Polres TTU Amankan Penjual Minuman Beralkohol – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Polres TTU Amankan Penjual Minuman Beralkohol

PATROLI. Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto (tengah) bersama anggota saat mendatangi penjual minuman keras di KM 1 Kefamenanu

PETRUS USBOKO/TIMEX

KEFAMENANU, TIMEX – Minuman keras (miras) yang beredar luas di tengah masyarakat, mendapat perhatian khusus Polres TTU. Apalagi maraknya kasus kekerasan di wilayah tersebut disebabkan akibat mengonsumsi minuman keras (Miras).

Pantauan Timor Express, Kapolres TTU bersama anggota melakukan patroli preventif di sejumlah toko maupun kios pemasok minuman beralkohol dan berhasil mengamankan ribuan liter minuman beralkohol golongan B dan minuman tradisional jenis sopi.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Timor Express, Selasa (17/4) membeberkan bahwa patroli preventif yang dipimpinnya itu atas maraknya kasus kekerasan yang terjadi di wilayah TTU, khususnya Kota Kefamenanu yang dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol.

Dikatakan, saat patroli preventif, pihaknya mengamankan sejumlah pengendara kendaraan bermotor yang sementara mabuk alkohol dan sejumlah masyarakat yang sementara mengonsumsi minuman beralkohol di  tempat umum.

“Patroli itu kegiatan kepolisian yang ditingkatkan terkait adanya peningkatan kejadian tindak pidana penganiayaan selama tiga minggu terakhir yang ternyata setelah kita periksa pelakunya itu dipengaruhi oleh minuman keras. Sehingga saya perintahkan Polres TTU untuk melakukan kegiatan patroli preventif,” katanya.

Rishian mengungkap, dalam patroli yang dipimpinnya, ditemukan ada beberapa titik di mana masyarakat berkumpul dan mengonsumsi minuman keras di tempat umum maupun di pinggir jalan. Hal tersebut berpotensi membahayakan diri sendiri dan masyarakat, sehingga menimbulkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan masyarakat setempat.

Dalam operasi preventif, polisi mengamankan ribuan liter minuman beralkohol golongan B dan penjual untuk dilakukan pemeriksaan serta memberikan arahan terkait bahaya mengonsumsi minuman beralkohol dan kepada siapa harus dijual minuman tersebut.

“Ini kita lakukan penelusuran di beberapa tempat dan kemudian kita amankan sementara barang buktinya supaya sementara waktu mereka tidak menjual dan kemudian kita mintai keterangan mereka dan memberikan arahan tentang bahaya mengonsumsi minuman beralkohol,” jelasnya.

Ditegaskan, mengonsumsi minuman keras di pinggir jalan dan di tempat umum merupakan perbuatan melawan hukum. Apalagi fasilitas yang digunakan merupakan fasilitas negara.

Rishian berharap, dalam memberantas peredaran minuman keras dan minuman beralkohol lainnya dibutuhkan sinergitas yang baik dari masyarakat dengan kepolisian, sehingga bisa terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman.

“Kita berharap agar bersama-sama dengan kepolisian untuk bertanggung jawab sehingga tidak dengan menjual minum keras kepada semua orang. Harus selektif dan harus menyampaikan kepada pembeli agar tidak mengonsumsi minuman itu secara berlebihan apalagi di tempat umum,” ujarnya. (mg26/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!