Prioritaskan Potensi Daerah di Musrenbang – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Prioritaskan Potensi Daerah di Musrenbang

MUSYAWARAH.Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man (kedua dari kiri) saat membuka musrenbang tingkat kecamatan Alak di Kantor Kecamatan Alak (12/3)

FENTY ANIN/TIMEX

ALAK, TIMEX – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus memprioritaskan pembahasan terkait potensi daerah. Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Kristian Baitanu.  Ia mengatakan Musrenbang adalah sarana untuk menyampaikan aspirasi tentang kebutuhan masyarakat.

“Yang terjadi sekarang adalah setiap tahun usulan yang sama. Dan belum bisa direalisasi. Memang benar semua usulan tidak bisa direalisasi karena keterbatasan anggaran. Untuk itu, bagaimana melihat dari potensi daerah, dan membuat inovasi. Contohnya di Alak ini, bisa dibangun pasar,” kata Kristian saat pembukaan Musrenbang Kecamatan Alak,  Senin (12/3).

Musyawarah harus menghasilkan ide-ide yang menjadi kebutuhan masyarakat Kota Kupang. Seperti air bersih, infrastruktur jalan,  lampu jalan, dan drainase.

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man mengatakan Musrenbang merupakan suatu langkah untuk menyusun hal-hal yang akan dibangun dan atau menyusun rencana pembangunan ke depan.

“Apakah usulan-usulan yang diusulkan dapat ditindaklanjuti atau tidak. Semuanya dibagi dalam skala prioritas dan non prioritas, baik fisik maupun non fisik,” katanya saat membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Alak, Senin (12/3) di Kantor Camat Alak.

Berdasarkan data, kata Herman,  ada 699 usulan dari 12 kelurahan di Kecamatan Alak. Dari sekian banyak usulan, minimal empat kegiatan penting yang mencakup 699 usulan tersebut. “Yang pertama aspek pemukiman. Di Kecamatan Alak mendapat rangking satu padat penduduk. Usulan yang diusulkan harus bisa menjawab apakah memenuhi syarat layak huni atau tidak. Baik itu, perumahan, jalan,  air bersih, ruang terbuka hijau,  drainase, persampahan dan syarat lainnya,” terangnya.

Membangun Kota Kupang bukan berdasarkan masa jabatan pemimpin. Tetapi membangun Kota Kupang adalah pembangunan jangka panjang. Menuju kota layak huni. Yang kedua, kata Herman,  ekonomi. Pertumbuhan ekonomi sangat penting karena APBD sangat bergantung pada pertumbuhan ekonomi di pusat. Di kota dan kabupaten 90 persen pembangunan menggunakan APBN.

Selain itu, yang ketiga, tuntutan masyarakat.  Musrenbang merupakan salah satu wadah pemerintah mendengar secara langsung usulan dan kebutuhan masyarakat. Keempat adalah teknologi. “Empat faktor ini menentukan semua aspek pembangunan dan lainnya dalam musrenbang. Tentu didukung dengan kesanggupan pemerintah,” katanya. (mg25/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!