Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Rendah – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Kesadaran Bayar Pajak Kendaraan Rendah

OPERASI. Tim Gabungan dari Sat Lantas Polres TTU dan Dispenda menertibkan kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi identitas di KM 4 Jurusan Atambua, Kamis (12/4).

PETRUS USBOKO/TIMEX

Dispenda-Polisi Gelar Operasi Gabungan

KEFAMENANU, TIMEX-Kesadaran masyarakat Kabupaten TTU untuk membayar pajak kendaraan bermotor masih sangat rendah. Tunggakan pajak kendaraan bermotor bertahun-tahun namun dibiarkan begitu saja. Bahkan dipaksa untuk terus beropresi.

Karena itu Dinas Pendapatan Daerah TTU dan Satlantas Polres TTU melakukan operasi penertiban. Setiap kendaraan yang melintas dan tidak melengkapi surat/identitas serta kelengkapan berkendara akan dilakukan tindakan langsung.

Pantauan Timor Express, Kamis (12/4) di Jalan Km. 04 BGR Jurusan Atambua, petugas berhasil mengamankan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak memiliki identitas lengkap. Ada juga pengendara yang masih belum memiliki surat ijin mengemudi (SIM).

Kasat Lantas Polres TTU, AKP Welhelmus Sinlae kepada Timor Express mengatakan, oprasi yang dilakukan bersama tim gabungan dari Sat Lantas Polres TTU dengan petugas dari Dispenda dalam rangka penindakan terhadap masyarakat yang belum sadar pajak kendaraan bermotor.

Dikatakan, operasi gabungan tersebut guna menertibkan identitas dari kendaraan bermotor dan pelengkap bagi pengendara sehingga beroperasi dengan aman. Selain itu, dalam operasi tersebut petugas juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu taat hukum.

“Kegiatan gabungan antara Polres TTU terutama Satuan Lalu Lintas dengan Dispenda dalam rangka penindakan terhadap masyarakat yang belum bayar pajak. Selain itu juga petugas menghimbau, kalau ada masyarakat yang mungkin belum sempat bayar pajak segera lakukan pembayaran,” Ungkap Welhelmus Sinlae.

Terkait pembayaran pajak, petugas dari Dispenda melayani pembayaran di lokasi operasi. Pengemudi diberikan bukti pembayaran untuk mengambil notis pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat setiap jam kerja.

Welhelmus mengatakan, kegiatan operasi tersebut juga membantu meringankan beban dan waktu masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Tidak lagi harus mengikuti antrean panjang di loket Samsat untuk membayar pajak.

“Petugas Dispenda layani pembayaran pajak juga di lokasi. Masyarakat yang bayar akan diberikan bukti pembayaran sehingga bisa mengambil notis pajak di Kantor Samsat,” jelasnya.

Dalam operasi gabungan tersebut, jenis pelanggaran terbanyak terdapat pada tunggakan pajak kendaraan bermotor. Ada juga sebagian kecil masyarakat yang belum memiliki SIM. Sedangkan untuk kelengkapan pengendara kendaraan bermotor roda dua, masyarakat TTU sebagian besar sadar menggunakan helm.

Welhelmus menghimbau kepada seluruh masyarakat TTU agar selalu taat berlalu lintas. Ia menegaskan, keselamatan dalam berkendara ada di tangan pengemudi, bukan ada di tangan di tangan petugas.

“Petugas hanya bisa mengingatkan. Soal keselamatan ada di tangan pengendara sendiri. Periksa kendaraan sebelum beroperasi di jalan raya terutama kendaraan umum yang membawa banyak penumpang,” imbuhnya. (mg26/ito)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!