Bawaslu Buka Posko, Pemda Pelayanan Mobile – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Bawaslu Buka Posko, Pemda Pelayanan Mobile

Atasi Kisruh Data Pemilih Pilgub NTT

KUPANG, TIMEX–KPU Provinsi NTT merilis data 494.656 warga pemilih belum merekam e-KTP. Mereka pun terancam tidak ikut memilih pada 27 Juni nanti. Ini menjadi pembahasan serius dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Provinsi NTT antara DPRD, Pemprov NTT, KPU Provinsi NTT, Bawaslu NTT dan beberapa instansi terkait, Senin (19/3).

Selain masih banyaknya warga yang belum lakukan perekaman e-KTP, juga data pemilih yang masih simpang siur. Terkait hal ini, Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Thomas Djawa menjelaskan Bawaslu NTT siap membuka posko di kabupaten, kecamatan hingga desa. Hal ini bertujuan untuk menampung berbagai pengaduan dari masyarakat yang mungkin namanya belum tercantum sebagai daftar pemilih. “Ini kiat-kiat yang kita lakukan untuk meminimalisir permasalahan dan pemilih terekap e-KTP wajib didata sebagai pemilih,” jelas Thomas.

Ia juga menyayangkan hingga kini Bawaslu bersama para pasangan calon belum mendapatkan secara utuh data by name by address pasca penetapan daftar pemilih sementara (DPS) oleh KPU NTT. “Pengawasan kami sebelum penetapan DPS, terkait validasi data. Karena pada saat proses rekapan di kabupaten/kota kita hanya diberi angka-angka saja sehingga sulit dicermati,” kata Thomas.

Sementara itu, Sekretaris Daerah NTT Benediktus Polo Maing mengatakan Pemprov NTT telah melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait masih banyaknya warga yang belum lakukan perekaman e-KTP. Langkah-langkah yang sedang dilakukan untuk percepatan perekaman e-KTP adalah perluasan jangkauan pelayanan. Dilakukan melalui pelayanan secara mobile ke kecamatan dan desa. Bahkan ada kerja sama dengan sekolah. Dengan demikian pemilih pemula bisa terekap. Tak hanya itu, pemda juga lakukan pelayanan di hari libur. “Dan ada kreasi-kreasi lain untuk mmperluas jangkauan pelayanan. Prinsipnya percepatan pelayanan,” ujar Polo Maing.

Ia menambahkan, untuk percepatan pelayanan maka peralatan perekaman harus diperbaiki. Selain itu, Pemprov meminta pemda kabupaten/kota untuk lakukan kreasi dalam rangka mempercepat pelayanan perekaman e-KTP. Selanjutnya, sebut Polo Maing, setiap penerbitan KTP diinput ke dalam sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) dan secara nasional bisa dipantau.

Menurutnya, per 16 Maret, terdapat 2,9 juta warga yang sudah mempunyai KTP elektronik. “Kalau disandingkan dengan DPS hasil coklit KPU 3,059 juta maka ada selisih 100 ribu lebih. Jadi nanti ada koordinasi supaya bisa disampaikan kepada Dukcapil untuk mencermati,” kata Polo Maing.

Juru bicara KPU Provinsi NTT, Yosafat Koli mengatakan DPS telah ditetapkan oleh KPU. Pada 24 Maret nanti data DPS by name by address akan diserahkan kepada Bawaslu dan para pasangan calon agar sama-sama mencermatinya. Kemudian tanggal 3-7 April dilakukan perbaikan untuk DPS persiapan menuju DPT. “Kita semua harus bergerak dan mengecek apakah nama-nama kita semua sudah ada belum. Supaya diperbaiki di DPT nanti,” katanya.

Selain itu, 494.656 pemilih yang belum rekam e-KTP harus cepat diperbaiki. Dokumen ini akan dikembalikan KPU kepada Dispenduk untuk lakukan pengecekan apakah sudah valid atau belum. Pasalnya, jika tidak ditangani secara baik potensi untuk tidak menjadi pemilih tinggi. “Dispendukcapil perlu ekstra keras lakukan perekaman sehingga 494 ribu pemilih tadi bisa masuk sebagai pemilih tetap,” kata Yosafat.

Sementara itu, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno menjelaskan pemerintah daerah perlu mencermati data-data ini sehingga lakukan upaya-upaya meminimalisir kesalahan. Ia mengakui masih ada perbedaan data pemilih. Hal ini tentu menjadi persoalan di kemudian hari. Oleh karena itu, persoalan ini perlu clear sebelum penetapan DPT. “Yang belum merekam e-KTP perlu segera lakukan perekaman. Nantinya disinkronkan dengan DPS yang ada. Jangan ada lagi perbedaan data saat DPT sudah ditetapkan,” kata Anwar. (sam/ito)

 

                     DATA PEMILIH

DPT Pemilu terakhir                    : 3.203.525
DP4                                                  : 3.772.772
Pemilih pemula                             : 369.535
Hasil sinkronisasi DPT+DP4     : 3.448.714
DPS                                                  : 3.059.704
Belum rekam e-KTP                     : 494.656
Perekaman e-KTP (16 Maret)    : 2.958.552



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!