Lima BUMN Karya Kena Sanksi – Timor Express

Timor Express

EKONOMI BISNIS

Lima BUMN Karya Kena Sanksi

JAKARTA-Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) membongkar bobrok tender proyek di Indonesia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI beberapa waktu lalu. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PR) langsung merespon hal itu. “Sebagai pembina konstruksi kita mengimbau seluruh penyelenggara pembangunan infrastruktur untuk selalu patuh terhadap ketentuan yakni, Perpres tentang Pengadaan barang dan jasa. Karena itu patokan kita ya kan. Kita juga harus dalam implementasinya merujuk itu. Pesannya, kita harus lebih hati-hati,” ujar Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PU-PR Endra S. Atmawidjaja saat ditemui INDOPOS di kantornya, Jakarta, Selasa (13/3).

Terkait temuan KPPU tentang adanya tender kongkalingkong, Endra mengaku tidak tahu dasarnya seperti apa. “Artinya tapi buat kita sih baik. Kan kita harus selalu patuh peraturan pengadaan barang dan jasa. Saya kira itu bagus kita diingatkan seperti itu. Tapi kan tentang infrastruktur itu sendiri ada banyak. Jadi konotasinya itu tidak hanya ke PU lho. Yang namanya infrastruktur itu kan ada perhubungan (Kementerian Perhubungan, Red). Ada ESDM (Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Red), infrastruktur energi. Bahkan BUMN itu sendiri punya investasi proyek,” ujar Endra.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah daerah (pemda) juga menyelenggarakan pembangunan infrastruktur, serta mengadakan pengadaan barang dan jasa. “Kan gitu. Jadi ini memang buat kita sebagai reminder (peringatan, Red). Kita harus selalu patuh pada aturan,” jelasnya.

Lebih lanjut Endra mengatakan, saat ini memasukan dokumen untuk ikut lelang sudah online. “Jadi kalau ada pengaturan-pengaturan itu tidak mudah kalaupun bisa,” tandasnya.

Endra menambahkan, terkait tender kongkalingkong dari KPPU pihaknya belum dapat datanya. Karena itu menyebut presentase. “Surveinya seperti apa? Kita belum dapat pastinya yang mana. Ini yang dimaksudkan yang mana. Karena itu, tadi yang melaksanakan pembangunan infrastruktur bukan hanya Kementerian PUPR. Tapi pemda, BUMN juga. Bahkan ada bandara yang dimiliki daerah seperti Bandara Kertajati. Kita perlu tahu yang disampling yang mana? Saya belum baca dokumen resminya,” pungkasnya.

Sementara itu, lima BUMN karya bakal dijatuhi sanksi terkait serentetan kecelakaan konstruksi yang terjadi belakngan ini. Yakni Waskita Karya, Hutama Karya, Wijaya Karya, Adhi Karya, dan Virama Karya. Waskita Karya menjadi BUMN yang terberat menerima sanksi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Waskita Karya telah mengalami paling banyak kecelakaan konstruksi dalam beberapa bulan terakhir. ”Waskita kan sudah tujuh. HK (Hutama Karya) ada yang meninggal. Wijaya, Adhi, dan Virama kecelakaan. Masing-masing punya bobot sendiri,” katanya Selasa (13/3).

Waskita, lanjut Basuki, direkomendasikan untuk mendapat sanksi berupa evaluasi terhadap manajemen dan pengurus. ”Manajemen itu sistemnya. Pengurus itu direksinya,” ucap Basuki. Perombakan direksi juga sangat mungkin terjadi. Teruatma untuk direksi yang langsung menangani operasional di lapangan.

Namun, Basuki mengatakan hal tersebut bukan menjadi kewenangannya. Melainkan kewenangan Kementerian BUMN. Sedangkan untuk perusahaan pelat merah lainnya, sanksi yang diberikan tidak sampai merombak manajemen dan pengurus. ”Mengganti di lapangan saja. Tapi tentu ini bergantung Menteri BUMN,” ucap Basuki.

Selain sanksi administratif, BUMN-BUMN karya itu juga tetap dijatuhi sanksi pidana jika hasil investigasi polisi menyatakan mereka bersalah. Saat ini, kepolisian sudah menetapkan beberapa tersangka untuk kasus-kasus kecelakaan konstruksi.

Untuk kecelakaan konstruksi double-double track (DDT) kereta api di Jatinegara, polisi telah menetapkan seorang tersangka. Yaitu Ahmad Nasiki yang merupakan operator launcher gantry. Sedangkan untuk proyek tol Becakayu, kepolisian telah menetapkan dua tersangka. Yakni Alfi Alkansyah yang merupakan kepala lapangan Waskita Karya dan Arief Setianto yang merupakan kepala pengawas Virama Karya.(dai/and/jpg/cel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!