REI Tetap Beri Kemudahan bagi Pembeli Rumah – Timor Express

Timor Express

EKONOMI BISNIS

REI Tetap Beri Kemudahan bagi Pembeli Rumah

KEMUDAHAN BERLANJUT. Suasana REI Expo 2018 di Transmart jelang penutupan, Minggu (8/4). Meski pameran perumahan telah selesai, namun REI menjamin akan tetap memberikan kemudahan bagi masyarakat.

TOMMY AQUINODA/TIMEX

Spesifikasi Rumah Subsidi dan Komersil Tetap Sama

KUPANG, TIMEX – Pameran perumahan terbesar bertajuk REI Expo 2018 yang diselenggarakan di Transmart Kupang DPD REI NTT telah selesai, Minggu (8/4) lalu. Kendati demikian, REI tetap akan memberikan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat yang ingin membeli rumah. Informasi ini disampaikan oleh Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby kepada Timor Express, Rabu (11/4).

Bobby menyebutkan, pada saat pameran, ada banyak promo spesial yang ditawarkan oleh 17 developer (penyedia rumah subsidi dan komersil/non subsidi) bagi masyarakat. Promo-promo tersebut memang hanya berlaku saat pameran. Namun berkaitan dengan kemudahan-kemudahan yang ditampilkan saat pameran, tetap akan berlanjut sekalipun pameran sudah selesai. “Kalau di pameran kan ada promo-promo spesial, ada hadiah menarik dan lain-lain. Itu mungkin sudah tidak lagi didapatkan karena hanya dikhususkan pada saat pameran. Tapi kemudahan-kemudahan dalam hal administrasi dan lain-lain, juga promo tertentu dari berbagai developer masih berlanjut,” ujarnya.

Oleh karena kemudahan-kemudahan dalam mendapatkan rumah subsidi dan rumah komersil masih berlanjut, Bobby menyarakan masyarakat untuk datang ke alamat kantor developer. Dan bila masyarakat tidak tahu alamatnya, mereka bisa datang ke Kantor DPD REI NTT di Pitoby Kuanino. “Kalau masyarakat memilih rumah di saya punya lokasi, silahkan. Tapi kalau mereka pilih rumah di lokasi milik developer lain, akan saya tunjukan alamatnya,” katanya.

Disinggung kembali mengenai capaian penjualan rumah saat pameran, Bobby menyebutkan, rumah yang terjual sebanyak 196 unit. 186 rumah diantaranya adalah rumah FLPP/bersubsidi. Sedangkan 10 unit rumah lainnya adalah rumah komersial. Menurut dia, rumah subsidi lebih banyak terjual karena memang untuk daerah NTT itu, market properti yang yang dominan adalah rumah MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). “Jadi di daerah-daerah kita, rumah MBR memang masih diminati. Tapi rumah yang sudah menengah ke atas, mungkin susah dijangkau karena harga dan uang mukanya berbeda dan agak mahal sedikit,” kata CEO Pitoby Grup itu.

Bobby menjelaskan, model perumahan subsidi saat ini berbeda jauh dengan model perumahan subsidi yang lalu-lalu. Bila sebelumnya perumahan subsidi atau perumahan MBR dikenal dengan istilah RSS (Rumah Sangat Sederhana), kini perumahan subsidi disebut dengan RST (Rumah Sejahtera Tapak). “Orang kadang pelesetkan SS (dari RSS) itu dengan sebutan susah sekali atau seruduk sini seruduk sana. Tapi sekarang oleh pemerintah, RSS diganti sebutannya menjadi RST, rumah sejahtera tapak,” katanya.

Bobby menyebutkan, ada perubahan yang sangat menonjol dalam pembangunan perumahan subsidi (RST) saat ini. Dari sisi bangunanannya itu sendiri, developer sebagai perpanjangan tangan pemerintah sangat konsen dan memperhatikan kekuatan/kokohnya konstruksi bangunan. Developer juga memperhatikan peraturan-peraturan kimpraswil dan peraturan lainnya. “Sekarang kita bangun rumah subsidi yang komplit, nyaman dan ready untuk dihuni,” tandasnya.

Lebih lanjut, kata Bobby, spesifikasi rumah subsidi saat ini punya spesifikasi yang sama dengan rumah komersil. Misalnya, rangka yang menggunakan baja ringan, atap menggunakan multiroof, lantai menggunakan keramik, plafon menggunakan gypsum, dan pemasangan kloset duduk. “Spesifikasi rumah komersil juga kita pakai untuk rumah subsidi. Kalau dulu, rumah subsidi itu tidak diplester, lantainya masih semen licin, kloset duduk, dan lain-lain. Jadi rumah subsidi sekarang sudah sangat-sangat naik kelas,” terangnya.

Ditanya soal ketersediaan rumah subsidi, Bobby mengatakan, perumahan yang disediakan developer masih ada yang ready stock. Hanya saja jumlahnya tidak banyak karena permintaan dari masyarakat juga sangat banyak. Untuk itu, masyarakat disarankan untuk cepat datang ke developer-developer bila ingin membeli atau mengkredit rumah. “Permintaannya tinggi sekali. Setiap kali kita bangun, permintaan terus berdatangan. Jadi tolong secepatnya datang ke developer-dveloper untuk lihat rumahnya. Siapa cepat, dia dapat,” ungkap Bobby. (tom)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!