KPK Periksa Puluhan Saksi di Ngada – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

KPK Periksa Puluhan Saksi di Ngada

Febri Diansyah

NET

Belum Ada Potensi Tersangka Baru Kasus MS

JAKARTA, TIMEX-Selain intensif memeriksa tersangka Marianus Sae (MS) dan Wilhelmus Iwan Ulumbu (WIU), tim penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi di Kabupaten Ngada.

“Pemeriksaan saksi dilakukan tim penyidik KPK di daerah (Ngada, Red) dalam seminggu terakhir. Tim penyidik baru saja kembali,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjawab Timor Express di kantornya, Senin (12/3).

Mantan aktivis ICW itu mengaku belum bisa memastikan jumlah saksi yang diperiksa tim penyidik KPK menggunakan ruang pemeriksaan di Mapolres Ngada itu.
Febri mengatakan, terhadap tersangka Marianus dan Wilhelmus telah dilakukan penahanan selama 20 hari pertama dan perpanjangan masa penahanan 40 hari.
Tim penyidik, lanjut Febri, juga intensif memeriksa Wilhelmus alias Baba Miming sang Direktur PT Sinar 99 Permai, guna mendalami proyek-proyek di Pemkab Ngada yang dikerjakannya.

“Dalam pemeriksaan terhadap Baba Miming kita dalami proyek-proyek apa aja yang dia pegang, juga informasi-informasi yang perlu diklarifikasi terkait pembagian proyek di Ngada. Termasuk sejauh mana peran bupati (MS) untuk melakukan floating terhadap pekerjaan-pekerjaan itu,” terang dia.

Ia mengatakan, dalam melakukan penyidikan perkara tersebut, tim penyidik KPK juga dibatasi waktu penahanan terhadap tersangka.
“Untuk pemberi (Wilhelmus, Red) batas waktu penahanannya maksimal 60 hari sudah harus kita limpahkan, sekarang sudah jalan cukup lama. Nanti kita akan ikuti batas waktu. Kalau penerima (Marianus, Red) batas waktu penahanannya maksimal 120 hari. Jadi sebelum waktu itu kita akan limpahkan ke tahap penuntutan,” sebut Febri.

Ditanya terkait potensi tersangka baru dari pokok perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terkait proyek-proyek di Pemkab Ngada tersebut, Febri mengatakan tim penyidik masih fokus mendalami penyidikan perkara kedua tersangka.

“Masih fokus pada tersangka yang sudah kita tetapkan. Nanti kita lihat lagi fakta-fakta berikutnya,” imbuhnya.
Wilhelmus sebagai pihak yang diduga pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Sementara sebagai pihak yang diduga penerima, MS yang adalah Bupati Ngada dua periode itu disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal II UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. (joo/fmc/ito)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!