Mendagri Nonaktifkan Marianus Sae – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Mendagri Nonaktifkan Marianus Sae

Paulus Suliwoa Pelaksana Tugas Bupati Ngada

JAKARTA, TIMEX-Terjaringnya Bupati Ngada, Marianus Sae dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berimbas pada jabatan yang sedang diembannya. Akibat kasus OTT itu, status Marianus saat ini adalah Bupati Ngada nonaktif.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan status tersebut saat diwawancarai Timor Express via ponsel, kemarin (26/2).

Tjahjo Kumolo

Tjahjo Kumolo

Terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Ngada dua periode itu sebagai tersangka, Tjahjo mengaku pihaknya telah memberhentikan sementara yang bersangkutan dari jabatannya.
Mendagri pun telah menunjuk Wakil Bupati Ngada Paulus Suliwoa sebagai pelaksana tugas (Plt) bupati. “Pengangkatan Plt. Bupati Ngada sudah kita lakukan,” kata Tjahjo.
Menurutnya, Marianus diberhentikan sementara dari jabatan Bupati Ngada sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (Inkrah).

“Jadi pemberhentian sementara karena yang bersangkutan sudah ditahan. Kalau OTT kebanyakan kan ditahan. Walaupun asas praduga tak bersalah, namun kepala daerah yang bersangkutan tidak mampu melaksanakan tugas sehari-sehari,” jelas orang nomor satu di Kemendagri itu.
Masih menurut Tjahjo, mengenai masalah hukum secara aturan pihaknya sudah mempersiapkan dengan baik.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memilih kepala daerah yang amanah dan tidak korupsi.
Dijelaskan, pemberhentian sementara terhadap kepala daerah yang ditahan sudah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Terdakwa kepala daerah kalau ditahan maka akan diberhentikan sementara sampai ada putusan yang berkekuatan hukum tetap. Ini prinsipnya, dan yang menggantikan pejabat adalah wakil kepala daerah. Ini agar roda pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan,” terang Mendagri.

Sebagaimana diberitakan sebelum, Bupati Ngada Marianus Sae ditangkap tim KPK terkait kasus dugaan suap pada Minggu (11/2) lalu.
Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan KPK sehari kemudian, usai menjalani pemeriksaan secara intensif.
Marianus ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik KPK bersama Direktur PT Sinar 99 Permai Wilhelmus Iwan Ulumbu (WIU).

WIU sebagai pihak yang diduga pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Sementara sebagai pihak yang diduga penerima, Marianus disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal II UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. (joo/fmc/aln)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!