Aset KSP Adonia Naik 99 Persen – Timor Express

Timor Express

EKONOMI BISNIS

Aset KSP Adonia Naik 99 Persen

ANGGOTA BARU.Ketua Dekopin Wilayah NTT, Domi Ancis didampingi Ketua KSP Adonia, Erasmus Ndaumanu mendaftar menjadi anggota koperasi tersebut saat pembukaan RAT tahun buku 2017 di kantor koperasi tersebut, di Kayu Putih Kota Kupang, Sabtu (10/3).

CARLESNS BISING/TIMEX

Ditantang Jangkau NTB dan Bali

KUPANG, TIMEX-Di tengah pesatnya persaingan antar koperasi di Provinsi NTT, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Adonia Kupang terus tumbuh signifikan. Bahkan pertumbuhan aset KSP Adonia di tahun 2017 dibanding tahun buku 2016, naik mencapai 99 persen.

Menariknya, koperasi yang beralamat di Jln Perintis Kemerdekaan I Kayu Putih Kota Kupang itu baru berusia tiga tahun. Hal ini menurut Kepala Bidang Pengawasan dan Pemeriksaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Achmad Abas sebagai sebuah prestasi yang patut dibanggakan oleh anggota dan pengurus.

“Aset per Desember 2017, Rp 3,9 miliar, tahun 2016 Rp 1,9, atau naik sebesar 99 persen. Ini karena partisipasi dari anggota. Tidak hanya aset yang naik, jumlah anggota dan simpanan juga terus naik,” papar Achmad Abas saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) III koperasi tersebut tahun buku 2017, Sabtu (10/3).

Acara yang berlangsung di halaman kantor koperasi tersebut dihadiri Ketua Dekopin Wilayah NTT, Domi Ancis, Ketua KSP Adonia, Erasmus Ndaumanu dan Sekretaris, Ira Patola. Hadir pula Manager KSP Adonia, Lambertus Kaha dan sekira 300 anggota dari sejumlah daerah. Saat ini koperasi tersebut sudah menjangkau Rote, Pulau Semau, Kabupaten TTS dan Kabupaten Kupang serta Kota Kupang.

KSP Adonia juga mencatat kenaikan sisa hasil usaha (SHU) sebesar 22 persen, angka kredit lalai atau kredit bermasalah pun terus menurun. Demikian pula simpanan pokok dan simpanan wajib ikut naik.

Dengan capaian yang ditunjukkan KSP Adonia, Achmad Abas yakin, koperasi tersebut terus tumbuh ke arah yang lebih baik. Dia sebutkan, saat ini, terdapat 4.137 unit koperasi di seluruh NTT. Dan, 3.319 unit adalah koperasi simpan pinjam, koperasi kredit dan koperasi kredit syariah atau sekira 80 persen. Dari 4.137 unit koperasi tersebut, 338 unit di antaranya adalah koperasi primer provinsi.

“Dari 4.137 itu, 196 unit tidak aktif, berarti siap untuk dibubarkan.
Kemarin sudah bubarkan 26 unit. Sisa 100 lebih yang belum dibubarkan,” beber dia yang menambahkan, KSP Adonia dinilai cukup sehat dilihat dari evaluasi dinas koperasi berdasarkan tujuh aspek perkoperasian.

Ketua Dekopin Wilayah NTT, Domi Ancis mengatakan, capaian KSP Adonia akan terus meningkat jika pengurus dan anggota bekerja keras di tahun ini dan tahun berikutnya. Dengan anggota yang hampir mencapai 2.000 di usia yang baru tiga tahun, dia meminta anggota dan pengurus untuk terus bersemangat. Misalnya semangat untuk mendirikan, semangat untuk menggunakan produk-produk koperasi tersebut, semangat untuk membangun dan membesarkan, semangat untuk menjaga kelangsungan hidup dan semangat untuk tidak saling curiga dan saling bertikai.

“Coba setiap anggota bawa satu anggota baru, maka tahun ini bisa jadi 3.600 anggota. Dan, jangan sampai simpan di sini tapi pinjam di tempat lain. Ingat, anggota koperasi itu tidak egois, karena ada semangat kebersamaan di koperasi,” papar Domi Ancis yang langsung mendaftarkan diri sebagai anggota di koperasi tersebut.

Dia pun menantang managemen koperasi tersebut untuk menjangkau seluruh kabupaten di NTT. Bahkan lima tahun ke depan, dia berharap koperasi tersebut sudah bisa menjangkau Provinsi NTB dan Bali agar bisa menjadi koperasi primer nasional.

Sementaraketua KSP Adonia, Erasmus Ndaumanu pada kesempatan itu mengatakan, salah satu komitmen untuk terus mengembangkan koperasi tersebut adalah dengan mengangkat Lambertus Kaha sebagai Manager baru koperasi tersebut.

Dia kisahkan, koperasi tersebut berawal dengan hanya 200 anggota pada tahun 2015. Bahkan dia menargetkan penambahan 1.500 anggota di tahun 2018 ini. Dia pun menjamin, menjadi anggota KSP Adonia sangat tepat karena lembaga tersebut sudah teruji.

“Kita ditantang untuk meningkatkan kinerja, kapasitas dan kemampuan untuk merebut daerah-daerah yang belum terjangkau. Karena tujuan kita untuk kesejahteraan bersama. Kami yakin bukan hanya di Timor dan Rote, tapi ke Adonara dan Flores,” tutup dia.(cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!