Dua Bocah Tewas Tenggelam di Lubang Galian C – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Lubang Galian C

POLICE LINE. Aparat Polres Sikka memasang police line di lokasi tewasnya dua bocah.

KAREL PANDU/TIMEX

 

MAUMERE, TIMEX – Lubang galian C  menelan dua korban jiwa, Calista Rosalia Samantha Carla, 4, siswi SDK Bhaktyarsa dan Kristogonus Nickdelgardo alias Nick, 3. Kedua bocah ini  tenggelam dalam lubang galian C di kali  Watu Bepin Kelurahan Madawat  Kecamatan Alok saat sedang mandi.

Dua korban pergi ke kali Watu Bepin bersama Virmina Marsiana, 34, ibu kandung Kristogonus untuk mencuci pakaian.

Salah seorang warga Kelurahan  Madawat Antonius, 45, yang menyaksikan kedua korban dikeluarkan dari lubang maut tersebut, Senin (12/3) menjelaskan, Minggu (11/3) sekira pukul 15.00, Carla, Kristogonus  dan Virmina Marsina pergi mencuci pakaian di kali Watu Bepin yang terletak di Wairklau Kelurahan Madawat Kecamatan Alok.

Saat mencuci kata Antonius, Virmina tidak memperhatikan dua bocah itu pergi menuju kubangan galian C yang tergenang air.

“Ibu kandung Nick pada saat sedang mencuci pakaian tidak memperhatikan dua anak tersebut menuju ke lubang galian C yang tergenang air. Sekitar 30 menit kemudian, Virmina diteriaki  Keysya Yunior, 10 yang juga ikut  bersama kedua temannya bahwa Carla dan Nick tenggelam,” jelas Anton.

Anton menambahkan, melihat kondisi dua korban yang terapung, Virmina diteriaki Keysya bahwa Carla dan Nick tenggelam. Dengan histeris Virmina berjuang menyelamatkan kedua bocah yang tenggelam, namun tidak  berhasil lantaran kubangan terlalu besar dan dalam.

Virmina kemudian memanggil Stanis, 50 yang tak jauh dari lokasi tersebut untuk memberikan bantuan menyelamatkan dua bocah itu. Saat dikeluarkan dari kubangan oleh Stanis,  dua bocah sudah tidak bernyawa.

“Sudah ada upaya penyelamatan baik oleh Virmina maupun oleh Stanis, namun tidak dapat tertolong karena dua korban sudah banyak menelan air,” tandas Anton.

Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang melalui Kasat Reskrim, Iptu Bobby Mooynafi saat dikonfirmasi Timor Express,  membenarkan adanya dua bocah yang tenggelam dalam lubang galian C di kali Watu Bepin Kelurahan Madawat Kecamatan Alok.

Salah satu korban Carla, kata Bobby  adalah anak seorang anggota polisi. “Dua anak tenggelam dalam lubang galian C yang tergenang air. Salah satunya anak semata wayang seorang anggota polisi bernama Carla. Airnya cukup dalam sehingga bocah tidak dapat menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Bobby mengaku, polisi sudah mengambil beberapa keterangan dari  tiga saksi yang mengetahui peristiwa meninggalnya dua bocah yang tenggelam dalam lubang galian C.  Ketiga saksi tersebut diantaranya, Virmina  Marsiana, Stanis dan Keysya  Junior. Ketiganya  beralamat di Wairklau Kelurahan Madawat  Kecamatan Alok.

“Kami sudah meminta keterangan dari tiga orang saksi atas peristiwa tenggelamnya dua bocah tersebut. Ketiga saksi beralamat di Wairklau Kelurahan Madawat Kecamatan Alok,” ujarnya.

Lokasi tempat tenggelamnya dua bocah kata Bobby, telah diberi police line oleh tim Identifikasi Polres Sikka.  Police line dilakukan agar lokasi tersebut tidak boleh ada aktivitas penggalian material, karena masih dalam proses penyelidikan penyidik  Polres Sikka.

Saat pemasangan police line kata Bobby, tim Identifikasi yang dipimpin Kanit Identifikasi, David Jeradu mengalami kesulitan karena ada tepi kali yang curam. Jika kurang hati-hati, bisa berakibat jatuh ke kali. Ditempat tenggelamnya Carla dan temannya itu David sempat mengukur kedalaman air, yang mendekati 2 meter.

“Lokasi tenggelam dua bocah itu sudah di police line. Ini dimaksud agar tidak ada aktivitas dilokasi tersebut, karena masih dalam proses penyelidikan penyidik,” ungkap Bobby. (kr5/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!