ADA YANG TAK LOLOS – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

ADA YANG TAK LOLOS

ILUSTRASI/GRAFIS: MARTHEN LADO, CECHO HUN/TIMEX

Hasil Fit and Proper Test Bank NTT
Komut: Kita Lihat Senin

KUPANG, TIMEX – Hingga Sabtu (28/4), Bank NTT belum mengumumkan hasil uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test (FPT) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap tujuh calon pengurus Bank NTT. Namun, informasi yang diperoleh koran ini, ada calon yang tidak lolos.

Bahkan informasi ada calon pengurus yang tidak lolos seleksi FPT ini sudah berhembus pekan lalu. Pasca koran ini menurunkan berita OJK menyerahkan hasil FPT ke Bank NTT, Jumat (27/4), isu ada calon pengurus Bank NTT yang tidak lolos semakin kencang. Namun, tidak disebut siapa yang tidak lolos.

Menurut sumber yang layak dipercaya kepada koran ini kemarin, walaupun belum diumumkan Bank NTT, namun hasil FPT sudah beredar. Dirinya bahkan meyakini rumor yang beredar tersebut adalah benar.

Seperti diberitakan, tujuh calon pengurus yang diajukan Bank NTT sesuai hasil RUPS telah mengikuti FPT, 5-6 April lalu di Denpasar. Yang melakukan FPT adalah OJK Pusat. Mengenai hasil FPT tersebut sudah diserahkan ke Bank NTT disampaikan Kepala OJK NTT Winter Marbun, Kamis pekan lalu.

Tujuh calon pengurus Bank NTT yang mengikuti FPT tersebut yakni tiga calon Dewan Komisaris Bank NTT, calon Komisaris Utama Hali Lanan Elias, calon Komisaris Independen Semuel Djo dan Sukardan Aloysius. Empat calon Direksi yakni calon Direktur Utama Eduardus Bria Seran, calon Direktur Umum Thadeus Sola, calon Direktur Pemasaran Dana Alex Riwu Kaho, dan calon Direktur Kepatutan Hilarius Minggu.
Pada tahapan terakhir dari proses seleksi tersebut, ada tiga aspek yang didalami oleh para penguji dan para calon. Yakni masalah keuangan, kompetensi dan integritas.

Winter Marbun juga menegaskan, calon pengurus yang boleh diangkat dalam jabatan hanyalah mereka yang dinyatakan lulus fit and proper test. Jika Pemegang Saham Pengendali (PSP) mengangkat calon yang tidak lulus, maka itu akan jadi persoalan.

Calon pengurus yang lulus, menurut Winter bisa saja tidak diangkat oleh PSP. Hal itu bisa dilakukan apabila dalam satu jabatan ada dua calon yang mengikuti fit and proper test dan keduanya lulus. Sehingga PSP bisa mengangkat salah satu di antara dua orang tersebut. Hanya saja, pada periode kali ini, calon yang diajukan untuk setiap jabatan masing-masing satu orang.

Komisaris Utama Bank NTT, Fransiskus Salem yang dikonfirmasi koran ini mengaku belum mengetahui jelas hasil fit and proper tes oleh OJK tersebut.

Namun menurut dia, apa pun hasilnya, harus diterima dan dilaksanakan. “Kita lihat saja nanti Senin (hari ini, Red). Apakah direksi umumkan hasilnya atau belum. Karena itu kan kewenangan direksi. Kalau hadirkan kami atau tidak itu kita lihat Senin,” kata Frans Salem, Minggu (29/4).

Dia tegaskan, lolos dan tidaknya calon yang telah mengikuti seleksi adalah kewenangan OJK. Lanjutnya, setelah mengetahui hasilnya, sebaiknya langsung dilantik agar operasional bank bisa kembali normal. “Kalau pun ada yang lolos atau tidak, harus lantik. Dan kami yang sudah selesai masa jabatan secara otomatis akan berakhir,” sambung dia.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) NTT ini menambahkan salah satu tugas yang sudah menunggu pengurus baru adalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan yang harus segera dilaksanakan paling lambat Juni 2018.
Disinggung lagi mengenai kemungkinan ada yang tidak lolos, Frans mengatakan, jika ada yang tidak lolos, mekanisme untuk mengusulkan pengurus baru sudah diatur OJK. Sehingga harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

Sementara Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora yang juga salah satu pemegang saham Bank NTT mengaku belum mengetahui adanya hasil seleksi yang diberikan oleh OJK tersebut. “Yang sudah lulus, sebaiknya langsung diambil sumpahnya untuk segera bekerja supaya Bank NTT lebih baik lagi ke depan,” tandasnya. (ito/cel/sam)

 

JALAN PANJANG SELEKSI PENGURUS BANK NTT

29 November 2016:
– Daniel Tagu Dedo diberhentikan. Kemudian menunjuk Direktur Pemasaran Dana, Eduard Bria Seran sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank NTT.

April 2017:
– Proses pencalonan direksi dan dewan komisaris oleh Komite Remunerasi dan Numerasi (KRN)

25 Mei 2017:
– RUPS-LB di Labuan Bajo tidak jadi memilih pengurus. RUPS kemudian bersepakat mengubah AD/ART PT BPD NTT (Bank NTT), untuk mengakomodir Eduard Bria Seran sebagai Calon Direktur Utama

11 Agustus 2017:
– RUPS-LB di Maumere berhasil memilih pengurus, masing-masing jabatan satu orang.

Oktober 2017:
– Dokumen para calon dikirim ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

20 Desember 2017:
– Dokumen usulan ditolak OJK

Januari 2018:
– Gubenur mengeluarkan surat keputusan memperpanjang dewan komisaris dan dewan direksi yang berakhir masa jabatannya 31 Desember 2017

25 januari 2018:
– OJK Perintahkan RUPS-LB untuk sahkan SOP RUPS-LB Maumere 2017

6 April 2018:
– Fit and proper tes para calon di OJK

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Jaringan Berita Terbesar

© 2016 TIMOREXPRESS.COM by FAJAR.co.id

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!