NTT Butuh 1.700 Ruang Kelas SMA Sederajat – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

NTT Butuh 1.700 Ruang Kelas SMA Sederajat

PANTAU SEKOLAH.Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmy Sianto dan anggota, Alex Ena bersama Kepsek SMAN 2 Kupang, Max Nggeolima saat di halaman sekolah tersebut, Senin (9/4)

CARLENS BISING/TIMEX

DPRD: Tidak Bisa Harap DAK

KUPANG, TIMEX-Masalah pendidikan NTT tidak kalah menariknya dengan masalah kemiskinan yang menempatkan NTT di posisi ketiga tertinggi.

Penyelenggara pendidikan seperti sekolah hingga instansi pemerintah yang menjalankan fungsi pendidikan pun terus mengeluhkan morat marit pendidikan di NTT.

Misalnya terkait fasilitas ruang belajar SMA dan SMK sederajat. Selain itu juga berkaitan dengan fasilitas penunjang seperti teknologi informasi hingga dana operasional dan tenaga pengajar.

Kabid Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dinas Pendidikan NTT, Adelino Soares dan Kepala Seksi Kurikulum SMA, Hans Benggu mengungkapkan hal ini kepada Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmy Sianto saat memantau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri 2 Kota Kupang, Senin (9/4).

“Kita masih butuh 1.716 ruang kelas itu sekira Rp 450 miliar. Dan itu tidak bisa berharap pada APBD,” kata Hans Benggu yang diamini Adelino Soaras.

Selain itu, Dinas Pendidikan NTT pun membutuhkan ribuan komputer untuk mendukung UNBK tahun 2019 mendatang. Pasalnya, pada UNBK 2018 ini, sebagian besar sekolah yang menggelar UNBK harus meminjam komputer dari siswa dan orangtua siswa.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi V, Jimmy Sianto yang didampingi anggota, Alex Ena mengakui, pemerintah dan DPRD terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di derah ini. Namun karena keterbatasan anggaran, sehingga belum sepenuhnya kebutuhan direalisasi.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah harus memiliki kebijakan khusus tentang pendidikan. Harus dianggarkan secara bertahap, sehingga tidak terlalu banyak membebani ABPD NTT yang saat ini baru mencapai Rp 4,8 triliun. “Tidak bisa harap DAK (Dana Alokasi Khusus), karena DAK itu sudah ada petunjuk teknisnya (Juknis) sendiri dan tidak bisa dialihkan ke yang lain,” tandasnya.

Rombongan didampingi Kepala Sekolah SMAN 2 Kupang, Maxilian Nggeolima dan jajaran sempat memantau beberapa ruang belajar sekolah tersebut yang sudah rusak dimakan usia.(cel)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!