Janjikan Anggaran Dukung UNBK 2019 – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Janjikan Anggaran Dukung UNBK 2019

PANTAU UN.Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dan rombongan saat memantau UNBK di SMAN 8 Kota Kupang, Rabu (11/4).

CARLENS BISING/TIMEX

Ketua DPRD NTT Pantau UN di Kota Kupang

KUPANG, TIMEX-Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dinilai lebih efektif dan lebih mudah. Sayang, belum semua sekolah memiliki fasilitas memadai untuk menggelar UNBK, dan terpaksa masih menggunakan sistem pensil dan kertas.

Selain kekurangan komputer, beberapa kendala yang dihadapi sekolah penyelenggara UNBK adalah gangguan jaringan internet dan bahkan pemadaman listrik. Hal ini yang menjadi catatan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno saat memantau UNBK di SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 8 Kota Kupang, Rabu (11/4).

“Apa yang kita lihat ini, akan kami bicarakan dengan pemerintah. Di SMAN 3 Kota Kupang, peserta 719, sementara komputer baru 80 lebih. Sementara sisanya ditanggung oleh siswa dan orang tua. Ke depan, DPRD akan mendorong pemerintah untuk mengadakan komputer sehingga siswa bisa lebih terlayani dengan baik,” kata Anwar yang didampingi Wakil ketua Komisi V DPRD NTT, Muhammad Ansor dan Alex Ena, Kabid Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Adelino Soares dan Kepala Seksi Kurikulum SMA Dinas Pendidikan NTT, Hans Benggu

Menurut Anwar, kondisi di kota pasti berbeda dengan sekolah-sekolah di pedalaman. Tidak hanya komputer, banyak sekolah yang belum memiliki jaringan internet bahkan listrik. “Saya akan minta komisi V untuk rapat dengan pemerintah dan segera adakan. Mungkin kalau tidak bisa sekaligus, bisa bertahap,” janji Anwar.

Politikus Partai Golkar itu pun mengapresiasi orangtua yang berkorban untuk membantu kelancaran ujian anak-anaknya. Karena menurut dia, semua orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya.

Rombongan juga diterima Kepala Sekolah SMAN 3, Selviana Dethan dan jajaran. Dari 719 peserta, mereka terbagi dalam 9 ruang ujian, dengan masing-masing 28 perserta. “Kami kendalanya selain komputer dan listrik, masalah server juga,” kata Selviana.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke SMA Negeri 8 yang terletak di Kecamatan Alak. Kepala Sekolah, Haris Akbar jelaskan, SMAN 8 memiliki 171 peserta UN. Namun hanya memiliki 12 unit komputer. Sehingga, mereka harus meminjam, baik dari siswa dan juga orangtua untuk kelancaran UNBK.(cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!