Dituduh Suanggi, Nyawa Wihelmus Melayang – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Dituduh Suanggi, Nyawa Wihelmus Melayang

KEFAMENANU, TIMEX – Nahas menimpa Wihelmus Malafu Banusu, 78, warga Desa Supun Kecamatan Biboki Selatan, tewas bersimbah darah di tangan keponakan sendiri, Sipri Beko Banusu, Sabtu (14/4) pagi di halaman rumah pelaku.

Pelaku yang dikenal memiliki cacat fisik pada bagian tangan kanan itu menghabisi nyawa pamannya menggunakan sebuah batu yang dilempar menggunakan tangan kanan dan mengenai kepala korban hingga terjatuh.

Informasi yang berhasil dihimpun Timor Express dari sejumlah sumber di TKP menyebutkan, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, korban sempat ke puskesmas terdekar untuk berobat. Bahkan, korban sempat ke pasar untuk menjual jeruk.

Dalam perjalanan pulang dari pasar, korban mengikuti jalan pintas yang melewati rumah pelaku. Setiba di rumah pelaku, sempat terjadi adu mulut antara korban dan pelaku. Saat itu pula saudari pelaku tengah sakit sehingga pelaku melarang korban untuk berkunjung ke rumahnya.

Korban selama ini dituding sebagai tukang suanggi (santet) yang berulang kali mencabut nyawa warga setempat, bahkan keluarga kandung sendiri, sehingga pelaku khawatir, kedatangan pamannya akan mencabut nyawa saudari pelaku.

Tak mampu menahan emosi, pelaku mengambil sebuah batu dan melempar ke arah korban yang mengenai kepala korban hingga terjatuh. Tak puas, pelaku masih mengikuti korban dan memukul korban dengan menggunakan batu berulang kali di bagian kepala hingga bersimbah darah dan akhirnya tewas seketika.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto melalui Kasat Reskrim Polres TTU, Ipda Nyoman Gede Arya kepada Timor Express, Minggu (15/4)  membenarkan adanya kasus penganiayaan berat yang dilakukan oleh ponakan kandung terhadap paman sendiri di Desa Supun Kecamatan Biboki Selatan.

Dikatakan, hingga kini pihaknya belum mengetahui motif persoalan secara langsung lantaran ditangani penyidik Polsek Biboki Selatan. Namun sesuai laporan perkembangan penyelidikan, penyidik telah memeriksa seorang saksi dan telah mengamankan barang bukti di Mapolsek Biboki Selatan.

“Penyelidikan ditangani oleh Polsek Biboki Selatan. Sudah diambil keterangan saksi satu orang. Barang bukti berupa batu dan pelaku juga sudah diamankan,” ungkap Nyoman.

Sementara, Kepala Desa Supun Kecamatan Biboki Selatan, Marselus Tani ketika ditemui di rumah duka mengatakan, sebelum kejadian berlangsung korban masih berulang kali mendatangi rumah pelaku, namun belum diketahui oleh pelaku.

Namun saat korban dalam perjalanan pulang dari pasar ke rumah yang melewati jalan pintas melalui rumah pelaku, tiba di rumah pelaku, korban sempat adu mulut dan pelaku melarang korban untuk berkunjung ke rumah pelaku. Saat itu pula saudari pelaku sementara sakit yang diduga kuat akibat di suanggi korban.

“Pagi itu korban masih ke puskesmas untuk berobat dan ke pasar untuk jual jeruk. Pulang dari pasar korban ikut rumah pelaku sehingga pelaku dan korban sempat adu mulut hingga pelaku melempar korban dan terjatuh. Pelaku ikut korban dan pukul dengan batu berulang kali di kepala hingga tewas,” urai Marselus.

Dikatakan, setelah kejadian dan korban telah tewas dirinya bersama aparat kepolisian Polsek Biboki Selatan mendatangi TKP. Korban dilarikan ke RSUD Kefamenanu, namun tidak tertolong karena korban mengalami luka berat di bagian kepala hingga telinga kanan hancur akibat dipukul berulang kali oleh pelaku dengan menggunakan batu.

Marselus menjelaskan, saat kejadian berlangsung situasi kamtibmas di Desa Supun aman terkendali. Tidak ada saling serang antara anak kandung dari korban dengan pelaku bahkan keluarga merelakan kematian korban lantaran dituding tukang suanggi yang telah mencabut nyawa banyak orang.

“Masyarakat Desa Supun semua tau kalau korban itu dituding sebagai tukang suanggi. Korban itu memiliki nama jimat ikan sembilan,” jelasnya. (mg26/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!