersangka Bacok Heri Wuran

KUPANG, TIMEX- Berakhir sudah pelarian Gomes Senlau. Pelaku bacok yang menewaskan Xeverianus Lawan Groda alias Heri Wuran dan membuat sekarat Adrianus Kia Beda ini buron selama setahun lebih. Dia akhirnya dicokok tim Buru Sergap (Buser) Polres Kupang Kota dibawah pimpinan Kasat Reskrim, AKP Pinten Satrianing Budi dan Kanit Pidum, Ipda Yance Kadiaman bekerjasama dengan tim Jatanras Polda Metro Jaya, Kamis (22/2) sekira pukul 17.30 Wita di salah satu lahan kosong di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Selanjutnya, otak tawuran antara dua kubu pemuda ini langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya dan diinterogasi. Saat ini, Gomes Senlau sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diancam Pasal 170 KUHP tentang pengrusakan terhadap barang dan orang serta Pasal 351 ayat (2) dan (3) tentang penganiayaan berat yang menyebabkan orang meninggal dunia dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. Tersangka Gomes masih ditahan dengan jenis tahanan titipan di sel tahanan Polda Metro Jaya. Sesuai rencana, tersangka akan dibawa kembali ke Kota Kupang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pekan depan.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho melalui Kanit Pidum, Ipda Yance Kadiaman yang dikofirmasi Timor Express, Jumat (23/2) melalui sambungan telepon genggamnya membenarkan adanya penangkapan pelaku bacok dan pengrusakan, Gomes Senlau pada Kamis (22/2) di Kota Bekasi. “Penangkapan yang kita lakukan untuk Gomes Senlau, kita libatkan Tim Jatanras Polda Metro Jaya. Kita tahu kalau dia ada di Bekasi karena kita dapat informasi dari informan kita. Setelah dapat informasi itu kita kemudian lakukan pengembangan serta penyelidikan jarak jauh. Setelah kita pastikan bahwa dia adalah Gomes Senlau maka kita langsung berangkat ke Jakarta,” tegas Yance.

Menurut Yance, tersangka Gomes Senlau sudah buron sejak 7 Oktober 2016 silam usai membacok korban Xeverianus Lawan Groda alias Heri Wuran hingga tewas. Selain itu, tersangka juga membacok Adrianus Kia Beda hingga sekarat termasuk merusak kos-kosan Putri milik Demos Rame Hau serta sejumlah sepeda motor di wilayah RT 13/RW 03, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. “Selama menjadi buronan kita, dia bekerja sebagai penjaga lahan kosong dan bergabung bersama salah satu kubu pemuda di Jakarta. Setelah kita amankan, dia langsung diinterogasi. Kita akan segera bawa dia kembali ke Kota Kupang minggu depan,” tegas Kanit Pidum Satreskrim Polres Kupang Kota ini.

Seperti yang sudah diberitakan, Gomes Senlau diduga merupakan dalang dibalik bentroknya dua kubu pemuda di kos-kosan Putri milik Demos Rame Hau di wilayah RT 13/RW 03, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada 7 Oktober 2016 silam. Akibat bentrokan itu, Xeverianus Lawan Groda alias Heri Wuran meninggal dunia dan Adrianus Kia Beda sekarat. Selain itu kos-kosan milik Demos Rame Hau juga rusak berat termasuk sejumlah sepeda motor dibakar dan dilempar batu saat bentrokan terjadi. Usai kejadian itu, tersangka Gomes Senlau kemudian melarikan diri ke Atambua lalu menyeberang ke Alor hingga diciduk di Bekasi, Kamis (22/2). (gat)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!