Pemkot Diminta Seriusi Pembangunan Terminal Tipe A – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Pemkot Diminta Seriusi Pembangunan Terminal Tipe A

KUPANG, TIMEX — Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Merry Salouw mengaku dirinya telah menemui Ketua Komisi V DPR RI, Farry Djemy Francis, untuk mendiskusikan pembangunan terminal tipe A di Bimoku, Kelurahan Lasiana.

“Saya sudah bertemu dengan pak Farry Francis. Dia mempertanyakan pembangunan terminal tipe A yang rencana mau dibangun di Kota Kupang. Sangat sayang jika dana yang sudah disiapkan pusat ini dikembalikan karena tidak ada keseriusan Pemkot Kupang dalam mengurus berbagai persyaratan pembangunannya,” kata Merry saat diwawancarai Timor Express di kantor DPRD Kota Kupang, Senin (16/4).

Merry menjelaskan, Komisi III DPRD Kota Kupang dan Farry Francis selaku Ketua Komisi V DPR RI sangat mengharapkan peran aktif Pemkot Kupang, agar dana yang telah dialokasikan tidak dikembalikan atau dialihkan ke provinsi lain.

“Pemerintah harus cepat menanggapi dan mengurus semua proses, terkait pengalihan lahan. Kami juga tetap mengawal ini. Jangan sampai dana yang ada malah dialihkan karena ketidakseriusan Pemkot Kupang,” ujarnya.

Ia mengaku, status kepemilikan lahan seluas tiga hektar di Bimoku harus segera diselesaikan.

“Ini kesempatan kita untuk memiliki terminal tipe A. Jika kali ini pemerintah tidak serius, maka untuk anggaran selanjutnya pemerintah pusat akan menimbang untuk memberikan kepada kita, karena tidak serius dan menggunakan kesempatan dengan baik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Yogerens Leka, mengatakan, untuk pembangunan terminar tipe A sudah tidak ada kendala. Masalah lahan sudah diselesaikan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Kupang.

“Kepala BKAD Kota Kupang sudah bertemu dengan pihak Kementerian Perhubungan untuk menyerahkan semua prosedur dan syarat pembangunan terminal tipe A ini,” katanya.

Ia menjelaskan, memang dana untuk pembangunan terminal tipe A di Kota Kupang sudah tersedia. Namun masih tanda bintang karena terkendala masalah lahan. Pihak Kementerian Perhubungan juga sudah melakukan survei lokasi.

“Untuk izin Amdal, lalin dan lainnya, Dishub sudah serahkan dan semuanya sudah beres. Jadi nantinya yang akan menindaklanjuti adalah Balai Transportasi Darat NTT, karena DPA ada di mereka. Kita hanya memanfaatkan fasilitas saja,” katanya.

Terpisah, Kepala BKAD Kota Kupang, Jefri Pelt, mengatakan, rencana pembangunan terminal tipe A sudah dikonsultasikan ke Bidang Barang Milik Negara Kementerian Perhubungan, yang Selanjutnya akan bertemu Balai Transportasi Darat NTT untuk mendiskusikan tentang hal-hal yang termuat dalam hibah lahan tersebut.

“Informasi yang kami dapatkan memang sudah ada anggaran yang disiapkan, namun masih tanda bintang karena belum diserahkannya tanah untuk pembangunan terminal tipe A ke Kementerian Perhubungan,” kata Jefri.

Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan terminal tipe A yaitu Rp 3 miliar lebih sebagai tahap awal, mengingat pembangunannya dilakukan secara bertahap.

Jefri mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Wali Kota Kupang terkait draf rancangan hibah lahan tersebut, namun ada beberapa catatan yang akan dirampungkan.

“Selanjutnya kita akan mencari waktu yang tepat untuk Wali Kota Kupang dan Dirjen Perhubungan menandatangani surat penyerahan lahan tersebut. Saya sudah meminta kepada Kementerian Perhubungan agar pembangunan terminal tipe A ini jangan memakan waktu lama. Jangan sampai kita hibah sekarang dan sudah menjadi milik mereka lalu tidak ada kejelasan kapan mau mulai membangun terminal tipe A ini,” jelas Jefri Pelt. (mg25/joo)

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!