ASN  Harus Disiplin Dalam Bekerja – Timor Express

Timor Express

SUROSA

ASN  Harus Disiplin Dalam Bekerja

TAMBOLAKA, TIMEX  – Disiplin belum menjadi perhatian serius ASN dan PPPK di Kabupaten Sumba Barat Daya. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya ASN dan PPPK yang tidak mengikuti apel, baik itu apel kesadaran maupun apel setiap hari Senin.

Kenyataan ini mengakibatkan lemahnya kinerja Pemeritahan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Kondisi ini diperparah oleh masa transisi di mana tahun ini merupakan tahun politik. Karena itu, Pemerintah Kabupaten SBD memberlakukan absen untuk apel hari Senin dan memperketat absen kerja pegawai pemerintahan.

Plt Bupati SBD, Ndara Tanggu Kaha dalam berbagai kesempatan tidak henti-hentinya mengimbau dan menekankan kepada semua ASN maupun PPPK untuk memperhatikan disiplin kerja maupun disiplin apel. Sebab, disiplin sangat menentukan tingkat kinerja pemerintahan.

Ia menekankan, ASN seharusnya tidak terpengaruh oleh situasi politik. Sebab, ASN adalah jabatan karir, bukan jabatan politis.

Kondisi ini diakui Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten SBD, Alexander Saba Kodi yang ditemui, Senin (19/3) lalu. Ia mengatakan, disiplin seharusnya menjadi salah satu hal penting yang harus dilaksanakan semua ASN mengingat disiplin menjadi gerbang utama pelaksanaan kegiatan dan program dinas menjadi lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Untuk disiplin paling sederhana tampak dari kehadiran teman-teman di kantor tepat waktu. Inilah yang masih menjadi kelemahan kita selama ini termasuk kami di dinas. Apalagi jika kita berbicara di tataran kehadiran ASN dalam apel yang selalu digelar, baik di tingkat dinas maupun pemkab secara umum,” katanya.

Dikatakan, pihaknya meminta ASN untuk bisa lebih tepat waktu saat masuk kantor dan pulang kantor, termasuk menggenjot ASN untuk mengikuti apel yang digelar tiap hari Senin. Sebab menurutnya, hal itu yang merupakan tolak ukur dalam melihat keseriusan ASN dalam bekerja.

“Apel itu satu tolok ukur untuk menilai ASN serius ataukah tidak. Selain itu apel bagi saya adalah sarana untuk kita ASN saling mengingatkan dan menguatkan selain berbagi informasi apa yang harus kita buat di satu minggu ini demi kemajuan masyarakat desa. Jika ini saja tidak disiplin bagaimana dengan kerja kita sehari-hari. Sudah saya tegur dan tadi juga masih panggil yang masih melanggar dengan menanyakan keseriusan mereka masih mau bekerja di instansi ini ataukah tidak. Kalau tidak mau lagi, ya bisa ajukan diri pindah instansi. Saya mau supaya kita semua bisa bekerja dengan kedisiplinan sebagai kuncinya. Kasihan masyarakat. Kita digaji pemerintah untuk layani masyarakat tapi kalau itikad kita tidak disiplin seperti ini, maka sangat tidak bagus ke depannya,” katanya.

Ia mengaku, kondisi ini tidak lepas dari situasi politik. “Saya lihat hal ini tidak lepas dari suasana politik yang kini sedang berlangsung. Tetapi saya pikir itu tidak usahlah jadi penghalang kita. Siapapun jadi bupati adalah bupati kita semua yang diutus Tuhan buat kita semua. Disiplin harus terus digalakkan. Tidak boleh tidak,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan Kadis PU dan Tata Ruang SBD, Samuel Boro. Menurut Samuel, kedisiplinan memang masih menjadi momok tersendiri bagi kalangan ASN termasuk di dinasnya. Segala upaya sebutnya, sudah dilakukan, namun hal itu belum terasa efeknya karena kesadaran ASN untuk melihat disiplin ini penting seolah hilang begitu saja. Jarak tempuh disinyalir menjadi alasan keterlambatan ASN di lingkungan kantornya.

“Tapi perlu diingat bahwa sebagai ASN kita adalah abdi negara. Jauh sebelumnya kita sudah mengambil sumpah untuk taat pada aturan. Sehingga hemat saya ini yang harus kita tingkatkan lagi ke depannya. Iya memang dulu diawal itu banyak yang rajin dan tidak pernah terlihat terlambat. Tapi jika tidak diingatkan lagi, maka minggu berikutnya kedisiplinan itu kembali seperti semula. Ini yang akan jadi perhatian kami ke depannya,” katanya.

Dirinya sepakat jika kedisiplinan itu harus terus digalakkan bukan hanya sekadar slogan semata dengan memulainya dari diri sendiri dan instansi yang ada di lingkungan masing-masing. (mg28/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!